<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Turki Tolak Ide AS untuk Kirimkan S-400 ke Ukraina   </title><description>Turki menolak gagasan Amerika Serikat (AS) untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/13/18/2813119/5-fakta-turki-tolak-ide-as-untuk-kirimkan-s-400-ke-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/13/18/2813119/5-fakta-turki-tolak-ide-as-untuk-kirimkan-s-400-ke-ukraina"/><item><title>5 Fakta Turki Tolak Ide AS untuk Kirimkan S-400 ke Ukraina   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/13/18/2813119/5-fakta-turki-tolak-ide-as-untuk-kirimkan-s-400-ke-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/13/18/2813119/5-fakta-turki-tolak-ide-as-untuk-kirimkan-s-400-ke-ukraina</guid><pubDate>Sabtu 13 Mei 2023 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Faisal Haris</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/18/2813119/5-fakta-turki-tolak-ide-as-untuk-kirimkan-s-400-ke-ukraina-Ov4WylLdyu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rudal S-400 (foto: armyrecognation.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/18/2813119/5-fakta-turki-tolak-ide-as-untuk-kirimkan-s-400-ke-ukraina-Ov4WylLdyu.jpg</image><title>Rudal S-400 (foto: armyrecognation.com)</title></images><description>
ANKARA &amp;ndash; Turki menolak gagasan Amerika Serikat (AS) untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia. Penolakan proposal gagasan pengiriman senjata pertahanan canggih buatan Moskow itu dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

&quot;AS meminta kami untuk mengirim S-400 ke Ukraina, dan kami mengatakan tidak,&quot; katanya, sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

BACA JUGA:
Sesumbar Bisa Selesaikan Perang Rusia-Ukraina dalam 24 Jam, Trump Akan Temui Putin dan Zelensky

Berikut 5 fakta terkait penolakan Turki untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina:

1. Melanggar Kedaulatan
&amp;nbsp;
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menjelaskan bahwa proposal gagasan pengiriman senjata S-400 ke Ukraina tidak dapat diterima karena AS berusaha melanggar kedaulatan Turki.

&quot;Mereka membuat proposal yang secara langsung berkaitan dengan kedaulatan kami, seperti memberi kami kendali atas ini, memberikannya ke tempat lain. Di manakah kemerdekaan dan kedaulatan kita?&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Polandia Temukan Rudal Jelajah Rusia dalam Hutan di Wilayahnya

2. Timbulkan Konflik
&amp;nbsp;
Pembelian S-400 Rusia oleh Turki telah menjadi titik pertikaian Turki dengan AS - NATO selama bertahun-tahun. AS dan NATO khawatir S-400 ini akan membahayakan keamanan dan interoperabilitas operasi militer NATO. AS dan NATO telah memperingatkan Turki bahwa sistem S-400 tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO dan dapat mengungkap informasi sensitif ke Rusia.

3. Turki Membela Diri
&amp;nbsp;


Pejabat Turki telah berulang kali mengatakan bahwa negara membeli S-400 sebagai masalah keamanan nasional dan tidak ada negara lain yang berhak mengganggu hal ini. Turki menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak menimbulkan ancaman bagi aliansi atau persenjataannya


&amp;nbsp;
4. AS Menghukum Turki
&amp;nbsp;


Akibat penolakan Turki untuk mundur dari kesepakatan tersebut, AS telah mengambil beberapa tindakan hukuman, termasuk menangguhkan Turki dari program jet tempur F-35 dan menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan entitas Turki yang terlibat dalam pembelian S- 400.



5. Turki Tuntut Balik AS
&amp;nbsp;


AS dikabarkan menghukum Turki imbas pembelian senjata S-400 dari Rusia. Turki ditangguhkan dari program jet tempur F-35. Namun, Turki menuntut balik AS dengan meminta uang untuk jet tempur F-35 itu dibayarkan kembali ke Turki karena jetnya tidak pernah dikirimkan setelah sekian lama melakukan kesepakatan.

</description><content:encoded>
ANKARA &amp;ndash; Turki menolak gagasan Amerika Serikat (AS) untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia. Penolakan proposal gagasan pengiriman senjata pertahanan canggih buatan Moskow itu dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

&quot;AS meminta kami untuk mengirim S-400 ke Ukraina, dan kami mengatakan tidak,&quot; katanya, sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

BACA JUGA:
Sesumbar Bisa Selesaikan Perang Rusia-Ukraina dalam 24 Jam, Trump Akan Temui Putin dan Zelensky

Berikut 5 fakta terkait penolakan Turki untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina:

1. Melanggar Kedaulatan
&amp;nbsp;
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menjelaskan bahwa proposal gagasan pengiriman senjata S-400 ke Ukraina tidak dapat diterima karena AS berusaha melanggar kedaulatan Turki.

&quot;Mereka membuat proposal yang secara langsung berkaitan dengan kedaulatan kami, seperti memberi kami kendali atas ini, memberikannya ke tempat lain. Di manakah kemerdekaan dan kedaulatan kita?&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Polandia Temukan Rudal Jelajah Rusia dalam Hutan di Wilayahnya

2. Timbulkan Konflik
&amp;nbsp;
Pembelian S-400 Rusia oleh Turki telah menjadi titik pertikaian Turki dengan AS - NATO selama bertahun-tahun. AS dan NATO khawatir S-400 ini akan membahayakan keamanan dan interoperabilitas operasi militer NATO. AS dan NATO telah memperingatkan Turki bahwa sistem S-400 tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO dan dapat mengungkap informasi sensitif ke Rusia.

3. Turki Membela Diri
&amp;nbsp;


Pejabat Turki telah berulang kali mengatakan bahwa negara membeli S-400 sebagai masalah keamanan nasional dan tidak ada negara lain yang berhak mengganggu hal ini. Turki menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak menimbulkan ancaman bagi aliansi atau persenjataannya


&amp;nbsp;
4. AS Menghukum Turki
&amp;nbsp;


Akibat penolakan Turki untuk mundur dari kesepakatan tersebut, AS telah mengambil beberapa tindakan hukuman, termasuk menangguhkan Turki dari program jet tempur F-35 dan menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan entitas Turki yang terlibat dalam pembelian S- 400.



5. Turki Tuntut Balik AS
&amp;nbsp;


AS dikabarkan menghukum Turki imbas pembelian senjata S-400 dari Rusia. Turki ditangguhkan dari program jet tempur F-35. Namun, Turki menuntut balik AS dengan meminta uang untuk jet tempur F-35 itu dibayarkan kembali ke Turki karena jetnya tidak pernah dikirimkan setelah sekian lama melakukan kesepakatan.

</content:encoded></item></channel></rss>
