<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel dan Jihad Islam Sepakati Gencatan Senjata di Gaza</title><description>Konflik terbaru ini merupakan yang terburuk sejak perang 10 hari di Gaza pada 2021.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/14/18/2813579/israel-dan-jihad-islam-sepakati-gencatan-senjata-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/14/18/2813579/israel-dan-jihad-islam-sepakati-gencatan-senjata-di-gaza"/><item><title>Israel dan Jihad Islam Sepakati Gencatan Senjata di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/14/18/2813579/israel-dan-jihad-islam-sepakati-gencatan-senjata-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/14/18/2813579/israel-dan-jihad-islam-sepakati-gencatan-senjata-di-gaza</guid><pubDate>Minggu 14 Mei 2023 08:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/14/18/2813579/israel-dan-jihad-islam-sepakati-gencatan-senjata-di-gaza-pr4AskmcDf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangunan yang rusak akibat serangan Israel di Gaza. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/14/18/2813579/israel-dan-jihad-islam-sepakati-gencatan-senjata-di-gaza-pr4AskmcDf.jpg</image><title>Bangunan yang rusak akibat serangan Israel di Gaza. (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Israel dan kelompok militan Jihad Islam menyepakati gencatan senjata yang resmi mulai berlaku pada Sabtu, (13/5/2023). Perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Mesir itu diharapkan mengakhiri episode terburuk dari serangan lintas perbatasan sejak 2021.

BACA JUGA:
Targetkan Jihad Islam, Serangan Israel Tewaskan 25 Orang di Gaza

Saat pertempuran mereda, jalan-jalan di Gaza yang sebagian besar sepi dipenuhi oleh warga Palestina. Beberapa orang bersorak dan membunyikan klakson mobil sementara yang lain menuju ke rumah orang yang terbunuh dalam pertempuran untuk menyampaikan belasungkawa.
&quot;Sehubungan dengan kesepakatan pihak Palestina dan Israel, Mesir mengumumkan gencatan senjata antara pihak Palestina dan Israel telah tercapai,&quot; bunyi teks kesepakatan yang dilihat oleh Reuters.

BACA JUGA:
Fakta-Fakta Jihad Islam, Kelompok Militan Palestina yang Dibombardir Israel di Gaza

&quot;Kedua belah pihak akan mematuhi gencatan senjata yang mencakup diakhirinya penargetan warga sipil, penghancuran rumah, diakhirinya penargetan individu segera setelah gencatan senjata berlaku,&amp;rdquo; demikian isi teks kesepakatan tersebut.
Penasihat keamanan nasional Israel berterima kasih kepada Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi atas upaya Kairo, demikian pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
&quot;Tenang akan dibalas dengan tenang dan jika Israel akan diserang atau diancam, Israel akan terus melakukan apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan diri,&quot; kata pernyataan itu.
Jihad Islam juga mengukuhkan kesepakatan tersebut. &quot;Kami menyatakan penerimaan kami atas pengumuman Mesir dan kami akan mematuhinya selama pendudukan (Israel) mematuhinya,&quot; kata Juru Bicara Jihad Islam Dawoud Shehab.
Bahkan saat gencatan senjata diselesaikan, kedua belah pihak terus menembak, dengan sirene serangan udara terdengar hingga pinggiran Tel Aviv dan militer Israel mengumumkan telah menghantam target Jihad Islam sebagai tanggapan atas tembakan roket.
Meskipun senang dengan berita gencatan senjata, beberapa warga Gaza, yang lelah dengan gejolak yang berulang-ulang, khawatir akan terjadi pertempuran lagi dalam waktu dekat.
&quot;Kami ingin gencatan senjata berdasarkan prinsip, tidak seperti dulu ketika setelah tenang (gencatan senjata) orang meninggal,&quot; kata warga Munir Marouf, 43 tahun.
Israel meluncurkan putaran serangan udara terakhir pada Selasa, (9/5/2023) dini hari, mengumumkan bahwa mereka menargetkan komandan Jihad Islam yang telah merencanakan serangan di Israel.Sebagai tanggapan, kelompok yang didukung Iran itu menembakkan lebih dari 1.000 roket, mengirim penduduk Israel melarikan diri ke tempat perlindungan bom.
Selama lima hari kampanye, Israel membunuh enam komandan senior Jihad Islam dan menghancurkan sejumlah instalasi militer.
Setidaknya 10 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, juga tewas di Gaza selama pertempuran, dan dua orang - seorang wanita Israel dan seorang buruh Palestina - tewas oleh tembakan roket Palestina di Israel.</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Israel dan kelompok militan Jihad Islam menyepakati gencatan senjata yang resmi mulai berlaku pada Sabtu, (13/5/2023). Perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Mesir itu diharapkan mengakhiri episode terburuk dari serangan lintas perbatasan sejak 2021.

BACA JUGA:
Targetkan Jihad Islam, Serangan Israel Tewaskan 25 Orang di Gaza

Saat pertempuran mereda, jalan-jalan di Gaza yang sebagian besar sepi dipenuhi oleh warga Palestina. Beberapa orang bersorak dan membunyikan klakson mobil sementara yang lain menuju ke rumah orang yang terbunuh dalam pertempuran untuk menyampaikan belasungkawa.
&quot;Sehubungan dengan kesepakatan pihak Palestina dan Israel, Mesir mengumumkan gencatan senjata antara pihak Palestina dan Israel telah tercapai,&quot; bunyi teks kesepakatan yang dilihat oleh Reuters.

BACA JUGA:
Fakta-Fakta Jihad Islam, Kelompok Militan Palestina yang Dibombardir Israel di Gaza

&quot;Kedua belah pihak akan mematuhi gencatan senjata yang mencakup diakhirinya penargetan warga sipil, penghancuran rumah, diakhirinya penargetan individu segera setelah gencatan senjata berlaku,&amp;rdquo; demikian isi teks kesepakatan tersebut.
Penasihat keamanan nasional Israel berterima kasih kepada Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi atas upaya Kairo, demikian pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
&quot;Tenang akan dibalas dengan tenang dan jika Israel akan diserang atau diancam, Israel akan terus melakukan apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan diri,&quot; kata pernyataan itu.
Jihad Islam juga mengukuhkan kesepakatan tersebut. &quot;Kami menyatakan penerimaan kami atas pengumuman Mesir dan kami akan mematuhinya selama pendudukan (Israel) mematuhinya,&quot; kata Juru Bicara Jihad Islam Dawoud Shehab.
Bahkan saat gencatan senjata diselesaikan, kedua belah pihak terus menembak, dengan sirene serangan udara terdengar hingga pinggiran Tel Aviv dan militer Israel mengumumkan telah menghantam target Jihad Islam sebagai tanggapan atas tembakan roket.
Meskipun senang dengan berita gencatan senjata, beberapa warga Gaza, yang lelah dengan gejolak yang berulang-ulang, khawatir akan terjadi pertempuran lagi dalam waktu dekat.
&quot;Kami ingin gencatan senjata berdasarkan prinsip, tidak seperti dulu ketika setelah tenang (gencatan senjata) orang meninggal,&quot; kata warga Munir Marouf, 43 tahun.
Israel meluncurkan putaran serangan udara terakhir pada Selasa, (9/5/2023) dini hari, mengumumkan bahwa mereka menargetkan komandan Jihad Islam yang telah merencanakan serangan di Israel.Sebagai tanggapan, kelompok yang didukung Iran itu menembakkan lebih dari 1.000 roket, mengirim penduduk Israel melarikan diri ke tempat perlindungan bom.
Selama lima hari kampanye, Israel membunuh enam komandan senior Jihad Islam dan menghancurkan sejumlah instalasi militer.
Setidaknya 10 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, juga tewas di Gaza selama pertempuran, dan dua orang - seorang wanita Israel dan seorang buruh Palestina - tewas oleh tembakan roket Palestina di Israel.</content:encoded></item></channel></rss>
