<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalin Kerja Sama Pertahanan dengan Sejumlah Negara, Prabowo Ingin Perbanyak Kuota Beasiswa untuk Perwira</title><description>Hal ini diwujudkan dengan pengiriman perwira untuk mendapat pendidikan dan pelatihan ilmu pertahanan di luar negeri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2813080/jalin-kerja-sama-pertahanan-dengan-sejumlah-negara-prabowo-ingin-perbanyak-kuota-beasiswa-untuk-perwira</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2813080/jalin-kerja-sama-pertahanan-dengan-sejumlah-negara-prabowo-ingin-perbanyak-kuota-beasiswa-untuk-perwira"/><item><title>Jalin Kerja Sama Pertahanan dengan Sejumlah Negara, Prabowo Ingin Perbanyak Kuota Beasiswa untuk Perwira</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2813080/jalin-kerja-sama-pertahanan-dengan-sejumlah-negara-prabowo-ingin-perbanyak-kuota-beasiswa-untuk-perwira</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/12/337/2813080/jalin-kerja-sama-pertahanan-dengan-sejumlah-negara-prabowo-ingin-perbanyak-kuota-beasiswa-untuk-perwira</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/337/2813080/jalin-kerja-sama-pertahanan-dengan-sejumlah-negara-prabowo-ingin-perbanyak-kuota-beasiswa-untuk-perwira-pr1wl7QSjF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto/Foto: Tim Media Prabowo Subianto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/337/2813080/jalin-kerja-sama-pertahanan-dengan-sejumlah-negara-prabowo-ingin-perbanyak-kuota-beasiswa-untuk-perwira-pr1wl7QSjF.jpg</image><title>Prabowo Subianto/Foto: Tim Media Prabowo Subianto</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA3My81L3g4a3VxbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia terus mempererat hubungan bilateral di bidang pertahanan dengan sejumlah negara. Hal ini diwujudkan dengan pengiriman perwira untuk mendapat pendidikan dan pelatihan ilmu pertahanan di luar negeri.

Pernyataan tersebut diungkap oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto usai menerima kunjungan KSAD Amerika Serikat James C. McConville di  Kemhan, Jakarta, Jumat (12/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rombongan Bajaj Iringi Bacaleg Milenia Perindo Serahkan Berkas Pencalegan

&quot;Tahun ini kita kirim ke banyak negara. Kita ingin sebanyak mungkin perwira-perwira kita belajar dari negara-negara lain supaya tambah pengalaman dan tambah pandai dalam berbagai teori dan praktek ilmu pertahanan,&quot; ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo  menyebut Indonesia hingga saat ini telah menjalin pertukaran perwira dengan sejumlah negara seperti Jepang, Inggris, dan Australia. Ia mengatakan akan terus berupaya memperluas kerja sama dengan lebih banyak negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sandiaga Usung Konsep Percepatan Arah Pembangunan Jokowi di Pemilu 2024

&quot;Tentunya kita ingin selalu meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit-prajurit kita, periwa-perwira kita. Kita belajar dari semua,&quot; jelasnya.

Prabowo menambahkan dirinya selalu berusaha untuk menambah kuota dan beasiswa bagi perwira menajamkan kemampuan di kancah internasional.

Adapun menariknya banyak negara lain seperti Kongo dan negara-negara Afrika lainnya, tertarik mengirim para perwiranya belajar di Indonesia.

&quot;Banyak negara sekarang yang minta mengirim perwiranya, bintaranya, prajuritnya ke Indonesia,&quot; ucapnya.



Prabowo memandang hal itu dipengaruhi oleh peran kepemimpinan Indonesia yang signifikan di kancah global, seperti G20 dan ASEAN.



&quot;Mereka minta kita untuk melatih, mendidik tentara mereka. Ini suatu yang saya kira tanda bahwa Indonesia terus dihormati, disegani,&quot; kata Prabowo.



&quot;Sikap kita yang selalu netral, non blok, menghormati semua negara, tidak memihak, saya kira dihormati sekarang oleh banyak negara,&quot; jelas dia.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA3My81L3g4a3VxbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia terus mempererat hubungan bilateral di bidang pertahanan dengan sejumlah negara. Hal ini diwujudkan dengan pengiriman perwira untuk mendapat pendidikan dan pelatihan ilmu pertahanan di luar negeri.

Pernyataan tersebut diungkap oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto usai menerima kunjungan KSAD Amerika Serikat James C. McConville di  Kemhan, Jakarta, Jumat (12/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rombongan Bajaj Iringi Bacaleg Milenia Perindo Serahkan Berkas Pencalegan

&quot;Tahun ini kita kirim ke banyak negara. Kita ingin sebanyak mungkin perwira-perwira kita belajar dari negara-negara lain supaya tambah pengalaman dan tambah pandai dalam berbagai teori dan praktek ilmu pertahanan,&quot; ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo  menyebut Indonesia hingga saat ini telah menjalin pertukaran perwira dengan sejumlah negara seperti Jepang, Inggris, dan Australia. Ia mengatakan akan terus berupaya memperluas kerja sama dengan lebih banyak negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sandiaga Usung Konsep Percepatan Arah Pembangunan Jokowi di Pemilu 2024

&quot;Tentunya kita ingin selalu meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit-prajurit kita, periwa-perwira kita. Kita belajar dari semua,&quot; jelasnya.

Prabowo menambahkan dirinya selalu berusaha untuk menambah kuota dan beasiswa bagi perwira menajamkan kemampuan di kancah internasional.

Adapun menariknya banyak negara lain seperti Kongo dan negara-negara Afrika lainnya, tertarik mengirim para perwiranya belajar di Indonesia.

&quot;Banyak negara sekarang yang minta mengirim perwiranya, bintaranya, prajuritnya ke Indonesia,&quot; ucapnya.



Prabowo memandang hal itu dipengaruhi oleh peran kepemimpinan Indonesia yang signifikan di kancah global, seperti G20 dan ASEAN.



&quot;Mereka minta kita untuk melatih, mendidik tentara mereka. Ini suatu yang saya kira tanda bahwa Indonesia terus dihormati, disegani,&quot; kata Prabowo.



&quot;Sikap kita yang selalu netral, non blok, menghormati semua negara, tidak memihak, saya kira dihormati sekarang oleh banyak negara,&quot; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
