<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Penduduk Usia Muda Indonesia Mengecil, Wapres: Yang Tua Makin Banyak</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengungkapkan krisis pertumbuhan penduduk di Indonesia ke depan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814780/jumlah-penduduk-usia-muda-indonesia-mengecil-wapres-yang-tua-makin-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814780/jumlah-penduduk-usia-muda-indonesia-mengecil-wapres-yang-tua-makin-banyak"/><item><title>Jumlah Penduduk Usia Muda Indonesia Mengecil, Wapres: Yang Tua Makin Banyak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814780/jumlah-penduduk-usia-muda-indonesia-mengecil-wapres-yang-tua-makin-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/16/337/2814780/jumlah-penduduk-usia-muda-indonesia-mengecil-wapres-yang-tua-makin-banyak</guid><pubDate>Selasa 16 Mei 2023 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/16/337/2814780/jumlah-penduduk-usia-muda-indonesia-mengecil-wapres-yang-tua-makin-banyak-JvPO4ImNvr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Binti Mufarida)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/16/337/2814780/jumlah-penduduk-usia-muda-indonesia-mengecil-wapres-yang-tua-makin-banyak-JvPO4ImNvr.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Binti Mufarida)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengungkapkan krisis pertumbuhan penduduk di Indonesia ke depan. Wapres mengatakan angka penduduk usia muda semakin mengecil, sementara angka penduduk tua akan semakin banyak.
&amp;ldquo;Jumlah penduduk usia muda itu mengecil, yang tua-tua makin banyak,&amp;rdquo; kata Wapres usai menghadiri Indonesia Emas 2045 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Diketahui, menurut data Bappenas proporsi penduduk usia 0 hingga 14 tahun dari 24,56% pada tahun 2020 menjadi 19,61% pada tahun 2045. Sementara penduduk usia 65 tahun ke atas naik dari 6,16 persen menjadi 14,61 persen pada tahun 2045.

BACA JUGA:
Maruf Amin Tegaskan Maluku Utara Titik Nol Jalur Rempah Dunia

Oleh karena itu, Wapres mendorong adanya keseimbangan untuk tidak menunda menikah. &amp;ldquo;Saya kira jadi anjurannya itu supaya diadakan keseimbangan, jadi jangan menunda nikahnya gitu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Sebab kalau tidak prediksinya nanti yang banyak yang tua, yang muda yang produktif itu rendah, ini saya kira, mungkin Paak Bappenas bisa menjelaskan saya kira itu saja, jadi perlu diantisipasi,&amp;rdquo; kata Wapres.

BACA JUGA:
Maruf Amin Dukung Syekh Sulaiman Ar-Rasuli Jadi Pahlawan Nasional

Lebih lanjut, Wapres mengatakan agar dilakukan perencanaan agar tidak terjadi krisis pertumbuhan penduduk. &amp;ldquo;Ya saya pikir mengenai masalah rencana keluarga berencana itu harus dilakukan perencanaan yang baru, ya, yang disesuaikan.&amp;rdquo;Harapannya, kata Wapres, pertumbuhan penduduk di Indonesia tidak akan kalah dari Nigeria dan Pakistan. &amp;ldquo;Sehingga tidak lagi kemudian, sebab kalau tadi itu prediksinya kita bisa kalah nanti dari Nigeria dan Pakistan pertumbuhannya nanti.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Jadi satu ketika kita memang pertumbuhannya mesti di (tingkatkan). Tapi pada waktu yg lain perlu ada keseimbangan. Nanti disusun strategi barunya seperti apa,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengungkapkan krisis pertumbuhan penduduk di Indonesia ke depan. Wapres mengatakan angka penduduk usia muda semakin mengecil, sementara angka penduduk tua akan semakin banyak.
&amp;ldquo;Jumlah penduduk usia muda itu mengecil, yang tua-tua makin banyak,&amp;rdquo; kata Wapres usai menghadiri Indonesia Emas 2045 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023).
Diketahui, menurut data Bappenas proporsi penduduk usia 0 hingga 14 tahun dari 24,56% pada tahun 2020 menjadi 19,61% pada tahun 2045. Sementara penduduk usia 65 tahun ke atas naik dari 6,16 persen menjadi 14,61 persen pada tahun 2045.

BACA JUGA:
Maruf Amin Tegaskan Maluku Utara Titik Nol Jalur Rempah Dunia

Oleh karena itu, Wapres mendorong adanya keseimbangan untuk tidak menunda menikah. &amp;ldquo;Saya kira jadi anjurannya itu supaya diadakan keseimbangan, jadi jangan menunda nikahnya gitu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Sebab kalau tidak prediksinya nanti yang banyak yang tua, yang muda yang produktif itu rendah, ini saya kira, mungkin Paak Bappenas bisa menjelaskan saya kira itu saja, jadi perlu diantisipasi,&amp;rdquo; kata Wapres.

BACA JUGA:
Maruf Amin Dukung Syekh Sulaiman Ar-Rasuli Jadi Pahlawan Nasional

Lebih lanjut, Wapres mengatakan agar dilakukan perencanaan agar tidak terjadi krisis pertumbuhan penduduk. &amp;ldquo;Ya saya pikir mengenai masalah rencana keluarga berencana itu harus dilakukan perencanaan yang baru, ya, yang disesuaikan.&amp;rdquo;Harapannya, kata Wapres, pertumbuhan penduduk di Indonesia tidak akan kalah dari Nigeria dan Pakistan. &amp;ldquo;Sehingga tidak lagi kemudian, sebab kalau tadi itu prediksinya kita bisa kalah nanti dari Nigeria dan Pakistan pertumbuhannya nanti.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Jadi satu ketika kita memang pertumbuhannya mesti di (tingkatkan). Tapi pada waktu yg lain perlu ada keseimbangan. Nanti disusun strategi barunya seperti apa,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
