<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor MWC NU Sumenep</title><description>Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 187 ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/13/519/2813175/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kantor-mwc-nu-sumenep</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/13/519/2813175/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kantor-mwc-nu-sumenep"/><item><title>Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor MWC NU Sumenep</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/13/519/2813175/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kantor-mwc-nu-sumenep</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/13/519/2813175/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kantor-mwc-nu-sumenep</guid><pubDate>Sabtu 13 Mei 2023 01:49 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/13/519/2813175/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kantor-mwc-nu-sumenep-ob0vhl51hl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/13/519/2813175/polisi-tangkap-pelaku-pembakaran-kantor-mwc-nu-sumenep-ob0vhl51hl.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMi8xLzE2NjExMi81L3g4a3Z2dTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMENEP - Pelaku pembakaran kayu bangunan properti milik MWC Nahdlatul Ulama (NU), Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, berhasil ditangkap, Jumat (13/5/2023).
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan pihaknya dibantu Polda Jatim, berhasil menangkap pelaku.
&quot;Pelaku berinisial S (44) warga Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep,&quot; ujar Edo, Jumat (12/5/2023).
Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti yang digunakan saat pembakaran, di antaranya botol bensin, selang bensin, korek api, dan lainnya.

BACA JUGA:
Begal Umbar Tembakan di Sawah Besar Usai Gagal Lancarkan Aksinya

&quot;Motif pelaku melakukan pembakaran didasari kesalahpahaman antara pelaku dengan penghuni MWC NU, &quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan yang Libatkan Anak Petinggi Polda NTB

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 187 ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara
Untuk diketahui sebelumnya insiden pembakaran terjadi dua kali yakni pada 23 April dan 5 Mei 2023. Setelah pembakaran terjadi pada 5 Mei, pengurus NU langsung melaporkan kejadian ini ke kepolisian.




</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMi8xLzE2NjExMi81L3g4a3Z2dTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUMENEP - Pelaku pembakaran kayu bangunan properti milik MWC Nahdlatul Ulama (NU), Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, berhasil ditangkap, Jumat (13/5/2023).
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan pihaknya dibantu Polda Jatim, berhasil menangkap pelaku.
&quot;Pelaku berinisial S (44) warga Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep,&quot; ujar Edo, Jumat (12/5/2023).
Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti yang digunakan saat pembakaran, di antaranya botol bensin, selang bensin, korek api, dan lainnya.

BACA JUGA:
Begal Umbar Tembakan di Sawah Besar Usai Gagal Lancarkan Aksinya

&quot;Motif pelaku melakukan pembakaran didasari kesalahpahaman antara pelaku dengan penghuni MWC NU, &quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan yang Libatkan Anak Petinggi Polda NTB

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 187 ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara
Untuk diketahui sebelumnya insiden pembakaran terjadi dua kali yakni pada 23 April dan 5 Mei 2023. Setelah pembakaran terjadi pada 5 Mei, pengurus NU langsung melaporkan kejadian ini ke kepolisian.




</content:encoded></item></channel></rss>
