<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSMTI Beri Piagam Apresiasi untuk Presiden Jokowi di Istana</title><description>Untuk itu, PSMTI memberikan piagam apresiasi untuk Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814356/psmti-beri-piagam-apresiasi-untuk-presiden-jokowi-di-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814356/psmti-beri-piagam-apresiasi-untuk-presiden-jokowi-di-istana"/><item><title>PSMTI Beri Piagam Apresiasi untuk Presiden Jokowi di Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814356/psmti-beri-piagam-apresiasi-untuk-presiden-jokowi-di-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814356/psmti-beri-piagam-apresiasi-untuk-presiden-jokowi-di-istana</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/337/2814356/psmti-beri-piagam-apresiasi-untuk-presiden-jokowi-di-istana-RqfzUStgEm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hary Tanoesoedibjo. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/337/2814356/psmti-beri-piagam-apresiasi-untuk-presiden-jokowi-di-istana-RqfzUStgEm.jpg</image><title>Hary Tanoesoedibjo. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNy8zNC8xNTMzNTYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas apa yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode kepemimpinannya. Untuk itu, PSMTI memberikan piagam apresiasi untuk Jokowi.

Hal itu diungkapkan Ketum PSMTI Wilianto Tanta usai audiensi dengan Presiden Jokowi di Istana, Senin (15/5/2023). Dewan Kehormatan Senior sekaligus Chairman MNC Group Harry Tanoesoedibjo ikut hadir dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:
Didampingi Hary Tanoesoedibjo, Jokowi Apresiasi Kehadiran PSMTI di Istana&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;

Wilianto Tanta mengungkapkan bahwa PSMTI menaungi setidaknya 100 marga Tionghoa di Indonesia dengan perkiraan jumlah suku Tionghoa Indonesia mencapai 20 juta jiwa. Kegiatan PSMTI selama ini adalah sosial, budaya, kemasyarakatan serta pendidikan.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi kehadiran rombongan PSMTI. &quot;Biasanya, audiensi itu 3-4 orang, ini 80 orang, rame-rame namanya,&quot; ujar Jokowi berkelakar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PSMTI Apresiasi Kebijakan Ekonomi Presiden Jokowi sebagai Ketua KTT ASEAN 2023

Presiden Jokowi dalam pengarahannya menyampaikan rasa kagumnya terhadap PSMTI. &quot;Selama ini saya sudah mendengar, terutama saat pandemi, saya tahu dan mendengar, Bapak Ibu mengumpulkan dan membagikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Negara kita perlu kegiatan sosial semacam ini, penyetaraan dan pembauran,&quot; kata Joko Widodo.Presiden Jokowi kemudian berpesan untuk PSMTI agar dapat mencari pemimpin yang kuat dan mampu untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan pemerintah selama ini. &quot;Kita punya kebiasaan mengulang. Saat ini sudah sampai SMA, saat ganti pemimpin kembali ke TK, jadi kapan sampainya,&quot; ucap Jokowi.



Acara ini diakhir dengan penyerahan piagam apresiasi dari PSMTI kepada Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan ini nampak terlihat chairwoman MNC group Liliana Tanoesoedibjo dan Ustaz Yusuf Mansur.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNy8zNC8xNTMzNTYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas apa yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode kepemimpinannya. Untuk itu, PSMTI memberikan piagam apresiasi untuk Jokowi.

Hal itu diungkapkan Ketum PSMTI Wilianto Tanta usai audiensi dengan Presiden Jokowi di Istana, Senin (15/5/2023). Dewan Kehormatan Senior sekaligus Chairman MNC Group Harry Tanoesoedibjo ikut hadir dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:
Didampingi Hary Tanoesoedibjo, Jokowi Apresiasi Kehadiran PSMTI di Istana&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;

Wilianto Tanta mengungkapkan bahwa PSMTI menaungi setidaknya 100 marga Tionghoa di Indonesia dengan perkiraan jumlah suku Tionghoa Indonesia mencapai 20 juta jiwa. Kegiatan PSMTI selama ini adalah sosial, budaya, kemasyarakatan serta pendidikan.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi kehadiran rombongan PSMTI. &quot;Biasanya, audiensi itu 3-4 orang, ini 80 orang, rame-rame namanya,&quot; ujar Jokowi berkelakar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PSMTI Apresiasi Kebijakan Ekonomi Presiden Jokowi sebagai Ketua KTT ASEAN 2023

Presiden Jokowi dalam pengarahannya menyampaikan rasa kagumnya terhadap PSMTI. &quot;Selama ini saya sudah mendengar, terutama saat pandemi, saya tahu dan mendengar, Bapak Ibu mengumpulkan dan membagikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Negara kita perlu kegiatan sosial semacam ini, penyetaraan dan pembauran,&quot; kata Joko Widodo.Presiden Jokowi kemudian berpesan untuk PSMTI agar dapat mencari pemimpin yang kuat dan mampu untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan pemerintah selama ini. &quot;Kita punya kebiasaan mengulang. Saat ini sudah sampai SMA, saat ganti pemimpin kembali ke TK, jadi kapan sampainya,&quot; ucap Jokowi.



Acara ini diakhir dengan penyerahan piagam apresiasi dari PSMTI kepada Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan ini nampak terlihat chairwoman MNC group Liliana Tanoesoedibjo dan Ustaz Yusuf Mansur.</content:encoded></item></channel></rss>
