<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Jurnalis ke-15 yang Meninggal saat Meliput Perang Rusia-Ukraina, Wartawan Prancis Terbunuh di Dekat Bakhmut</title><description>Sebuah tim jurnalis diserang sekitar pukul 16:30 (13:30 GMT) saat bersama sekelompok tentara Ukraina.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811566/jadi-jurnalis-ke-15-yang-meninggal-saat-meliput-perang-rusia-ukraina-wartawan-prancis-terbunuh-di-dekat-bakhmut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811566/jadi-jurnalis-ke-15-yang-meninggal-saat-meliput-perang-rusia-ukraina-wartawan-prancis-terbunuh-di-dekat-bakhmut"/><item><title>Jadi Jurnalis ke-15 yang Meninggal saat Meliput Perang Rusia-Ukraina, Wartawan Prancis Terbunuh di Dekat Bakhmut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811566/jadi-jurnalis-ke-15-yang-meninggal-saat-meliput-perang-rusia-ukraina-wartawan-prancis-terbunuh-di-dekat-bakhmut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/10/18/2811566/jadi-jurnalis-ke-15-yang-meninggal-saat-meliput-perang-rusia-ukraina-wartawan-prancis-terbunuh-di-dekat-bakhmut</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/18/2811566/jadi-jurnalis-ke-15-yang-meninggal-saat-meliput-perang-rusia-ukraina-wartawan-prancis-terbunuh-di-dekat-bakhmut-eqG8SqvMjo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jurnalis Prancis ditemukan tewas saat meliput perang di dekat Bakhmut (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/18/2811566/jadi-jurnalis-ke-15-yang-meninggal-saat-meliput-perang-rusia-ukraina-wartawan-prancis-terbunuh-di-dekat-bakhmut-eqG8SqvMjo.jpg</image><title>Jurnalis Prancis ditemukan tewas saat meliput perang di dekat Bakhmut (Foto: AFP)</title></images><description>UKRAINA &amp;ndash; Seorang jurnalis asal Prancis berusia 32 tahun meninggal saat meliput dari zona perang di timur Ukraina.
Arman Soldin, yang bekerja untuk kantor berita AFP, meninggal pada Selasa (9/5/2023)  setelah terkena tembakan roket di dekat Chasiv Yar, tepat di sebelah barat Bakhmut.
Sebuah tim jurnalis diserang sekitar pukul 16:30 (13:30 GMT) saat bersama sekelompok tentara Ukraina.

BACA JUGA:
Rusia Luncurkan Serangan Drone Kamikaze Terbesar, Sirene Terdengar di Seluruh Ukraina

Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan penghormatan atas pekerjaan Soldin di garis depan perang.

BACA JUGA:
AS Umumkan Tambahan Bantuan Militer USD1 Miliar untuk Ukraina

&quot;Kami berbagi rasa sakit dengan orang yang dicintainya dan rekan-rekannya,&quot; tulisnya dalam tweet, dikutip BBC.
Ketua AFP, Fabrice Fries, mengatakan kantor berita itu sangat berduka atas kematian Soldin, yang menurutnya merupakan &quot;pengingat yang mengerikan akan risiko dan bahaya yang dihadapi wartawan setiap hari meliput konflik di Ukraina&quot;.
Direktur agensi Eropa, Christine Buhagiar, mengenang Soldin sebagai sosok yang antusias, energik, dan berani. Dia memuji Soldin yang benar-benar mengabdi pada pekerjaannya.Merespons hal ini, anggota parlemen di seluruh spektrum politik berdiri di Majelis Nasional Prancis dan memberikan penghormatan kepada Soldin.
&amp;nbsp;Soldin diketahui menjadi bagian dari tim AFP pertama yang pergi ke Ukraina setelah invasi Rusia pada Februari tahun lalu dan telah tinggal di sana sejak September .
Sementara itu, Kementerian pertahanan Ukraina menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan kolega Soldin.
&quot;Dia mendedikasikan hidupnya untuk memberi tahu dunia tentang kebenaran. Warisannya, serta tujuannya, akan terus hidup,&amp;rdquo; terangnya.
Gedung Putih juga memberikan penghormatan, mengatakan dunia &quot;berutang budi&quot; kepada wartawan yang telah kehilangan nyawa mereka &quot;sambil menyoroti kengerian invasi Rusia&quot;.
Menurut Komite Perlindungan Jurnalis, Soldin, yang lahir di Bosnia, adalah jurnalis ke-15 yang tewas saat meliput perang di Ukraina sejak Februari 2022.
Setidaknya dua jurnalis Prancis lainnya tewas saat meliput konflik yakni Pierre Zakrzewski dan Frederic Leclerc-Imhoff.
Seperti diketahui, Bakhmut telah menjadi pusat pertempuran di Ukraina timur selama beberapa bulan.</description><content:encoded>UKRAINA &amp;ndash; Seorang jurnalis asal Prancis berusia 32 tahun meninggal saat meliput dari zona perang di timur Ukraina.
Arman Soldin, yang bekerja untuk kantor berita AFP, meninggal pada Selasa (9/5/2023)  setelah terkena tembakan roket di dekat Chasiv Yar, tepat di sebelah barat Bakhmut.
Sebuah tim jurnalis diserang sekitar pukul 16:30 (13:30 GMT) saat bersama sekelompok tentara Ukraina.

BACA JUGA:
Rusia Luncurkan Serangan Drone Kamikaze Terbesar, Sirene Terdengar di Seluruh Ukraina

Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan penghormatan atas pekerjaan Soldin di garis depan perang.

BACA JUGA:
AS Umumkan Tambahan Bantuan Militer USD1 Miliar untuk Ukraina

&quot;Kami berbagi rasa sakit dengan orang yang dicintainya dan rekan-rekannya,&quot; tulisnya dalam tweet, dikutip BBC.
Ketua AFP, Fabrice Fries, mengatakan kantor berita itu sangat berduka atas kematian Soldin, yang menurutnya merupakan &quot;pengingat yang mengerikan akan risiko dan bahaya yang dihadapi wartawan setiap hari meliput konflik di Ukraina&quot;.
Direktur agensi Eropa, Christine Buhagiar, mengenang Soldin sebagai sosok yang antusias, energik, dan berani. Dia memuji Soldin yang benar-benar mengabdi pada pekerjaannya.Merespons hal ini, anggota parlemen di seluruh spektrum politik berdiri di Majelis Nasional Prancis dan memberikan penghormatan kepada Soldin.
&amp;nbsp;Soldin diketahui menjadi bagian dari tim AFP pertama yang pergi ke Ukraina setelah invasi Rusia pada Februari tahun lalu dan telah tinggal di sana sejak September .
Sementara itu, Kementerian pertahanan Ukraina menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan kolega Soldin.
&quot;Dia mendedikasikan hidupnya untuk memberi tahu dunia tentang kebenaran. Warisannya, serta tujuannya, akan terus hidup,&amp;rdquo; terangnya.
Gedung Putih juga memberikan penghormatan, mengatakan dunia &quot;berutang budi&quot; kepada wartawan yang telah kehilangan nyawa mereka &quot;sambil menyoroti kengerian invasi Rusia&quot;.
Menurut Komite Perlindungan Jurnalis, Soldin, yang lahir di Bosnia, adalah jurnalis ke-15 yang tewas saat meliput perang di Ukraina sejak Februari 2022.
Setidaknya dua jurnalis Prancis lainnya tewas saat meliput konflik yakni Pierre Zakrzewski dan Frederic Leclerc-Imhoff.
Seperti diketahui, Bakhmut telah menjadi pusat pertempuran di Ukraina timur selama beberapa bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
