<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Bos Air Galon Dicor, Hasil Autopsi: Korban Dimutilasi saat Masih Hidup</title><description>Autopsi pada jasad Irwan Hutagalung (53), yang dimutilasi dan dicor semen menunjukkan, korban dimutilasi saat masih hidup.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2811091/kasus-bos-air-galon-dicor-hasil-autopsi-korban-dimutilasi-saat-masih-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2811091/kasus-bos-air-galon-dicor-hasil-autopsi-korban-dimutilasi-saat-masih-hidup"/><item><title>Kasus Bos Air Galon Dicor, Hasil Autopsi: Korban Dimutilasi saat Masih Hidup</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2811091/kasus-bos-air-galon-dicor-hasil-autopsi-korban-dimutilasi-saat-masih-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/09/512/2811091/kasus-bos-air-galon-dicor-hasil-autopsi-korban-dimutilasi-saat-masih-hidup</guid><pubDate>Selasa 09 Mei 2023 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/512/2811091/kasus-bos-air-galor-dicor-hasil-autopsi-korban-dimutilasi-saat-masih-hidup-W6z88g2yAZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/512/2811091/kasus-bos-air-galor-dicor-hasil-autopsi-korban-dimutilasi-saat-masih-hidup-W6z88g2yAZ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>SEMARANG - Hasil autopsi pada jasad Irwan Hutagalung (53), bos air galon isi ulang yang dimutilasi dan dicor semen menunjukkan, korban dimutilasi saat masih hidup.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy mengemukakan kepala korban dipukul dengan sangat keras dengan benda tumpul. Pukulan itu mengenai kening kiri tembus rahang kanan.

BACA JUGA:
 Sebelum Dimutilasi dan Dicor, Bos Air Galon Dianiaya hingga Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Setelah korban sekarat atau pingsan kemudian dimutilasi,&quot; ungkap Iqbal Selasa (9/5/2023).
Mutilasi dilakukan dengan senjata tajam. Tubuh korban dipotong 4 bagian yakni kepala, lengan kanan, lengan kiri dan badan lalu dicor dengan semen.

BACA JUGA:
Kasus Jasad Dimutilasi dan Dicor Semen di Semarang, Polda Jateng Sebut Pembunuhan Berencana&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Irwan Hutagalung ditemukan tewas di tempat usahanya, AHS Arga Tirta usaha pengisian air minum isi ulang galon dan dan jual gas, beralamat di Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin 8 Mei 2023 sekira pukul 14.00 WIB.
Korban sejak Jumat 5 Mei 2023 diketahui sudah tidak terlihat dan ponselnya tidak bisa dihubungi. Jejak digital ponselnya terlihat terakhir aktif WhatsApp pada Jumat 5 Mei 2023 pukul 00.57 WIB.
(aky)</description><content:encoded>SEMARANG - Hasil autopsi pada jasad Irwan Hutagalung (53), bos air galon isi ulang yang dimutilasi dan dicor semen menunjukkan, korban dimutilasi saat masih hidup.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy mengemukakan kepala korban dipukul dengan sangat keras dengan benda tumpul. Pukulan itu mengenai kening kiri tembus rahang kanan.

BACA JUGA:
 Sebelum Dimutilasi dan Dicor, Bos Air Galon Dianiaya hingga Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Setelah korban sekarat atau pingsan kemudian dimutilasi,&quot; ungkap Iqbal Selasa (9/5/2023).
Mutilasi dilakukan dengan senjata tajam. Tubuh korban dipotong 4 bagian yakni kepala, lengan kanan, lengan kiri dan badan lalu dicor dengan semen.

BACA JUGA:
Kasus Jasad Dimutilasi dan Dicor Semen di Semarang, Polda Jateng Sebut Pembunuhan Berencana&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Irwan Hutagalung ditemukan tewas di tempat usahanya, AHS Arga Tirta usaha pengisian air minum isi ulang galon dan dan jual gas, beralamat di Jalan Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin 8 Mei 2023 sekira pukul 14.00 WIB.
Korban sejak Jumat 5 Mei 2023 diketahui sudah tidak terlihat dan ponselnya tidak bisa dihubungi. Jejak digital ponselnya terlihat terakhir aktif WhatsApp pada Jumat 5 Mei 2023 pukul 00.57 WIB.
(aky)</content:encoded></item></channel></rss>
