<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 3 Ribu Meter</title><description>Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kolom Abu Capai 3 Ribu Meter
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/11/340/2812387/gunung-anak-krakatau-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-3-ribu-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/11/340/2812387/gunung-anak-krakatau-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-3-ribu-meter"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 3 Ribu Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/11/340/2812387/gunung-anak-krakatau-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-3-ribu-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/11/340/2812387/gunung-anak-krakatau-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-3-ribu-meter</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Fulistiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/340/2812387/gunung-anak-krakatau-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-3-ribu-meter-05Tz6Clw5r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau erupsi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/340/2812387/gunung-anak-krakatau-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-3-ribu-meter-05Tz6Clw5r.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau erupsi. </title></images><description>
LAMPUNG &amp;ndash; Setelah hampir 1 bulan tidak menunjukkan adanya aktivitas vulkanik yang berarti, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Kamis (11/5/2023). Berdasarkan data dari aplikasi magma Indonesia ESDM, Gunung Anak Krakatau telah 2 kali erupsi hingga siang ini.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi menjelaskan, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.19 WIB dengan tinggi material vulkanik yang dimuntahkan mencapai 3 ribu meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.




BACA JUGA:
4 Kali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.500 Meter




&amp;ldquo;Erupsi kedua terjadi pukul 12.41 WIB dengan ketinggian material vulkanik seribu meter di atas puncak,&amp;rdquo; katanya.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 143 detik.



BACA JUGA:
Sejak Awal Januari, Gunung Anak Krakatau 42 Kali Erupsi




Meski aktivitas meningkat, Gunung Anak Krakatau masih berstatus siaga atau level tiga. Masyarakat dan nelayan dilarang mendekat dalam radius 5 kilometer dari kawah.

Dengan adanya peningkatan aktivitas ini, petugas pos pantau di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan, Lampung bakal terus intens melakukan pengamatan.



Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak termakan informasi dari sumber yang tidak jelas.</description><content:encoded>
LAMPUNG &amp;ndash; Setelah hampir 1 bulan tidak menunjukkan adanya aktivitas vulkanik yang berarti, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Kamis (11/5/2023). Berdasarkan data dari aplikasi magma Indonesia ESDM, Gunung Anak Krakatau telah 2 kali erupsi hingga siang ini.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi menjelaskan, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.19 WIB dengan tinggi material vulkanik yang dimuntahkan mencapai 3 ribu meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.




BACA JUGA:
4 Kali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.500 Meter




&amp;ldquo;Erupsi kedua terjadi pukul 12.41 WIB dengan ketinggian material vulkanik seribu meter di atas puncak,&amp;rdquo; katanya.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 143 detik.



BACA JUGA:
Sejak Awal Januari, Gunung Anak Krakatau 42 Kali Erupsi




Meski aktivitas meningkat, Gunung Anak Krakatau masih berstatus siaga atau level tiga. Masyarakat dan nelayan dilarang mendekat dalam radius 5 kilometer dari kawah.

Dengan adanya peningkatan aktivitas ini, petugas pos pantau di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan, Lampung bakal terus intens melakukan pengamatan.



Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak termakan informasi dari sumber yang tidak jelas.</content:encoded></item></channel></rss>
