<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Bertemu PM Laos, Komitmen Berantas Perdagangan Manusia   </title><description>Mereka membahas pentingnya kerja sama dalam memberantas perdagangan manusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811111/presiden-jokowi-bertemu-pm-laos-komitmen-berantas-perdagangan-manusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811111/presiden-jokowi-bertemu-pm-laos-komitmen-berantas-perdagangan-manusia"/><item><title>Presiden Jokowi Bertemu PM Laos, Komitmen Berantas Perdagangan Manusia   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811111/presiden-jokowi-bertemu-pm-laos-komitmen-berantas-perdagangan-manusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/09/337/2811111/presiden-jokowi-bertemu-pm-laos-komitmen-berantas-perdagangan-manusia</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 22:28 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/337/2811111/presiden-jokowi-bertemu-pm-laos-komitmen-berantas-perdagangan-manusia-U9qv2LT5Fi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan PM Laos. (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/337/2811111/presiden-jokowi-bertemu-pm-laos-komitmen-berantas-perdagangan-manusia-U9qv2LT5Fi.jpg</image><title>Jokowi dan PM Laos. (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOS8xLzE2NTk3Ni81L3g4a3M5bG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone, di Labuan Bajo, NTT. Mereka membahas pentingnya kerja sama dalam memberantas perdagangan manusia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN.

&amp;ldquo;Kedua pemimpin juga menekankan pentingnya kedua negara untuk meningkatkan kerja sama dalam memberantas trafficking in persons yang saat ini sedang marak terjadi di negara-negara anggota ASEAN,&amp;rdquo; ujar Retno, Rabu (9/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Kecam Serangan Terhadap Konvoi Berisi Diplomat Indonesia dan Singapura di Myanmar

Selain itu, lanjut Retno, Jokowi dan PM Laos juga membahas mengenai sejumlah kerja sama ekonomi yang dijalin oleh kedua negara, antara lain dalam bidang energi dan transportasi.

&amp;ldquo;Kedua pemimpin membahas sebagian besar mengenai kerja sama ekonomi, misalnya Bapak Presiden menyampaikan beberapa kerja sama BUMN Indonesia, antara lain kerja sama PLN dengan Electricite Du Laos, kemudian pengadaan pesawat dari PT DI untuk angkatan udara Laos, dan juga pengadaan kereta api dari PT Inka untuk PetroTrade Laos Company,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:


Ketika Jokowi Diundang Penobatan Raja Charles Malah Cek Jalan Rusak di Lampung&amp;nbsp;
Diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan&amp;nbsp;KTT ASEAN 2023&amp;nbsp;di Labuan Bajo. Dalam KTT RI berpeluang menghasilkan beragam kesepakatan dan kerjasama, baik regional maupun global.Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia memegang posisi Keketuaan KTT ASEAN di tahun 2023 dengan tema &quot;ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&quot;. Dalam momen ini, Indonesia bertekad untuk memperkuat relevansi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.



Deputi Divisi Asia Tenggara Departemen Urusan Asia Tenggara dan Barat Daya Kementerian Luar Negeri Jepang, Kaneko Kazuya, mengatakan bahwa Indonesia memang dianggap mampu memimpin forum internasional, apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang dominan di antara negara-negara anggota ASEAN.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wOS8xLzE2NTk3Ni81L3g4a3M5bG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone, di Labuan Bajo, NTT. Mereka membahas pentingnya kerja sama dalam memberantas perdagangan manusia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN.

&amp;ldquo;Kedua pemimpin juga menekankan pentingnya kedua negara untuk meningkatkan kerja sama dalam memberantas trafficking in persons yang saat ini sedang marak terjadi di negara-negara anggota ASEAN,&amp;rdquo; ujar Retno, Rabu (9/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Kecam Serangan Terhadap Konvoi Berisi Diplomat Indonesia dan Singapura di Myanmar

Selain itu, lanjut Retno, Jokowi dan PM Laos juga membahas mengenai sejumlah kerja sama ekonomi yang dijalin oleh kedua negara, antara lain dalam bidang energi dan transportasi.

&amp;ldquo;Kedua pemimpin membahas sebagian besar mengenai kerja sama ekonomi, misalnya Bapak Presiden menyampaikan beberapa kerja sama BUMN Indonesia, antara lain kerja sama PLN dengan Electricite Du Laos, kemudian pengadaan pesawat dari PT DI untuk angkatan udara Laos, dan juga pengadaan kereta api dari PT Inka untuk PetroTrade Laos Company,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:


Ketika Jokowi Diundang Penobatan Raja Charles Malah Cek Jalan Rusak di Lampung&amp;nbsp;
Diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan&amp;nbsp;KTT ASEAN 2023&amp;nbsp;di Labuan Bajo. Dalam KTT RI berpeluang menghasilkan beragam kesepakatan dan kerjasama, baik regional maupun global.Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia memegang posisi Keketuaan KTT ASEAN di tahun 2023 dengan tema &quot;ASEAN Matters: Epicentrum of Growth&quot;. Dalam momen ini, Indonesia bertekad untuk memperkuat relevansi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.



Deputi Divisi Asia Tenggara Departemen Urusan Asia Tenggara dan Barat Daya Kementerian Luar Negeri Jepang, Kaneko Kazuya, mengatakan bahwa Indonesia memang dianggap mampu memimpin forum internasional, apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang dominan di antara negara-negara anggota ASEAN.

</content:encoded></item></channel></rss>
