<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sebelum Dimutilasi dan Dicor, Bos Air Galon Dianiaya hingga Tewas   </title><description>Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut, Irwan Hutagalung (53) bos pengisian air galon isi ulang dan gas meninggal dunia&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2810871/sebelum-dimutilasi-dan-dicor-bos-air-galon-dianiaya-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2810871/sebelum-dimutilasi-dan-dicor-bos-air-galon-dianiaya-hingga-tewas"/><item><title> Sebelum Dimutilasi dan Dicor, Bos Air Galon Dianiaya hingga Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2810871/sebelum-dimutilasi-dan-dicor-bos-air-galon-dianiaya-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2810871/sebelum-dimutilasi-dan-dicor-bos-air-galon-dianiaya-hingga-tewas</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/512/2810871/sebelum-dimutilasi-dan-dicor-bos-air-galon-dianiaya-hingga-tewas-RLThzBegVb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lokasi mayat dicor (foto: MPI/Eka)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/512/2810871/sebelum-dimutilasi-dan-dicor-bos-air-galon-dianiaya-hingga-tewas-RLThzBegVb.jpg</image><title>Lokasi mayat dicor (foto: MPI/Eka)</title></images><description>

SEMARANG - Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut, Irwan Hutagalung (53) bos pengisian air galon isi ulang dan gas meninggal dunia setelah mendapat penganiayaan. Baru setelah itu jasadnya dimutilasi 4 bagian dan dicor semen.

&quot;Dianiaya dan mengakibatkan meninggal dunia,&quot; ungkap Kombes Irwan di TKP Jl. Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Selasa 9 Mei 2023.

BACA JUGA:
Mayat Bos Depot Air Isi Ulang Ternyata Dimutilasi Sebelum Dicor

Hal itu berdasar Olah TKP dan hasil otopsi jenazahnya. Perkiraan kematian korban pada Jumat dini hari pekan lalu.

&quot;Jenazahnya kemudian ditanam (dicor semen) di selokan (lorong) samping tempat usahanya,&quot; lanjutnya.

Kapolrestabes mengiyakan ponsel korban terakhir terlihat aktif pada Jumat (5 Mei) dini hari sekira pukul 01.00 WIB (00.57 WIB).

BACA JUGA:
Mayat Dicor di Semarang, 1 Orang Saksi Diperiksa Intensif Polisi

Pada Selasa siang tadi polisi melakukan olah TKP lanjutan di lokasi. Teranyar didapati sebuah linggis panjang. Saat ditanyakan perihal temuan linggis itu, Kombes Irwan menyebut diduga untuk mengubur atau membunuh korban.

&quot;Ini sedang kita dalami, nanti terungkap setelah tersangkanya ada. Sekarang masih pemeriksaan saksi-saksi,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>

SEMARANG - Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut, Irwan Hutagalung (53) bos pengisian air galon isi ulang dan gas meninggal dunia setelah mendapat penganiayaan. Baru setelah itu jasadnya dimutilasi 4 bagian dan dicor semen.

&quot;Dianiaya dan mengakibatkan meninggal dunia,&quot; ungkap Kombes Irwan di TKP Jl. Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Selasa 9 Mei 2023.

BACA JUGA:
Mayat Bos Depot Air Isi Ulang Ternyata Dimutilasi Sebelum Dicor

Hal itu berdasar Olah TKP dan hasil otopsi jenazahnya. Perkiraan kematian korban pada Jumat dini hari pekan lalu.

&quot;Jenazahnya kemudian ditanam (dicor semen) di selokan (lorong) samping tempat usahanya,&quot; lanjutnya.

Kapolrestabes mengiyakan ponsel korban terakhir terlihat aktif pada Jumat (5 Mei) dini hari sekira pukul 01.00 WIB (00.57 WIB).

BACA JUGA:
Mayat Dicor di Semarang, 1 Orang Saksi Diperiksa Intensif Polisi

Pada Selasa siang tadi polisi melakukan olah TKP lanjutan di lokasi. Teranyar didapati sebuah linggis panjang. Saat ditanyakan perihal temuan linggis itu, Kombes Irwan menyebut diduga untuk mengubur atau membunuh korban.

&quot;Ini sedang kita dalami, nanti terungkap setelah tersangkanya ada. Sekarang masih pemeriksaan saksi-saksi,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
