<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menggantang Asa ke Para Caleg</title><description>TAHAPAN Pemilu sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814482/menggantang-asa-ke-para-caleg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814482/menggantang-asa-ke-para-caleg"/><item><title>Menggantang Asa ke Para Caleg</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814482/menggantang-asa-ke-para-caleg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/15/337/2814482/menggantang-asa-ke-para-caleg</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>M Budi Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/337/2814482/menggantang-asa-ke-para-caleg-ewzEHcEUFm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemred Okezone, M Budi Santosa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/337/2814482/menggantang-asa-ke-para-caleg-ewzEHcEUFm.jpg</image><title>Pemred Okezone, M Budi Santosa</title></images><description>JAKARTA - TAHAPAN Pemilu sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg). Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pendaftaran dari 1-14 Mei 2023. Pendaftaran ini serentak dilaksanakan untuk Bacaleg DPRD, DPR RI, dan juga DPD. Tentunya ribuan Bacaleg dari partai-partai yang lolos untuk mengikuti Pemilu 2024 dikirimkan ke lembaga penyelenggara pemilu untuk dilakukan verifikasi keabsahan syarat-syaratnya.

Khasanah ilmu politik selalu menempatkan Partai Politik (Parpol) adalah salah satu alat untuk melakukan rekrutmen calon pemimpin negara. Bahkan Parpol adalah sarana yang legal formal untuk memperoleh kekuasaan.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Partai Perindo Balikpapan Optimis Dapatkan Hasil Lebih Baik

Lembaga ini menjadi sarana untuk menempatkan pemimpin-pemimpin negara baik di parlemen maupun di kabinet. Bahkan dalam prakteknya, kader partai juga seringkali mengisi posisi strategis di lembaga-lembaga negara lainnya.

Tidak heran jika publik sangat berharap Parpol mampu melakukan rekrutmen politik dengan memilih kader-kader terbaik untuk mengisi pos-pos penting di pusaran kekuasaan tersebut. Tidak hanya jago dari skill politik, yang terpenting kader-kader itu juga memiliki fatsoen politik. Mereka tidak hanya jago beretorika untuk mendapatkan kuasa, namun juga harus memiliki etika dan etos untuk mempertanggungjawabkan segala janjinya dihadapan rakyat pemilihnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemilu 2024, Hary Tanoe Mohon Doa Restu Agar Perjuangan Perindo Terwujud

Selama empat belas hari, dari tanggal 1 hingga 14 Mei 2023, publik disuguhi aneka aktivitas partai untuk mengirimkan Bacalegnya ke KPUD maupun KPU pusat. Berbagai latar belakang Bacaleg terungkap. Ada mantan jenderal, ada politisi tulen, ada artis, ada ulama, bahkan sengaja pula ada Bacaleg yang merepresentasikan &quot;wong cilik&quot;. Proporsi gender pun diatur sedemikian rupa agar keterwakilan 30 persen unsur perempuan terpenuhi.

Lantas apa harapan rakyat atas Bacaleg tersebut? Sederhana. Apa itu? Jangan lupa kacang pada kulitnya. Artinya rakyat berharap pada Bacaleg yang kelak lolos verifikasi KPUD/KPU Pusat dan bertarung dalam kontestasi Pemilihan Legislatif tidak melupakan mereka. Apalagi jika sudah melenggang masuk parlemen, jangan kemudian atas nama rakyat, mereka justru membuat berbagai aturan yang mempersulit rakyat. Keberpihakan pada konstituen dan janji-janji manis selama kampanye harus bisa diwujudkan demi cita-cita seluruh anak bangsa ini mendapatkan penghidupan yang sejahtera, adil, dan makmur.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE2NC81L3g4a3h0Znk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Peran strategis Caleg setelah masuk ke parlemen sungguh luar biasa. Mereka adalah pembuat berbagai aturan (UU), sekaligus memiliki hak budget untuk mengesahkan APBD/APBN, dan juga mengontrol segala kebijakan pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Kewenangan yang begitu besar tersebut, jika tidak diemban dengan penuh amanah, maka bisa jadi simalakama dan akhirnya justru menjadi jeratan baru buat mereka karena kemudian fatsoen politik menjadi hilang. Mereka akan tercerabut dengan akarnya.



Kini, dunia makin mengecil. internet dengan media sosialnya sepertinya menjadi salah satu alat kontrol terhadap perilaku wakil rakyat tersebut. Tentu saja media-media maintream seperti halnya media online memberikan peran yang jauh lebih baik dalam kontrol sosial ini. Para wakil rakyat ini akan selalu diawasi oleh konstituen selama 24 jam dalam 7 hari lewat media-media tersebut. Oleh karena itu, wajar jika dalam berbagai kesempatan, mereka diingatkan agar selalu berpihak kepada kepentingan rakyat dan kepentingan bangsa.



Rakyat benar-benar berharap Pemilu 2024 nanti akan terpilih para wakil rakyat yang kompeten baik secara skill politik maupun juga bagus secara etik dan etos kerja. Tidak ada lagi wakil rakyat yang bolos, tidak ada lagi wakil rakyat yang tidur saat rapat, dan tidak ada lagi wakil rakyat yang justru memanfaatkan posisinya untuk memperkaya diri sendiri atau koleganya. Jika wakil rakyat baik, maka sudah pasti harapan agar di negara ini dipenuhi pemimpin-pemimpin yang baik akan makin terbuka lebar. Marwah kenegaraan dan kebangsaan harus menjadi tujuan. Rakyat negeri ini makin rindu pemimpin-pemimpin bangsa yang memang tulen memikirkan nasib rakyatnya. Rakyat negeri ini juga makin rindu agar bangsa Indonesia tercinta ini disegani negara lain karena rakyatnya sejahtera.



Kini, rakyat makin cerdas dan makin melek politik. Mereka juga akan melihat mana wakil rakyat yang hanya berkutat pada retorika dan mana wakil rakyat yang memang bekerja sesuai realita. Bisa jadi sangsi sosial akan langsung diberikan saat mereka melupakan janjinya. Next Pemilu tidak akan dipilih. Akhirnya, selamat bersiap menuju kontestasi 2024, kami menggantang asa agar bangsa ini makin sejahtera dan makin beradab lewat wakil rakyat tercinta.

</description><content:encoded>JAKARTA - TAHAPAN Pemilu sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg). Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pendaftaran dari 1-14 Mei 2023. Pendaftaran ini serentak dilaksanakan untuk Bacaleg DPRD, DPR RI, dan juga DPD. Tentunya ribuan Bacaleg dari partai-partai yang lolos untuk mengikuti Pemilu 2024 dikirimkan ke lembaga penyelenggara pemilu untuk dilakukan verifikasi keabsahan syarat-syaratnya.

Khasanah ilmu politik selalu menempatkan Partai Politik (Parpol) adalah salah satu alat untuk melakukan rekrutmen calon pemimpin negara. Bahkan Parpol adalah sarana yang legal formal untuk memperoleh kekuasaan.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Partai Perindo Balikpapan Optimis Dapatkan Hasil Lebih Baik

Lembaga ini menjadi sarana untuk menempatkan pemimpin-pemimpin negara baik di parlemen maupun di kabinet. Bahkan dalam prakteknya, kader partai juga seringkali mengisi posisi strategis di lembaga-lembaga negara lainnya.

Tidak heran jika publik sangat berharap Parpol mampu melakukan rekrutmen politik dengan memilih kader-kader terbaik untuk mengisi pos-pos penting di pusaran kekuasaan tersebut. Tidak hanya jago dari skill politik, yang terpenting kader-kader itu juga memiliki fatsoen politik. Mereka tidak hanya jago beretorika untuk mendapatkan kuasa, namun juga harus memiliki etika dan etos untuk mempertanggungjawabkan segala janjinya dihadapan rakyat pemilihnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pemilu 2024, Hary Tanoe Mohon Doa Restu Agar Perjuangan Perindo Terwujud

Selama empat belas hari, dari tanggal 1 hingga 14 Mei 2023, publik disuguhi aneka aktivitas partai untuk mengirimkan Bacalegnya ke KPUD maupun KPU pusat. Berbagai latar belakang Bacaleg terungkap. Ada mantan jenderal, ada politisi tulen, ada artis, ada ulama, bahkan sengaja pula ada Bacaleg yang merepresentasikan &quot;wong cilik&quot;. Proporsi gender pun diatur sedemikian rupa agar keterwakilan 30 persen unsur perempuan terpenuhi.

Lantas apa harapan rakyat atas Bacaleg tersebut? Sederhana. Apa itu? Jangan lupa kacang pada kulitnya. Artinya rakyat berharap pada Bacaleg yang kelak lolos verifikasi KPUD/KPU Pusat dan bertarung dalam kontestasi Pemilihan Legislatif tidak melupakan mereka. Apalagi jika sudah melenggang masuk parlemen, jangan kemudian atas nama rakyat, mereka justru membuat berbagai aturan yang mempersulit rakyat. Keberpihakan pada konstituen dan janji-janji manis selama kampanye harus bisa diwujudkan demi cita-cita seluruh anak bangsa ini mendapatkan penghidupan yang sejahtera, adil, dan makmur.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE2NC81L3g4a3h0Znk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Peran strategis Caleg setelah masuk ke parlemen sungguh luar biasa. Mereka adalah pembuat berbagai aturan (UU), sekaligus memiliki hak budget untuk mengesahkan APBD/APBN, dan juga mengontrol segala kebijakan pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Kewenangan yang begitu besar tersebut, jika tidak diemban dengan penuh amanah, maka bisa jadi simalakama dan akhirnya justru menjadi jeratan baru buat mereka karena kemudian fatsoen politik menjadi hilang. Mereka akan tercerabut dengan akarnya.



Kini, dunia makin mengecil. internet dengan media sosialnya sepertinya menjadi salah satu alat kontrol terhadap perilaku wakil rakyat tersebut. Tentu saja media-media maintream seperti halnya media online memberikan peran yang jauh lebih baik dalam kontrol sosial ini. Para wakil rakyat ini akan selalu diawasi oleh konstituen selama 24 jam dalam 7 hari lewat media-media tersebut. Oleh karena itu, wajar jika dalam berbagai kesempatan, mereka diingatkan agar selalu berpihak kepada kepentingan rakyat dan kepentingan bangsa.



Rakyat benar-benar berharap Pemilu 2024 nanti akan terpilih para wakil rakyat yang kompeten baik secara skill politik maupun juga bagus secara etik dan etos kerja. Tidak ada lagi wakil rakyat yang bolos, tidak ada lagi wakil rakyat yang tidur saat rapat, dan tidak ada lagi wakil rakyat yang justru memanfaatkan posisinya untuk memperkaya diri sendiri atau koleganya. Jika wakil rakyat baik, maka sudah pasti harapan agar di negara ini dipenuhi pemimpin-pemimpin yang baik akan makin terbuka lebar. Marwah kenegaraan dan kebangsaan harus menjadi tujuan. Rakyat negeri ini makin rindu pemimpin-pemimpin bangsa yang memang tulen memikirkan nasib rakyatnya. Rakyat negeri ini juga makin rindu agar bangsa Indonesia tercinta ini disegani negara lain karena rakyatnya sejahtera.



Kini, rakyat makin cerdas dan makin melek politik. Mereka juga akan melihat mana wakil rakyat yang hanya berkutat pada retorika dan mana wakil rakyat yang memang bekerja sesuai realita. Bisa jadi sangsi sosial akan langsung diberikan saat mereka melupakan janjinya. Next Pemilu tidak akan dipilih. Akhirnya, selamat bersiap menuju kontestasi 2024, kami menggantang asa agar bangsa ini makin sejahtera dan makin beradab lewat wakil rakyat tercinta.

</content:encoded></item></channel></rss>
