<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dedi Mulyadi Terdaftar Nyaleg di Dua Partai, Respons Golkar Tak Terduga</title><description>Oleh karena itu, dia mempersilahkan kepada Dedi bila ingin nyaleg dari partai lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814774/dedi-mulyadi-terdaftar-nyaleg-di-dua-partai-respons-golkar-tak-terduga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814774/dedi-mulyadi-terdaftar-nyaleg-di-dua-partai-respons-golkar-tak-terduga"/><item><title>Dedi Mulyadi Terdaftar Nyaleg di Dua Partai, Respons Golkar Tak Terduga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814774/dedi-mulyadi-terdaftar-nyaleg-di-dua-partai-respons-golkar-tak-terduga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814774/dedi-mulyadi-terdaftar-nyaleg-di-dua-partai-respons-golkar-tak-terduga</guid><pubDate>Selasa 16 Mei 2023 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/16/337/2814774/dedi-mulyadi-terdaftar-nyaleg-di-dua-partai-respons-golkar-tak-terduga-rXRkzZMo9z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/16/337/2814774/dedi-mulyadi-terdaftar-nyaleg-di-dua-partai-respons-golkar-tak-terduga-rXRkzZMo9z.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA- Partai Golkar mempersilahkan kepada Dedi Mulyadi untuk maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dari partai lain.
Hal ini sekaligus merespon tercatatnya Dedi sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari dua partai yakni Golkar dan Gerindra.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Dedi Mulyadi Didaftarkan Nyaleg dari Partai Golkar dan Gerindra

Ketua DPD Partai Gollkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily mengaku belum melakukan komunikasi dengan Dedi terkait pencalonan di dua partai.  Oleh karena itu, dia mempersilahkan kepada Dedi bila ingin nyaleg dari partai lain.
&quot;Jadi tentu kita kembalikan semua kepada Pak Dedi sendiri, nanti mau majunya apakah dari Partai Golkar atau partai yang lain,&quot; kata Ace saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/5/2023).

BACA JUGA:
KPU Periksa Pengajuan Bacaleg Ganda Dedi Mulyadi

Ace juga mengaku telah mendapat informasi bahwa Dedi didaftarkan bacaleg oleh Partai Golkar dengan Dapil Jawa Barat VII. Ia pun Tak bisa berkomentar banyak terkait mundurnya Dedi dari Partai Golkar.
&quot;Tentu harus dipastikan dulu apakah surat pengunduran dirinya sudah sampai di DPP atau tidak,&quot;ujarnya.
&quot;Saya harus cek terkait dengan hal tersebut karena sebagaimana saya dapat info yang saya dapat dari Pak Doli bahwa beliau (Dedi Mulyadi) masih didaftarkan dari Partai Golkar sebagai calon anggota legislatif,&quot;pungkasnya.Sebagai informasi, Dedi Mulyadi tercatat telah didaftarkan sebagai bacaleg di dua partai yakni Golkar dan Gerindra. Sementara itu, Partai Golkar belum menerima surat pengunduran diri mantan Wali Kota Purwakarta Dedi Mulyadi.





&quot;Kami belum menerimanya langsung (surat pengunduran diri Dedi Mulyadi). Belum ketemu langsung dengan Pak Dedi dan sampai hari ini Pak Dedi masih kami daftarkan sebagai caleg,&quot; kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di kantor KPU, Jakarta, Minggu (14/5/2023) malam.



Doli memastikan, akan memanggil Dedi Mulyadi seusai dikabarkan menjadi bakal caleg dari Partai Gerindra. Sebab sampai saat ini pihaknya mencantumkan nama Dedi Mulyadi dalam daftar caleg.



&quot;Kita nanti akan mengundang Pak Dedi untuk meminta klarifikasi dan sampai saat ini namanya masih kami daftarkan sebagai caleg,&quot; ucap Doli.

</description><content:encoded>JAKARTA- Partai Golkar mempersilahkan kepada Dedi Mulyadi untuk maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dari partai lain.
Hal ini sekaligus merespon tercatatnya Dedi sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari dua partai yakni Golkar dan Gerindra.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Dedi Mulyadi Didaftarkan Nyaleg dari Partai Golkar dan Gerindra

Ketua DPD Partai Gollkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily mengaku belum melakukan komunikasi dengan Dedi terkait pencalonan di dua partai.  Oleh karena itu, dia mempersilahkan kepada Dedi bila ingin nyaleg dari partai lain.
&quot;Jadi tentu kita kembalikan semua kepada Pak Dedi sendiri, nanti mau majunya apakah dari Partai Golkar atau partai yang lain,&quot; kata Ace saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/5/2023).

BACA JUGA:
KPU Periksa Pengajuan Bacaleg Ganda Dedi Mulyadi

Ace juga mengaku telah mendapat informasi bahwa Dedi didaftarkan bacaleg oleh Partai Golkar dengan Dapil Jawa Barat VII. Ia pun Tak bisa berkomentar banyak terkait mundurnya Dedi dari Partai Golkar.
&quot;Tentu harus dipastikan dulu apakah surat pengunduran dirinya sudah sampai di DPP atau tidak,&quot;ujarnya.
&quot;Saya harus cek terkait dengan hal tersebut karena sebagaimana saya dapat info yang saya dapat dari Pak Doli bahwa beliau (Dedi Mulyadi) masih didaftarkan dari Partai Golkar sebagai calon anggota legislatif,&quot;pungkasnya.Sebagai informasi, Dedi Mulyadi tercatat telah didaftarkan sebagai bacaleg di dua partai yakni Golkar dan Gerindra. Sementara itu, Partai Golkar belum menerima surat pengunduran diri mantan Wali Kota Purwakarta Dedi Mulyadi.





&quot;Kami belum menerimanya langsung (surat pengunduran diri Dedi Mulyadi). Belum ketemu langsung dengan Pak Dedi dan sampai hari ini Pak Dedi masih kami daftarkan sebagai caleg,&quot; kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di kantor KPU, Jakarta, Minggu (14/5/2023) malam.



Doli memastikan, akan memanggil Dedi Mulyadi seusai dikabarkan menjadi bakal caleg dari Partai Gerindra. Sebab sampai saat ini pihaknya mencantumkan nama Dedi Mulyadi dalam daftar caleg.



&quot;Kita nanti akan mengundang Pak Dedi untuk meminta klarifikasi dan sampai saat ini namanya masih kami daftarkan sebagai caleg,&quot; ucap Doli.

</content:encoded></item></channel></rss>
