<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ustadz Yusuf Mansur Dampingi Hary Tanoe Bertemu Jokowi: Wujud Toleransi</title><description>&amp;nbsp;
Yusuf Mansur mengungkapkan, dirinya hadir sebagai kader Partai Perindo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814395/ustadz-yusuf-mansur-dampingi-hary-tanoe-bertemu-jokowi-wujud-toleransi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814395/ustadz-yusuf-mansur-dampingi-hary-tanoe-bertemu-jokowi-wujud-toleransi"/><item><title>Ustadz Yusuf Mansur Dampingi Hary Tanoe Bertemu Jokowi: Wujud Toleransi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814395/ustadz-yusuf-mansur-dampingi-hary-tanoe-bertemu-jokowi-wujud-toleransi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814395/ustadz-yusuf-mansur-dampingi-hary-tanoe-bertemu-jokowi-wujud-toleransi</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 17:54 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/337/2814395/ustadz-yusuf-mansur-dampingi-hary-tanoe-bertemu-jokowi-wujud-toleransi-5SdCn0Ej0x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustadz Yusuf Mansur (Foto: M Farhan) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/337/2814395/ustadz-yusuf-mansur-dampingi-hary-tanoe-bertemu-jokowi-wujud-toleransi-5SdCn0Ej0x.jpg</image><title>Ustadz Yusuf Mansur (Foto: M Farhan) </title></images><description>JAKARTA - Ustadz Yusuf Mansur turut hadir mendampingi Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/5/2023).

Yusuf Mansur yang merupakan bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Perindo tersebut mengikuti pertemuan antara Presiden Jokowi, Hary Tanoesoedibjo dengan para pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Hary Tanoe Mohon Doa Restu Agar Perjuangan Perindo Terwujud


Yusuf Mansur mengungkapkan, dirinya hadir sebagai kader Partai Perindo. Kehadirannya sebagai perwujudan pesan toleransi dan keberagaman yang ada dalam nilai-nilai persatuan dan kesatuan Indonesia.

&quot;Saya hadir membersamai Pak HT yang juga hadir dalam audiensi PSMTI ini. Mereka (PSMTI) sudah hadir lebih dari 25 tahun, jadi ini pertemuan yang penting sekali,&quot; ujar Yusuf Mansur selepas pertemuan.

Yusuf menjelaskan, PSMTI nantinya akan berulang tahun pada 28 September mendatang. Untuk itu, dirinya turut hadir bersama HT dan PSMTI untuk mengundang kehadiran Presiden Jokowi saat peringatan hari lahir PSMTI nanti.

&quot;Mudah-mudahan Pak Jokowi bisa datang,&quot; harapnya.

BACA JUGA:
Didampingi Hary Tanoesoedibjo, Jokowi Apresiasi Kehadiran PSMTI di Istana&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain Yusuf Mansur, tampak pula Ketua Umum DPP Kartini Perindo Liliana Tanoesoedibjo, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua Dewan Pertimbangan Mahyudin dan Ketua Pemenangan Jawa Bali Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto.

Sebelumnya, Presiden RI menerima 80 pengurus dan Dewan PSMTI baik Tingkat Pusat maupun Provinsi. Dalam kesempatan ini PSMTI ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas apa yang telah dilakukan Presiden Jokowi selama 2 periode kepemimpinannya.



&quot;Esensi dari pertemuan tadi adalah silaturahmi karena baru pertama kali selama 25 tahun,&quot; ujar HT.



HT menjelaskan, PMSTI adalah paguyuban atau perkumpulan semua warga Tionghoa di Indonesia dengan berbagai macam marga.



&quot;Dan kalau saya lihat dari data statistik, ada 7 juta lebih warga Tionghoa di Indonesia dan juga tentunya mayoritas dari mereka adalah pengusaha. Jadi kalau kita melihat berapa besar yang ada di bawah PSMTI, langsung atau tidak langsung, sangat besar,&quot; ujar HT.</description><content:encoded>JAKARTA - Ustadz Yusuf Mansur turut hadir mendampingi Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/5/2023).

Yusuf Mansur yang merupakan bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Perindo tersebut mengikuti pertemuan antara Presiden Jokowi, Hary Tanoesoedibjo dengan para pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Hary Tanoe Mohon Doa Restu Agar Perjuangan Perindo Terwujud


Yusuf Mansur mengungkapkan, dirinya hadir sebagai kader Partai Perindo. Kehadirannya sebagai perwujudan pesan toleransi dan keberagaman yang ada dalam nilai-nilai persatuan dan kesatuan Indonesia.

&quot;Saya hadir membersamai Pak HT yang juga hadir dalam audiensi PSMTI ini. Mereka (PSMTI) sudah hadir lebih dari 25 tahun, jadi ini pertemuan yang penting sekali,&quot; ujar Yusuf Mansur selepas pertemuan.

Yusuf menjelaskan, PSMTI nantinya akan berulang tahun pada 28 September mendatang. Untuk itu, dirinya turut hadir bersama HT dan PSMTI untuk mengundang kehadiran Presiden Jokowi saat peringatan hari lahir PSMTI nanti.

&quot;Mudah-mudahan Pak Jokowi bisa datang,&quot; harapnya.

BACA JUGA:
Didampingi Hary Tanoesoedibjo, Jokowi Apresiasi Kehadiran PSMTI di Istana&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;


Selain Yusuf Mansur, tampak pula Ketua Umum DPP Kartini Perindo Liliana Tanoesoedibjo, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua Dewan Pertimbangan Mahyudin dan Ketua Pemenangan Jawa Bali Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto.

Sebelumnya, Presiden RI menerima 80 pengurus dan Dewan PSMTI baik Tingkat Pusat maupun Provinsi. Dalam kesempatan ini PSMTI ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas apa yang telah dilakukan Presiden Jokowi selama 2 periode kepemimpinannya.



&quot;Esensi dari pertemuan tadi adalah silaturahmi karena baru pertama kali selama 25 tahun,&quot; ujar HT.



HT menjelaskan, PMSTI adalah paguyuban atau perkumpulan semua warga Tionghoa di Indonesia dengan berbagai macam marga.



&quot;Dan kalau saya lihat dari data statistik, ada 7 juta lebih warga Tionghoa di Indonesia dan juga tentunya mayoritas dari mereka adalah pengusaha. Jadi kalau kita melihat berapa besar yang ada di bawah PSMTI, langsung atau tidak langsung, sangat besar,&quot; ujar HT.</content:encoded></item></channel></rss>
