<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gede Pasek Serahkan Jabatan Ketum PKN ke Anas Urbaningrum</title><description>Gede Pasek yakin di target etape ketiga ini PKN akan lebih cepat akselerasinya jika dipimpin oleh sosok politisi berdarah dingin seperti AU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2812591/gede-pasek-serahkan-jabatan-ketum-pkn-ke-anas-urbaningrum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2812591/gede-pasek-serahkan-jabatan-ketum-pkn-ke-anas-urbaningrum"/><item><title>Gede Pasek Serahkan Jabatan Ketum PKN ke Anas Urbaningrum</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2812591/gede-pasek-serahkan-jabatan-ketum-pkn-ke-anas-urbaningrum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2812591/gede-pasek-serahkan-jabatan-ketum-pkn-ke-anas-urbaningrum</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 09:03 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/337/2812591/gede-pasek-serahkan-jabatan-ketum-pkn-ke-anas-urbaningrum-01Lb0S07FW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anas Urbaningrum (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/337/2812591/gede-pasek-serahkan-jabatan-ketum-pkn-ke-anas-urbaningrum-01Lb0S07FW.jpg</image><title>Anas Urbaningrum (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika (GPS) membuat keputusan mengejutkan dengan berencana menyerahkan jabatan ketua umum partainya kepada Anas Urbaningrum (AU) .

&quot;Dengan ketulusan hati, dengan keikhlasan jiwa Saya telah bersiap menyerahkan jabatan Ketua Umum PKN kepada Mas Anas,&quot; ujar Gede Pasek, Jumat (12/5/2023).

BACA JUGA:
Jalani Cuti Jelang Bebas, Anas Urbaningrum Dilarang Bikin Gaduh


Gede Pasek yakin di target etape ketiga ini PKN akan lebih cepat akselerasinya jika dipimpin oleh sosok politisi berdarah dingin seperti AU.

&quot;Etape pertama lolos Kumham, etape kedua lolos KPU dan kini etape ketiga setengah jalan masih saya, nanti setelah Mas Anas bebas murni menjalani CMB (Cuti Menjelang Bebas) akan saya serahkan jabatan ketua umum saya kepada Beliau. Sekarang saya masih tuntaskan secara maksimal,&quot; kata Gede Pasek.

Ia memperkirakan, pada pertengahan bulan Juli 2023 nanti proses itu sudah bisa berjalan. &quot;Kami akan membuat konsep dwi tunggal sebagai bentuk value politik yang mengedepankan persahabatan, perjuangan bersama dan jauh dari nuansa rebutan rebutan kekuasaan di internal,&quot; ujarnya.

&quot;Saya ingin membangun kultur politik bahwa dalam politik bukan haus jabatan yang harus ditampilkan, tetapi bagaimana mengatur formasi agar ide dan gagasan bisa berjalan dengan maksimal. Sebab politik itu kontestasi ide gagasan kebangsaan,&quot; imbuh mantan Ketua Badan Kehormatan DPD RI tersebut.

BACA JUGA:
Jawaban Mengejutkan Anas Urbaningrum saat Ditanya soal Siap Digantung di Monas Jika Terlibat Korupsi


Gede Pasek mengaku sudah bertemu berdua dengan Anas Urbaningrum dan sudah meminta langsung kesediaan memimpin PKN.



&quot;Saya sudah bertemu, dan nanti dalam waktu dekat usai urusan pencalegan, saya juga akan ajak semua Kapimda bertemu langsung secara khusus dan pertengahan Juli nanti segera dilakukan peralihan,&quot; katanya.



Ketika ditanya setelah jadi Ketum akan menempati posisi apa di partai, Gede Pasek mengatakan posisi tidak penting baginya. &quot;Yang pasti, posisinya mengawal agar Mas AU bisa maksimal memimpin PKN ke depannya,&quot; tambah Gede Pasek.



&quot;Arsiteknya orang Bali yaitu Seniman Nyoman Nuartha, tetapi yang memimpin dan mengelola adalah Presiden Jokowi. Ya PKN arsiteknya saya, yang kemudian memimpin mengelola Mas Anas. PKN dan IKN kan beda tipis karena sama-sama Nusantara,&quot; kata Gede Pasek sambil tersenyum.



PKN merupakan salah satu parpol termuda yang lolos dan ikut di Pemilu 2024 mendatang. Saat penetapan dan pengambilan nomer urut, PKN mendapatkan nomor urut sembilan. Nomor ini kata Gede Pasek dulu lekat dengan partai asalnya yakni Partai Demokrat.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika (GPS) membuat keputusan mengejutkan dengan berencana menyerahkan jabatan ketua umum partainya kepada Anas Urbaningrum (AU) .

&quot;Dengan ketulusan hati, dengan keikhlasan jiwa Saya telah bersiap menyerahkan jabatan Ketua Umum PKN kepada Mas Anas,&quot; ujar Gede Pasek, Jumat (12/5/2023).

BACA JUGA:
Jalani Cuti Jelang Bebas, Anas Urbaningrum Dilarang Bikin Gaduh


Gede Pasek yakin di target etape ketiga ini PKN akan lebih cepat akselerasinya jika dipimpin oleh sosok politisi berdarah dingin seperti AU.

&quot;Etape pertama lolos Kumham, etape kedua lolos KPU dan kini etape ketiga setengah jalan masih saya, nanti setelah Mas Anas bebas murni menjalani CMB (Cuti Menjelang Bebas) akan saya serahkan jabatan ketua umum saya kepada Beliau. Sekarang saya masih tuntaskan secara maksimal,&quot; kata Gede Pasek.

Ia memperkirakan, pada pertengahan bulan Juli 2023 nanti proses itu sudah bisa berjalan. &quot;Kami akan membuat konsep dwi tunggal sebagai bentuk value politik yang mengedepankan persahabatan, perjuangan bersama dan jauh dari nuansa rebutan rebutan kekuasaan di internal,&quot; ujarnya.

&quot;Saya ingin membangun kultur politik bahwa dalam politik bukan haus jabatan yang harus ditampilkan, tetapi bagaimana mengatur formasi agar ide dan gagasan bisa berjalan dengan maksimal. Sebab politik itu kontestasi ide gagasan kebangsaan,&quot; imbuh mantan Ketua Badan Kehormatan DPD RI tersebut.

BACA JUGA:
Jawaban Mengejutkan Anas Urbaningrum saat Ditanya soal Siap Digantung di Monas Jika Terlibat Korupsi


Gede Pasek mengaku sudah bertemu berdua dengan Anas Urbaningrum dan sudah meminta langsung kesediaan memimpin PKN.



&quot;Saya sudah bertemu, dan nanti dalam waktu dekat usai urusan pencalegan, saya juga akan ajak semua Kapimda bertemu langsung secara khusus dan pertengahan Juli nanti segera dilakukan peralihan,&quot; katanya.



Ketika ditanya setelah jadi Ketum akan menempati posisi apa di partai, Gede Pasek mengatakan posisi tidak penting baginya. &quot;Yang pasti, posisinya mengawal agar Mas AU bisa maksimal memimpin PKN ke depannya,&quot; tambah Gede Pasek.



&quot;Arsiteknya orang Bali yaitu Seniman Nyoman Nuartha, tetapi yang memimpin dan mengelola adalah Presiden Jokowi. Ya PKN arsiteknya saya, yang kemudian memimpin mengelola Mas Anas. PKN dan IKN kan beda tipis karena sama-sama Nusantara,&quot; kata Gede Pasek sambil tersenyum.



PKN merupakan salah satu parpol termuda yang lolos dan ikut di Pemilu 2024 mendatang. Saat penetapan dan pengambilan nomer urut, PKN mendapatkan nomor urut sembilan. Nomor ini kata Gede Pasek dulu lekat dengan partai asalnya yakni Partai Demokrat.

</content:encoded></item></channel></rss>
