<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elpiji 12 Kilogram Meledak, Satu Rumah Warga Malang Rusak Parah</title><description>Berdasarkan laporan dan video yang diterima MPI, terlihat genteng rumah rusak parah&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/519/2812865/elpiji-12-kilogram-meledak-satu-rumah-warga-malang-rusak-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/12/519/2812865/elpiji-12-kilogram-meledak-satu-rumah-warga-malang-rusak-parah"/><item><title>Elpiji 12 Kilogram Meledak, Satu Rumah Warga Malang Rusak Parah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/519/2812865/elpiji-12-kilogram-meledak-satu-rumah-warga-malang-rusak-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/12/519/2812865/elpiji-12-kilogram-meledak-satu-rumah-warga-malang-rusak-parah</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/519/2812865/elpiji-12-kilogram-meledak-satu-rumah-warga-malang-rusak-parah-Fiokr5KVp6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah di Malang hancur akibat gas 12 Kg meledak/Foto: Avirista </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/519/2812865/elpiji-12-kilogram-meledak-satu-rumah-warga-malang-rusak-parah-Fiokr5KVp6.jpg</image><title>Rumah di Malang hancur akibat gas 12 Kg meledak/Foto: Avirista </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMS8xLzE2NTQyNy81L3g4a2E0MWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Ledakan dari tabung gas elpiji merusak sebuah rumah di Kota Malang. Rumah milik Ahmad Fauzi warga Perumahan Villa Bukit Tidar, Blok Boulevard, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, rusak di bagian plafon, beberapa tembok, dan genteng rumah.

Berdasarkan laporan dan video yang diterima MPI, terlihat genteng rumah rusak parah. Sedangkan beberapa reruntuhan genteng dan tembok tampak berserakan di dalam rumah. Garis polisi juga terpasang di depan rumah yang rusak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panglima TNI: Pengamanan KTT ASEAN Berjalan Lancar Berkat Sinergitas

Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo membenarkan adanya informasi ledakan di sebuah rumah tersebut. Anton menjelaskan, bila ledakan terjadi pada Kamis malam (11/5/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.

&quot;Satpam yang saat itu bertugas mendengar adanya suara ledakan yang berasal dari salah satu rumah warga, kemudian ia bersama dengan petugas satpam yang lain menuju sumber suara, dan melihat atap rumah sudah ambrol ke dalam,&quot; ucap Anton Widodo dikonfirmasi pada Jumat (12/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftarkan 30 Bacaleg Pakai Becak ke KPUD, Perindo Kota Madiun: Target Kami Lebih Baik dari Pemilu Lalu

Satpam itu kemudian membangunkan para penghuni rumah yang masih tertidur saat kejadian berlangsung. Ketika ditelusuri bersama penghuni rumah ternyata ditemukan sumber ledakan berada di arah dapur yang diduga dari kebocoran elpiji 12 kilogram yang digunakan untuk alat pemanas air atau water heater.

&quot;Dari hasil olah TKP diketahui penyebab dari ambrolnya atap rumah adalah kebocoran gas LPG ukuran 12 kilogram yang berada di area dapur, karena dapur tidak memiliki ventilasi sehingga jika terjadi kebocoran, gas tidak dapat keluar dan terkonsentrasi di area dapur,&quot; jelasnya.

Namun Anton memastikan ledakan elpiji 12 kilogram itu tidak menimbulkan kebakaran. Bahkan hasil identifikasi tidak ditemukan adanya benda-benda yang terbakar dari lokasi kejadian.



&quot;Kompor beserta perlengkapannya utuh, tidak ada yang terbakar dan memang enggak ada api. (Elpiji) untuk pemanas air sendiri, untuk memasak sendiri, dan (lokasinya) beda tempat, tetapi sumber ledakan itu dari dapur,&quot; ucap dia.



Beruntung dilaporkan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dari ledakan itu. Tetapi pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 100 juta, karena beberapa bagian rumahnya rusak.



&quot;Tidak ada korban jiwa nihil, kerugian materiil kurang lebih Rp 100 juta,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8yMS8xLzE2NTQyNy81L3g4a2E0MWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Ledakan dari tabung gas elpiji merusak sebuah rumah di Kota Malang. Rumah milik Ahmad Fauzi warga Perumahan Villa Bukit Tidar, Blok Boulevard, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, rusak di bagian plafon, beberapa tembok, dan genteng rumah.

Berdasarkan laporan dan video yang diterima MPI, terlihat genteng rumah rusak parah. Sedangkan beberapa reruntuhan genteng dan tembok tampak berserakan di dalam rumah. Garis polisi juga terpasang di depan rumah yang rusak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panglima TNI: Pengamanan KTT ASEAN Berjalan Lancar Berkat Sinergitas

Kapolsek Lowokwaru AKP Anton Widodo membenarkan adanya informasi ledakan di sebuah rumah tersebut. Anton menjelaskan, bila ledakan terjadi pada Kamis malam (11/5/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.

&quot;Satpam yang saat itu bertugas mendengar adanya suara ledakan yang berasal dari salah satu rumah warga, kemudian ia bersama dengan petugas satpam yang lain menuju sumber suara, dan melihat atap rumah sudah ambrol ke dalam,&quot; ucap Anton Widodo dikonfirmasi pada Jumat (12/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftarkan 30 Bacaleg Pakai Becak ke KPUD, Perindo Kota Madiun: Target Kami Lebih Baik dari Pemilu Lalu

Satpam itu kemudian membangunkan para penghuni rumah yang masih tertidur saat kejadian berlangsung. Ketika ditelusuri bersama penghuni rumah ternyata ditemukan sumber ledakan berada di arah dapur yang diduga dari kebocoran elpiji 12 kilogram yang digunakan untuk alat pemanas air atau water heater.

&quot;Dari hasil olah TKP diketahui penyebab dari ambrolnya atap rumah adalah kebocoran gas LPG ukuran 12 kilogram yang berada di area dapur, karena dapur tidak memiliki ventilasi sehingga jika terjadi kebocoran, gas tidak dapat keluar dan terkonsentrasi di area dapur,&quot; jelasnya.

Namun Anton memastikan ledakan elpiji 12 kilogram itu tidak menimbulkan kebakaran. Bahkan hasil identifikasi tidak ditemukan adanya benda-benda yang terbakar dari lokasi kejadian.



&quot;Kompor beserta perlengkapannya utuh, tidak ada yang terbakar dan memang enggak ada api. (Elpiji) untuk pemanas air sendiri, untuk memasak sendiri, dan (lokasinya) beda tempat, tetapi sumber ledakan itu dari dapur,&quot; ucap dia.



Beruntung dilaporkan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dari ledakan itu. Tetapi pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 100 juta, karena beberapa bagian rumahnya rusak.



&quot;Tidak ada korban jiwa nihil, kerugian materiil kurang lebih Rp 100 juta,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
