<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RPA Perindo Soroti Rusaknya Alat Tes Psikologi Terkait Kasus Pelecehan di Sulut</title><description>Rusaknya alat tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) di RS Ratumbuysang jadi kendala atas lambatnya penanganan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/340/2810877/rpa-perindo-soroti-rusaknya-alat-tes-psikologi-terkait-kasus-pelecehan-di-sulut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/09/340/2810877/rpa-perindo-soroti-rusaknya-alat-tes-psikologi-terkait-kasus-pelecehan-di-sulut"/><item><title>RPA Perindo Soroti Rusaknya Alat Tes Psikologi Terkait Kasus Pelecehan di Sulut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/340/2810877/rpa-perindo-soroti-rusaknya-alat-tes-psikologi-terkait-kasus-pelecehan-di-sulut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/09/340/2810877/rpa-perindo-soroti-rusaknya-alat-tes-psikologi-terkait-kasus-pelecehan-di-sulut</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/340/2810877/rpa-perindo-soroti-rusaknya-alat-tes-psikologi-terkait-kasus-pelecehan-di-sulut-NSQv5ha1Li.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPW RPA Perindo Sulut Anneke L Lesar (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/340/2810877/rpa-perindo-soroti-rusaknya-alat-tes-psikologi-terkait-kasus-pelecehan-di-sulut-NSQv5ha1Li.jpg</image><title>Ketua DPW RPA Perindo Sulut Anneke L Lesar (Foto : MPI)</title></images><description>MANADO - Proses hukum kasus pelecehan seksual terhadap GH (21), dikawal oleh DPW Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Sulawesi Utara (Sulut). Ketua DPW RPA Perindo Sulut, Anneke S Lesar. Ia mengatakan, yang menjadi sorotan utama, khususnya kepada pemerintah fasilitas untuk mengetahui trauma terhadap korban tidak tersedia.

Diketahui, rusaknya alat tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) di RS Ratumbuysang jadi kendala atas lambatnya penanganan kasus pelecehan dan kekerasan terhadap GH.


BACA JUGA:
Murid Taekwondo Jadi Korban Pelecehan, Gibran Sebut Pelaku Lebih dari Satu


&quot;Di sinikan ada untuk proses yang akan ditindaklanjuti adalah VER Psikiatrikum, di mana ini hanya bisa dilakukan di Rumah Sakit Ratumbuysang. Sedangkan kami baru saja bicara dengan suster di sana bahwa alat MMPI-nya rusak dan belum tahu kapan diperbaiki,&quot; ujar Anneke, Senin 8  Mei 2023.

Akibat rusaknya alat tersebut, tahap penyidikan agak tertunda karena memang harus dilakukan testing terhadap keadaan psikis korban.

&quot;Kami juga akan mendorong pihak rumah sakit Ratumbuysang terhadap kasus ini karena memang dibutuhkan alat tersebut, tidak ada hal lain di luar MMPI ini,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
Remaja Disetubuhi Teman Aplikasinya, Partai Perindo Minta Orangtua Perketat Pengawasan Pakai Medsos


Alat tersebut kata dia untuk mengetahui keadaan trauma korban, bukan untuk mengetahui bohong atau tidaknya. Setelah mengetahui keadaan psikis korban baru kasus tersebut bisa dilanjutkan.

&quot;Jadi kami mendorong sebenarnya Polda, tapi dalam hal ini Polda juga tidak bisa berbuat ap-apa karena memang di Sulut ini alatnya hanya satu yaitu di Ratumbuysang,&quot; katanya.Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulut Kombes Pol Gani Fernando Siahaan sendiri mengatakan sudah bersurat ke pihak Rumah Sakit Ratumbuysang tapi belum ada jawaban sampai sekarang.

&quot;Karena butuh waktu untuk melakukan penelitian terhadap kelainan psikologis daripada orang yang diperiksa,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>MANADO - Proses hukum kasus pelecehan seksual terhadap GH (21), dikawal oleh DPW Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Sulawesi Utara (Sulut). Ketua DPW RPA Perindo Sulut, Anneke S Lesar. Ia mengatakan, yang menjadi sorotan utama, khususnya kepada pemerintah fasilitas untuk mengetahui trauma terhadap korban tidak tersedia.

Diketahui, rusaknya alat tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) di RS Ratumbuysang jadi kendala atas lambatnya penanganan kasus pelecehan dan kekerasan terhadap GH.


BACA JUGA:
Murid Taekwondo Jadi Korban Pelecehan, Gibran Sebut Pelaku Lebih dari Satu


&quot;Di sinikan ada untuk proses yang akan ditindaklanjuti adalah VER Psikiatrikum, di mana ini hanya bisa dilakukan di Rumah Sakit Ratumbuysang. Sedangkan kami baru saja bicara dengan suster di sana bahwa alat MMPI-nya rusak dan belum tahu kapan diperbaiki,&quot; ujar Anneke, Senin 8  Mei 2023.

Akibat rusaknya alat tersebut, tahap penyidikan agak tertunda karena memang harus dilakukan testing terhadap keadaan psikis korban.

&quot;Kami juga akan mendorong pihak rumah sakit Ratumbuysang terhadap kasus ini karena memang dibutuhkan alat tersebut, tidak ada hal lain di luar MMPI ini,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
Remaja Disetubuhi Teman Aplikasinya, Partai Perindo Minta Orangtua Perketat Pengawasan Pakai Medsos


Alat tersebut kata dia untuk mengetahui keadaan trauma korban, bukan untuk mengetahui bohong atau tidaknya. Setelah mengetahui keadaan psikis korban baru kasus tersebut bisa dilanjutkan.

&quot;Jadi kami mendorong sebenarnya Polda, tapi dalam hal ini Polda juga tidak bisa berbuat ap-apa karena memang di Sulut ini alatnya hanya satu yaitu di Ratumbuysang,&quot; katanya.Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulut Kombes Pol Gani Fernando Siahaan sendiri mengatakan sudah bersurat ke pihak Rumah Sakit Ratumbuysang tapi belum ada jawaban sampai sekarang.

&quot;Karena butuh waktu untuk melakukan penelitian terhadap kelainan psikologis daripada orang yang diperiksa,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
