<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Siswa SMP di Medan Dilarang Ujian karena Tunggak Uang Bayaran, Ternyata Ini Faktanya</title><description>Ini penjelasan pihak sekolah terkait situasi yang sebenarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/608/2813021/viral-siswa-smp-di-medan-dilarang-ujian-karena-tunggak-uang-bayaran-ternyata-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/12/608/2813021/viral-siswa-smp-di-medan-dilarang-ujian-karena-tunggak-uang-bayaran-ternyata-ini-faktanya"/><item><title>Viral Siswa SMP di Medan Dilarang Ujian karena Tunggak Uang Bayaran, Ternyata Ini Faktanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/12/608/2813021/viral-siswa-smp-di-medan-dilarang-ujian-karena-tunggak-uang-bayaran-ternyata-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/12/608/2813021/viral-siswa-smp-di-medan-dilarang-ujian-karena-tunggak-uang-bayaran-ternyata-ini-faktanya</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Ridwan Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/608/2813021/viral-siswa-smp-di-medan-dilarang-ujian-karena-tunggak-uang-bayaran-ternyata-ini-faktanya-2dwzNwv8Nd.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/608/2813021/viral-siswa-smp-di-medan-dilarang-ujian-karena-tunggak-uang-bayaran-ternyata-ini-faktanya-2dwzNwv8Nd.jpg</image><title></title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Video seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang dilarang ikut ujian lantaran menunggak pembayaran uang sekolah menjadi viral di media sosial. Terkait video tersebut, pihak sekolah akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.

BACA JUGA:


Takut Gagal dalam Ujian Sekolah? Stop Lakukan 3 Hal Berikut Supaya Tidak Menyesal!&amp;nbsp;
Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Riang Sihite, narasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar. Menurut Riang, siswa bernama Fajar itu dilarang ikut ujian bukan karena menunggak uang pembayaran melainkan karena absensi kehadirannya minim sejak kelas 7 hingga kelas 9, membuat dia enggan mengikuti ujian akhir.
&amp;ldquo;Fakta yang sebenarnya dari kelas 7 hingga kelas 9 anak ini lebih banyak absen daripada kehadiran.. Terakhir di kelas 9 kita sudah wanti-wanti sebab penentuan kelulusan itu tidaklah hanya karena nilai, tetapi juga dari akhlak, yaitu kehadiran,&amp;rdquo; kata Riang.

BACA JUGA:
Viral Pengusaha Berangkatkan Umrah Warga 2 RT,  Netizen: The Real Sultan!&amp;nbsp;

Riang mengatakan bahwa kondisi Fajar telah banyak dibantu oleh pihak sekolah sejak kelas 7 hingga kelas 9. Namun, jumlah absensi yang sangat minim ini yang diduga menjadi pemicu Fajar enggan mengikuti ujian. Para guru juga dilaporkan sudah mengeluh dengan Fajar yang kerap tidak masuk dalam pembelajaran.Dia menyampaikan bahwa pihak sekolah sudah berulang kali memanggil orang tua Fajar ke sekolah, namun ketika akhirnya mereka datang saat ujian akhir, orang tua Fajar malah mengamuk dan marah-marah.
Pihak sekolah sudah cukup membantu dan tetap mengizinkan Fajar ikut ujian meski masih memiliki tunggakan uang pembayaran sebesar Rp700 ribu.
Orang tua Fajar, Ridwan Siregar telah meminta maag atas kekacauan yang dibuat. Ridwan berjanji akan mengembalikan nama baik sekolah dan kepala sekolah serta menghapus konten TikTok yang dibuat dan disebarkan.
SMP Negeri 4 adalah sekolah swaste dimana seluruh peserta didik diwajibkan membayar uang sekolah secara mandiri. Meski demikian, sejumlah bantuan dan keringanan telah diberikan oleh pihak sekolah kepada siswa.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Video seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang dilarang ikut ujian lantaran menunggak pembayaran uang sekolah menjadi viral di media sosial. Terkait video tersebut, pihak sekolah akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.

BACA JUGA:


Takut Gagal dalam Ujian Sekolah? Stop Lakukan 3 Hal Berikut Supaya Tidak Menyesal!&amp;nbsp;
Kepala Sekolah SMP PGRI 4 Riang Sihite, narasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar. Menurut Riang, siswa bernama Fajar itu dilarang ikut ujian bukan karena menunggak uang pembayaran melainkan karena absensi kehadirannya minim sejak kelas 7 hingga kelas 9, membuat dia enggan mengikuti ujian akhir.
&amp;ldquo;Fakta yang sebenarnya dari kelas 7 hingga kelas 9 anak ini lebih banyak absen daripada kehadiran.. Terakhir di kelas 9 kita sudah wanti-wanti sebab penentuan kelulusan itu tidaklah hanya karena nilai, tetapi juga dari akhlak, yaitu kehadiran,&amp;rdquo; kata Riang.

BACA JUGA:
Viral Pengusaha Berangkatkan Umrah Warga 2 RT,  Netizen: The Real Sultan!&amp;nbsp;

Riang mengatakan bahwa kondisi Fajar telah banyak dibantu oleh pihak sekolah sejak kelas 7 hingga kelas 9. Namun, jumlah absensi yang sangat minim ini yang diduga menjadi pemicu Fajar enggan mengikuti ujian. Para guru juga dilaporkan sudah mengeluh dengan Fajar yang kerap tidak masuk dalam pembelajaran.Dia menyampaikan bahwa pihak sekolah sudah berulang kali memanggil orang tua Fajar ke sekolah, namun ketika akhirnya mereka datang saat ujian akhir, orang tua Fajar malah mengamuk dan marah-marah.
Pihak sekolah sudah cukup membantu dan tetap mengizinkan Fajar ikut ujian meski masih memiliki tunggakan uang pembayaran sebesar Rp700 ribu.
Orang tua Fajar, Ridwan Siregar telah meminta maag atas kekacauan yang dibuat. Ridwan berjanji akan mengembalikan nama baik sekolah dan kepala sekolah serta menghapus konten TikTok yang dibuat dan disebarkan.
SMP Negeri 4 adalah sekolah swaste dimana seluruh peserta didik diwajibkan membayar uang sekolah secara mandiri. Meski demikian, sejumlah bantuan dan keringanan telah diberikan oleh pihak sekolah kepada siswa.</content:encoded></item></channel></rss>
