<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengapa Orang Yahudi Banyak yang Cerdas dan Pintar?</title><description>Pertanyaan Mengapa Orang Yahudi Banyak yang Cerdas dan Pintar?</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811355/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-cerdas-dan-pintar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811355/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-cerdas-dan-pintar"/><item><title>Mengapa Orang Yahudi Banyak yang Cerdas dan Pintar?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811355/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-cerdas-dan-pintar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811355/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-cerdas-dan-pintar</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/18/2811355/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-cerdas-dan-pintar-zXgUfNMYgI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/18/2811355/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-cerdas-dan-pintar-zXgUfNMYgI.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pertanyaan mengapa orang Yahudi banyak yang cerdas dan pintar mungkin sering Anda dengar.

BACA JUGA:
Tegaskan Tak Ada Perubahan Rencana, Netanyahu: Israel Tidak Akan Berhenti Bangun Pemukiman Yahudi Ilegal di Tepi Barat

Sebut saja Albert Einstein, Mark Zuckerberg, Steve Ballmer, dan Sergey Brin. Orang-orang ini memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi. Selain itu, masih banyak orang Yahudi di luaran sana yang unggul dalam berbagai bidang pekerjaan, mulai dari perdagangan, kedokteran, keuangan, dan lain-lain.

BACA JUGA:
Israel Legalkan 9 Pemukiman Yahudi di Pos Terdepan Tepi Barat, Presiden Palestina: Rencana Harus Ditolak

-Lantas, mengapa orang Yahudi banyak yang cerdas dan pintar?
Dilansir dari Haaretz, Zvi Eckstein dan Maristella Botticini dalam bukunya berjudul &amp;lsquo;The Chosen Few&amp;rsquo; diterjemahkan ke dalam bahasa Ibarani oleh Inga Michaeli untuk  tesis  mengenai perkembangan orang Yahudi dalam literasi dan pendidikan membahas mengenai alasan kenapa orang Yahudi dianggap pintar dan cerdas.

Pada tahun 70 M setelah penghancuran Kuil Kedua di Yerusalem membuat orang-orang Yahudi dituntut harus bisa membaca dan menulis agar memperoleh keterampilan pengetahuan dan bagi mereka yang tidka melakukannya akan menjadi berasimilasi.
Sudah sejak masa pengasingan Babilonia di abad ke enam SM hingga penghancuran Kuil Kedua, bangsa Yahudi bertumpu pada dua pilar utama yakni ritual yang dilakukan di dalam kuil dan pembacaan Taurat tertulis.
Ditaklukkannya Yerusalem oleh Romawi membuat tidak adanya pusat ritual yang nyata dan pusat kelangsungan hidup bangsa Yahudi menjadi bergantung pada kemampuannya untuk menciptakan sebuah alternatif yang dapat beradaptasi dengan kondisi yang baru.
Sehingga membaca dan mempelajari kitab Taurat menjadi kewajiban bagi bangsa Yahudi untuk menjamin kesinambungan hidup. Bahkan setiap laki-laki ditugaskan untuk bisa membekali anak-anaknya membaca dan menulis sejak usia dini.
Meski banyak ilmuwan dan orang-orang cerdas yang berasal dari bangsa Yahudi, namun tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa orang Yahudi secara genetik lebih cerdas atau pintar dari kelompok etnis atau agama lainnya.
Apapun kemampuan akademik atau intelektual yang dimiliki seseorang, lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor personal seperti motivasi, bakat, dan peluang pendidikan.
Demikian pembahasan mengenai Mengapa Orang Yahudi Banyak yang Cerdas dan Pintar?.
(RIN)
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Pertanyaan mengapa orang Yahudi banyak yang cerdas dan pintar mungkin sering Anda dengar.

BACA JUGA:
Tegaskan Tak Ada Perubahan Rencana, Netanyahu: Israel Tidak Akan Berhenti Bangun Pemukiman Yahudi Ilegal di Tepi Barat

Sebut saja Albert Einstein, Mark Zuckerberg, Steve Ballmer, dan Sergey Brin. Orang-orang ini memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi. Selain itu, masih banyak orang Yahudi di luaran sana yang unggul dalam berbagai bidang pekerjaan, mulai dari perdagangan, kedokteran, keuangan, dan lain-lain.

BACA JUGA:
Israel Legalkan 9 Pemukiman Yahudi di Pos Terdepan Tepi Barat, Presiden Palestina: Rencana Harus Ditolak

-Lantas, mengapa orang Yahudi banyak yang cerdas dan pintar?
Dilansir dari Haaretz, Zvi Eckstein dan Maristella Botticini dalam bukunya berjudul &amp;lsquo;The Chosen Few&amp;rsquo; diterjemahkan ke dalam bahasa Ibarani oleh Inga Michaeli untuk  tesis  mengenai perkembangan orang Yahudi dalam literasi dan pendidikan membahas mengenai alasan kenapa orang Yahudi dianggap pintar dan cerdas.

Pada tahun 70 M setelah penghancuran Kuil Kedua di Yerusalem membuat orang-orang Yahudi dituntut harus bisa membaca dan menulis agar memperoleh keterampilan pengetahuan dan bagi mereka yang tidka melakukannya akan menjadi berasimilasi.
Sudah sejak masa pengasingan Babilonia di abad ke enam SM hingga penghancuran Kuil Kedua, bangsa Yahudi bertumpu pada dua pilar utama yakni ritual yang dilakukan di dalam kuil dan pembacaan Taurat tertulis.
Ditaklukkannya Yerusalem oleh Romawi membuat tidak adanya pusat ritual yang nyata dan pusat kelangsungan hidup bangsa Yahudi menjadi bergantung pada kemampuannya untuk menciptakan sebuah alternatif yang dapat beradaptasi dengan kondisi yang baru.
Sehingga membaca dan mempelajari kitab Taurat menjadi kewajiban bagi bangsa Yahudi untuk menjamin kesinambungan hidup. Bahkan setiap laki-laki ditugaskan untuk bisa membekali anak-anaknya membaca dan menulis sejak usia dini.
Meski banyak ilmuwan dan orang-orang cerdas yang berasal dari bangsa Yahudi, namun tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa orang Yahudi secara genetik lebih cerdas atau pintar dari kelompok etnis atau agama lainnya.
Apapun kemampuan akademik atau intelektual yang dimiliki seseorang, lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor personal seperti motivasi, bakat, dan peluang pendidikan.
Demikian pembahasan mengenai Mengapa Orang Yahudi Banyak yang Cerdas dan Pintar?.
(RIN)
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
