<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Mantan Anggota Kopassus Sukses Bisnis Obat</title><description>Cerita Mantan Anggota Kopassus Sukses Bisnis Obat
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/337/2811047/cerita-mantan-anggota-kopassus-sukses-bisnis-obat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/10/337/2811047/cerita-mantan-anggota-kopassus-sukses-bisnis-obat"/><item><title>Cerita Mantan Anggota Kopassus Sukses Bisnis Obat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/337/2811047/cerita-mantan-anggota-kopassus-sukses-bisnis-obat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/10/337/2811047/cerita-mantan-anggota-kopassus-sukses-bisnis-obat</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 07:13 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/09/337/2811047/cerita-mantan-anggota-kopassus-sukses-bisnis-obat-5fw1U4eX0g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan anggota Kopassus sukses berbisnis obat. (Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/09/337/2811047/cerita-mantan-anggota-kopassus-sukses-bisnis-obat-5fw1U4eX0g.jpg</image><title>Mantan anggota Kopassus sukses berbisnis obat. (Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Seorang mantan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sukses berbisnis, mulai dari obat-obatan hingga hotel.

Mantan Kopassus ini bernama Kahar Tjandra. Kahar Tjandra dikenal sebagai seorang pengusaha dan dokter asal Indonesia.

Berdasarkan catatan Okezone, Rabu (9/5/2023), Kahar Tjandra merupakan pendiri produk dengan merek dagang Betadine.


Betadine merupakan salah satu obat anti septik yang cukup dikenal masyarakat.

Obat ini selalu hadir dalam kotak P3K.

Kahar Tjandra lahir di Padang pada 24 November 1929. Dia dibesarkan di Sawahlunto.

Kahar bersekolah hingga kelas 7. Namun, ia sempat terhenti sebelum kemudian menamatkan di sekolah Jepang.




BACA JUGA:
4 Fakta Mayjen Izak Pangemanan, Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan




Karena tidak ada SMP di kota itu, Kahar  bertani. Dia memelihara ayam, membuat tambak ikan, dan menjual hasilnya.




BACA JUGA:
Kisah Prajurit Kopassus 5 Hari Menyamar Jadi Mayat di Belantara Papua




Saat SMA, Kahar meminta untuk bersekolah di Jakarta. Kahar pun memutuskan kuliah kedokteran di Universitas Indonesia.


Setelah lulus, Kahar melanjutkan pendidikan spesialisasi laboratorium.



Berkat gelar tersebut, Kahar menjadi dokter perwira di kesatuan kesehatan RPKAD dengan pangkat letnan satu.



Pada 1967, Kahar membuka Apotek Mahakam. Setelah pensiun, Kahar menggeluti bisnis secara penuh.



Salah satu produknya yang terkenal, yakni obat anti septik atau obat merah bermerek dagang Betadine.

</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Seorang mantan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sukses berbisnis, mulai dari obat-obatan hingga hotel.

Mantan Kopassus ini bernama Kahar Tjandra. Kahar Tjandra dikenal sebagai seorang pengusaha dan dokter asal Indonesia.

Berdasarkan catatan Okezone, Rabu (9/5/2023), Kahar Tjandra merupakan pendiri produk dengan merek dagang Betadine.


Betadine merupakan salah satu obat anti septik yang cukup dikenal masyarakat.

Obat ini selalu hadir dalam kotak P3K.

Kahar Tjandra lahir di Padang pada 24 November 1929. Dia dibesarkan di Sawahlunto.

Kahar bersekolah hingga kelas 7. Namun, ia sempat terhenti sebelum kemudian menamatkan di sekolah Jepang.




BACA JUGA:
4 Fakta Mayjen Izak Pangemanan, Jenderal Kopassus Ahli Perang Hutan




Karena tidak ada SMP di kota itu, Kahar  bertani. Dia memelihara ayam, membuat tambak ikan, dan menjual hasilnya.




BACA JUGA:
Kisah Prajurit Kopassus 5 Hari Menyamar Jadi Mayat di Belantara Papua




Saat SMA, Kahar meminta untuk bersekolah di Jakarta. Kahar pun memutuskan kuliah kedokteran di Universitas Indonesia.


Setelah lulus, Kahar melanjutkan pendidikan spesialisasi laboratorium.



Berkat gelar tersebut, Kahar menjadi dokter perwira di kesatuan kesehatan RPKAD dengan pangkat letnan satu.



Pada 1967, Kahar membuka Apotek Mahakam. Setelah pensiun, Kahar menggeluti bisnis secara penuh.



Salah satu produknya yang terkenal, yakni obat anti septik atau obat merah bermerek dagang Betadine.

</content:encoded></item></channel></rss>
