<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kisah Pria Arab Penjual Minyak Wangi dan Khotbah Jumat</title><description>Alkisah berkat tampang Arab-nya, si pria itu diminta memberikan khotbah Jumat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/11/337/2812269/humor-gus-dur-kisah-pria-arab-penjual-minyak-wangi-dan-khotbah-jumat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/11/337/2812269/humor-gus-dur-kisah-pria-arab-penjual-minyak-wangi-dan-khotbah-jumat"/><item><title>Humor Gus Dur: Kisah Pria Arab Penjual Minyak Wangi dan Khotbah Jumat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/11/337/2812269/humor-gus-dur-kisah-pria-arab-penjual-minyak-wangi-dan-khotbah-jumat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/11/337/2812269/humor-gus-dur-kisah-pria-arab-penjual-minyak-wangi-dan-khotbah-jumat</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/337/2812269/humor-gus-dur-kisah-pria-arab-penjual-minyak-wangi-dan-khotbah-jumat-XXAlPZfhPn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/337/2812269/humor-gus-dur-kisah-pria-arab-penjual-minyak-wangi-dan-khotbah-jumat-XXAlPZfhPn.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris. Gus Dur kerap melontarkan humor yang bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah pria Arab penjual minyak wangi dan seorang santri, yang dilansir dari laman Jaringansantri.com.
Alkisah berkat tampang Arab-nya, si pria itu diminta memberikan khotbah Jumat. Saat khotbah, ia sembarangan berkata dalam Bahasa Arab. Ia mengira jamaah tidak ada yang paham.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Tim Pencari Fakta Hantu Rumah Pondok Indah


Tiba-tiba, seorang remaja santri bangkit dari duduknya. Pria Arab pun mengira si santri hendak memprotesnya. &amp;ldquo;Li khomsuun. Ana tsalasun, anta isyruun (gampang, tenang saja kamu dapat pembagian honornya),&quot; ujar pria Arab.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ketika Gus Dur Kecil Ditanya Tanggal Lahir


Jamaah yang protes tadi paham maksud pria Arab itu. Namun ternhyata dia juga sedang isen dan menerima tawaran itu.
Dia menjawab: &amp;ldquo;Rodliyallaahu anhu&amp;rdquo;. Maksudnya, &amp;ldquo;Oke deh&amp;hellip;&amp;rdquo;.

Gus Dur pun meneruskan ceritanya dengan memberi hikmah penting.
&amp;ldquo;Gimana kalau sudah begini, batal semua kan (khotbahnya),&amp;rdquo; ujarnya.
Jamaah pun tertawa riang mendengar cerita Gus Dur.



&amp;ldquo;Ya begini, ini. Modal ceramah keliling ya harus ada lucu-lucunya begini,&amp;rdquo; ujar Gus Dur.





Kali ini Gus Dur memberikan alasan kenapa beliau berusaha lucu dalam setiap berkeliling ceramah. &amp;ldquo;

Mengapa sih harus lucu? Ya biar orang-orang nggak lari,&amp;rdquo; kata Gus Dur. Jamaah pun Kembali tertawa lagi.

Melalui kisahnya ini, Gus Dur seolah Kembali mengingatkan bahwa tidak semua yang berasal dari Arab patut ditiru. Namun hanya teladan sunnah Rasulullah yang sebaiknya menjadi pedoman hidup setiap umat Muslim.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris. Gus Dur kerap melontarkan humor yang bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah pria Arab penjual minyak wangi dan seorang santri, yang dilansir dari laman Jaringansantri.com.
Alkisah berkat tampang Arab-nya, si pria itu diminta memberikan khotbah Jumat. Saat khotbah, ia sembarangan berkata dalam Bahasa Arab. Ia mengira jamaah tidak ada yang paham.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Tim Pencari Fakta Hantu Rumah Pondok Indah


Tiba-tiba, seorang remaja santri bangkit dari duduknya. Pria Arab pun mengira si santri hendak memprotesnya. &amp;ldquo;Li khomsuun. Ana tsalasun, anta isyruun (gampang, tenang saja kamu dapat pembagian honornya),&quot; ujar pria Arab.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ketika Gus Dur Kecil Ditanya Tanggal Lahir


Jamaah yang protes tadi paham maksud pria Arab itu. Namun ternhyata dia juga sedang isen dan menerima tawaran itu.
Dia menjawab: &amp;ldquo;Rodliyallaahu anhu&amp;rdquo;. Maksudnya, &amp;ldquo;Oke deh&amp;hellip;&amp;rdquo;.

Gus Dur pun meneruskan ceritanya dengan memberi hikmah penting.
&amp;ldquo;Gimana kalau sudah begini, batal semua kan (khotbahnya),&amp;rdquo; ujarnya.
Jamaah pun tertawa riang mendengar cerita Gus Dur.



&amp;ldquo;Ya begini, ini. Modal ceramah keliling ya harus ada lucu-lucunya begini,&amp;rdquo; ujar Gus Dur.





Kali ini Gus Dur memberikan alasan kenapa beliau berusaha lucu dalam setiap berkeliling ceramah. &amp;ldquo;

Mengapa sih harus lucu? Ya biar orang-orang nggak lari,&amp;rdquo; kata Gus Dur. Jamaah pun Kembali tertawa lagi.

Melalui kisahnya ini, Gus Dur seolah Kembali mengingatkan bahwa tidak semua yang berasal dari Arab patut ditiru. Namun hanya teladan sunnah Rasulullah yang sebaiknya menjadi pedoman hidup setiap umat Muslim.

</content:encoded></item></channel></rss>
