<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TGB: Kesuksesan Instan itu Melanggar Sunnatullah</title><description>Tidak saja terhadap kaum melenial, fenomena ini justru terjadi di berbagai lapisan masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/340/2811785/tgb-kesuksesan-instan-itu-melanggar-sunnatullah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/10/340/2811785/tgb-kesuksesan-instan-itu-melanggar-sunnatullah"/><item><title>TGB: Kesuksesan Instan itu Melanggar Sunnatullah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/10/340/2811785/tgb-kesuksesan-instan-itu-melanggar-sunnatullah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/10/340/2811785/tgb-kesuksesan-instan-itu-melanggar-sunnatullah</guid><pubDate>Rabu 10 Mei 2023 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ji Edy Gustan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/10/340/2811785/tgb-kesuksesan-instan-itu-melanggar-sunnatullah-8krG4HD8lf.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/10/340/2811785/tgb-kesuksesan-instan-itu-melanggar-sunnatullah-8krG4HD8lf.JPG</image><title></title></images><description>LOMBOK TIMUR - Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr.TGB.K.H Muhammad Zainul Majdi, Lc.MA menyoroti fenomena masyarakat yang mudah terpengaruh dengan keuntungan instan.

Tidak saja terhadap kaum melenial, fenomena ini justru terjadi di berbagai lapisan masyarakat.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ini memaparkan, tidak sedikit masyarakat yang mudah tertipu dan akhirnya mengalami kerugian material yang sangat besar. Bahkan, mencapai milyaran rupiah.

TGB menyontohkan bagaimana sekelompok orang yang diduga terorganisasi menawarkan trading dengan iming-iming keuntungan berlipat. Dia menggambarkan seolah dengan pola itu orang bisa kaya mendadak.


BACA JUGA:
Rindu TGB, Ribuan Jamaah NWDI di Lenek Rela Menunggu hingga Empat Jam


&quot;Tidak ada kesuksesan yang instan karena itu melanggar Sunnatullah. Sesuatu yang baik itu harus diperoleh melalui proses yang baik,&quot; ujar TGB H.M Zainul Majdi saat menghadiri Tablig Akbar di Perian, Lombok Timur Rabu (10/5/2023).

Dikatakan, tidak saja online trading, ada banyak jenis dan modus baik simpan pinjam, maupun lainnya. Menurut cucu Pahlawan Nasional Almagfurullah TG.K.H Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini, ada fenomena yang hilang di tengah masyarakat yakni memahami proses.

Menurutnya, kesuksesan bisa bertahan jika melalui tahapan-tahapan yang baik. Maka itu, alumni Universitas Al-Azhar ini menegaskan pentingnya membangun tradisi kesadaran akan pentingnya proses dalam pendidikan.

Jika tradisi itu ditanamkan kepada anak didik, maka berbagai praktik kecurangan dalam ujian baik perjokian, titip menitip, dan beragam praktik manipulatif lambat laun dapat dihilangkan. Lagipula, kata Bacaleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok ini, yang mengisi ruang publik dan ruang sosial adalah anak didik yang sedang berproses.

TGB hari ini menuntaskan rangkaian Tablig Akbar dan halal BI halal di tiga tempat di Lombok Timur. Pertama di Pondok Pesantren Ridwanullah NWDI Pringgabaya Lombok Timur. Selain berceramah, Gubernur NTB dua periode itu juga meletakkan batu pertama pembangunan Gedung MTS NWDI.

Selanjutnya, TGB menghadiri Tablig Akbar di Lapangan Lenek, Kecamatan Lenek, Lombok Timur. Di sana, rombongan sudah ditunggu ribuan jamaah sejak pagi. Rangkaian safari dakwah TGB ini berakhir di Lapangan Perian, Lombok Timur yang lagi-lagi dihadiri ribuan santri dan jamaah NWDI.</description><content:encoded>LOMBOK TIMUR - Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr.TGB.K.H Muhammad Zainul Majdi, Lc.MA menyoroti fenomena masyarakat yang mudah terpengaruh dengan keuntungan instan.

Tidak saja terhadap kaum melenial, fenomena ini justru terjadi di berbagai lapisan masyarakat.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ini memaparkan, tidak sedikit masyarakat yang mudah tertipu dan akhirnya mengalami kerugian material yang sangat besar. Bahkan, mencapai milyaran rupiah.

TGB menyontohkan bagaimana sekelompok orang yang diduga terorganisasi menawarkan trading dengan iming-iming keuntungan berlipat. Dia menggambarkan seolah dengan pola itu orang bisa kaya mendadak.


BACA JUGA:
Rindu TGB, Ribuan Jamaah NWDI di Lenek Rela Menunggu hingga Empat Jam


&quot;Tidak ada kesuksesan yang instan karena itu melanggar Sunnatullah. Sesuatu yang baik itu harus diperoleh melalui proses yang baik,&quot; ujar TGB H.M Zainul Majdi saat menghadiri Tablig Akbar di Perian, Lombok Timur Rabu (10/5/2023).

Dikatakan, tidak saja online trading, ada banyak jenis dan modus baik simpan pinjam, maupun lainnya. Menurut cucu Pahlawan Nasional Almagfurullah TG.K.H Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini, ada fenomena yang hilang di tengah masyarakat yakni memahami proses.

Menurutnya, kesuksesan bisa bertahan jika melalui tahapan-tahapan yang baik. Maka itu, alumni Universitas Al-Azhar ini menegaskan pentingnya membangun tradisi kesadaran akan pentingnya proses dalam pendidikan.

Jika tradisi itu ditanamkan kepada anak didik, maka berbagai praktik kecurangan dalam ujian baik perjokian, titip menitip, dan beragam praktik manipulatif lambat laun dapat dihilangkan. Lagipula, kata Bacaleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok ini, yang mengisi ruang publik dan ruang sosial adalah anak didik yang sedang berproses.

TGB hari ini menuntaskan rangkaian Tablig Akbar dan halal BI halal di tiga tempat di Lombok Timur. Pertama di Pondok Pesantren Ridwanullah NWDI Pringgabaya Lombok Timur. Selain berceramah, Gubernur NTB dua periode itu juga meletakkan batu pertama pembangunan Gedung MTS NWDI.

Selanjutnya, TGB menghadiri Tablig Akbar di Lapangan Lenek, Kecamatan Lenek, Lombok Timur. Di sana, rombongan sudah ditunggu ribuan jamaah sejak pagi. Rangkaian safari dakwah TGB ini berakhir di Lapangan Perian, Lombok Timur yang lagi-lagi dihadiri ribuan santri dan jamaah NWDI.</content:encoded></item></channel></rss>
