<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KNKT Investigasi Penyebab Pesawat Tergelincir di Bandara Maleo Morowali</title><description>Kapolres mengemukakan penyidik KNKT memiliki kewenangan untuk menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat itu</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/340/2812488/knkt-investigasi-penyebab-pesawat-tergelincir-di-bandara-maleo-morowali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/12/340/2812488/knkt-investigasi-penyebab-pesawat-tergelincir-di-bandara-maleo-morowali"/><item><title>KNKT Investigasi Penyebab Pesawat Tergelincir di Bandara Maleo Morowali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/340/2812488/knkt-investigasi-penyebab-pesawat-tergelincir-di-bandara-maleo-morowali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/12/340/2812488/knkt-investigasi-penyebab-pesawat-tergelincir-di-bandara-maleo-morowali</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 01:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/340/2812488/knkt-investigasi-penyebab-pesawat-tergelincir-di-bandara-maleo-morowali-HqPl4P4tRN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat tergelincir di Bandara Maleo Morowali (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/340/2812488/knkt-investigasi-penyebab-pesawat-tergelincir-di-bandara-maleo-morowali-HqPl4P4tRN.jpg</image><title>Pesawat tergelincir di Bandara Maleo Morowali (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>


PALU - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada hari ini, Jumat (12/5/2023) dijadwalkan melakukan investigasi penyebab tergelincirnya pesawat Hawker 900XP PK LRU saat mendarat di Bandara Maleo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis 12 Mei 2023.
&quot;Proses investigasi penyebab insiden ini, posisi pesawat juga masih ada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi,&quot; kata Kapolres Morowali AKBP Suprianto dilansir Antara.
Kapolres mengemukakan penyidik KNKT memiliki kewenangan untuk menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat itu, apakah murni kesalahan teknis atau ada faktor lain.
Polres Morowali siap mendukung proses investigasi dari sisi pengamanan dan sterilisasi area yang menjadi objek penyelidikan.

BACA JUGA:
Mahfud MD: Satgas TPPU Klasifikasi 300 Surat dari PPATK

&quot;Itu sebabnya badan pesawat belum dievakuasi karena menunggu proses investigasi. Alasan kedua, karena tidak ada alat derek khusus sehingga badan pesawat dibiarkan di lokasi dan tentunya mendapat penjagaan dari polisi untuk keamanan pesawat,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Oknum Kepala Rutan Pontianak yang Viral Pukul Anak Buahnya Berujung Damai

Pesawat Hawker 900XP PK LRU yang disewa PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) tergelincir keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Maleo sekitar Pukul 15:10 Wita. Pesawat itu membawa empat orang penumpang dan empat orang kru.Menurut Kapolres, KNKT sebagai otoritas keselamatan transportasi memiliki cara pandang dalam melihat rangkaian insiden ini dengan perhitungan teknis sehingga hasil dari penyelidikan akan menjadi acuan untuk menyimpulkan penyebab tergelincirnya pesawat itu.
&quot;Kami dari polres mengerahkan 20 personel untuk mengamankan tempat kejadian perkara,&quot; tambah Suprianto.
Kepala Bandara Maleo Morowali Sofyan Palandro mengemukakan delapan orang yang berada dalam pesawat setelah dievakuasi keadaan sehat tanpa cedera apa pun.
&quot;Pesawat Hawker 900 mengalami kecelakaan saat mendarat. Pesawat ini berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta tujuan Morowali. Tidak ada korban jiwa dari insiden ini,&quot; ujarnya.
Bandara Maleo Morowali yang beroperasi sejak 27 Mei 2017 memiliki panjang landasan pacu 1.850 meter dan melayani sejumlah maskapai penerbangan, salah satunya Wings Air.</description><content:encoded>


PALU - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pada hari ini, Jumat (12/5/2023) dijadwalkan melakukan investigasi penyebab tergelincirnya pesawat Hawker 900XP PK LRU saat mendarat di Bandara Maleo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis 12 Mei 2023.
&quot;Proses investigasi penyebab insiden ini, posisi pesawat juga masih ada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi,&quot; kata Kapolres Morowali AKBP Suprianto dilansir Antara.
Kapolres mengemukakan penyidik KNKT memiliki kewenangan untuk menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat itu, apakah murni kesalahan teknis atau ada faktor lain.
Polres Morowali siap mendukung proses investigasi dari sisi pengamanan dan sterilisasi area yang menjadi objek penyelidikan.

BACA JUGA:
Mahfud MD: Satgas TPPU Klasifikasi 300 Surat dari PPATK

&quot;Itu sebabnya badan pesawat belum dievakuasi karena menunggu proses investigasi. Alasan kedua, karena tidak ada alat derek khusus sehingga badan pesawat dibiarkan di lokasi dan tentunya mendapat penjagaan dari polisi untuk keamanan pesawat,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Oknum Kepala Rutan Pontianak yang Viral Pukul Anak Buahnya Berujung Damai

Pesawat Hawker 900XP PK LRU yang disewa PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) tergelincir keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Maleo sekitar Pukul 15:10 Wita. Pesawat itu membawa empat orang penumpang dan empat orang kru.Menurut Kapolres, KNKT sebagai otoritas keselamatan transportasi memiliki cara pandang dalam melihat rangkaian insiden ini dengan perhitungan teknis sehingga hasil dari penyelidikan akan menjadi acuan untuk menyimpulkan penyebab tergelincirnya pesawat itu.
&quot;Kami dari polres mengerahkan 20 personel untuk mengamankan tempat kejadian perkara,&quot; tambah Suprianto.
Kepala Bandara Maleo Morowali Sofyan Palandro mengemukakan delapan orang yang berada dalam pesawat setelah dievakuasi keadaan sehat tanpa cedera apa pun.
&quot;Pesawat Hawker 900 mengalami kecelakaan saat mendarat. Pesawat ini berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta tujuan Morowali. Tidak ada korban jiwa dari insiden ini,&quot; ujarnya.
Bandara Maleo Morowali yang beroperasi sejak 27 Mei 2017 memiliki panjang landasan pacu 1.850 meter dan melayani sejumlah maskapai penerbangan, salah satunya Wings Air.</content:encoded></item></channel></rss>
