<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras Picu Pergerakan Tanah di KBB, Satu Rumah Ambruk dan Delapan Terancam</title><description>Sembilan rumah warga mengalami kerusakan akibat terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Rancadaham&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/16/525/2814543/hujan-deras-picu-pergerakan-tanah-di-kbb-satu-rumah-ambruk-dan-delapan-terancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/16/525/2814543/hujan-deras-picu-pergerakan-tanah-di-kbb-satu-rumah-ambruk-dan-delapan-terancam"/><item><title>Hujan Deras Picu Pergerakan Tanah di KBB, Satu Rumah Ambruk dan Delapan Terancam</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/16/525/2814543/hujan-deras-picu-pergerakan-tanah-di-kbb-satu-rumah-ambruk-dan-delapan-terancam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/16/525/2814543/hujan-deras-picu-pergerakan-tanah-di-kbb-satu-rumah-ambruk-dan-delapan-terancam</guid><pubDate>Selasa 16 Mei 2023 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/525/2814543/hujan-deras-picu-pergerakan-tanah-di-kbb-satu-rumah-ambruk-dan-delapan-terancam-AUNKkrf6kk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah warga rusak karena tanah bergerak/Foto: BPBD</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/525/2814543/hujan-deras-picu-pergerakan-tanah-di-kbb-satu-rumah-ambruk-dan-delapan-terancam-AUNKkrf6kk.jpg</image><title>Rumah warga rusak karena tanah bergerak/Foto: BPBD</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA4MS81L3g4a3V4NXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG BARAT - Sembilan rumah warga mengalami kerusakan akibat terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Rancadaham, RT 04/05, Desa Cipangeran, Kecamatan dalung, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kejadian pegerakan tanah tersebut mulai diketahui terjadi di wilayah tersebut pada Sabtu (13/5/2023). Diduga pemicunya adalah karena curah hujan dengan intensitas yang tinggi dan kondisi tanah di lokasi yang labil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Audiensi dengan PSMTI, HT: Silaturahmi Pertama Setelah 25 Tahun Berdiri

&quot;Awalnya satu unit rumah milik Unang (72) yang ambruk, lalu mengakibatkan delapan rumah yang ada di sekitarnya juga terancam,&quot; kata Petugas Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, Rudi Wibiksana, Senin (15/5/2023).

Rudi menyebutkan, bencana pergerakan tanah pertama kali diketahui setelah terdengar suara ledakan keras dari samping rumah. Setelah pemilik rumah mengecek ke luar rumah ternyata dinding rumahnya ambruk dan seluruh bagian bangunan retak-retak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Halte TransJakarta Akan Ditutup Selama Reviltalisasi, Penumpang Dialihkan Ke Sini!

Kerusakan juga terlihat di lantai rumah yang mengalami retak-retak serta sebagian keramiknya ada yang pecah. Setelah itu pemilik rumah lalu diminta segera mengungsi karena khawatir rumah bakal ambruk karena sebagian besar dinding bangunan sudah rusak.

&quot;Pemilik rumah yang berjumlah dua jiwa selamat karena langsung ke luar rumah dan mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman,&quot; ucapnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil assessment rumah itu ambruk akibat dampak dari pergerakan tanah yang lokasinya ada di lereng bukit Rancadaham. Warga terdampak yang rumahnya ambruk untuk sementara mengungsi ke tempat aman, sedang penghuni delapan rumah yang terancam diminta waspada.



&quot;Kami sudah melakukan assesment ke lokasi dan mengimbau warga yang terdampak pergerakan tanah agar lebih waspada. Sementara bantuan mendesak yang dibutuhkan adalah logistik dan material bangunan untuk melakukan perbaikan rumah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMS8xLzE2NjA4MS81L3g4a3V4NXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG BARAT - Sembilan rumah warga mengalami kerusakan akibat terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Rancadaham, RT 04/05, Desa Cipangeran, Kecamatan dalung, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kejadian pegerakan tanah tersebut mulai diketahui terjadi di wilayah tersebut pada Sabtu (13/5/2023). Diduga pemicunya adalah karena curah hujan dengan intensitas yang tinggi dan kondisi tanah di lokasi yang labil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Audiensi dengan PSMTI, HT: Silaturahmi Pertama Setelah 25 Tahun Berdiri

&quot;Awalnya satu unit rumah milik Unang (72) yang ambruk, lalu mengakibatkan delapan rumah yang ada di sekitarnya juga terancam,&quot; kata Petugas Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, Rudi Wibiksana, Senin (15/5/2023).

Rudi menyebutkan, bencana pergerakan tanah pertama kali diketahui setelah terdengar suara ledakan keras dari samping rumah. Setelah pemilik rumah mengecek ke luar rumah ternyata dinding rumahnya ambruk dan seluruh bagian bangunan retak-retak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Halte TransJakarta Akan Ditutup Selama Reviltalisasi, Penumpang Dialihkan Ke Sini!

Kerusakan juga terlihat di lantai rumah yang mengalami retak-retak serta sebagian keramiknya ada yang pecah. Setelah itu pemilik rumah lalu diminta segera mengungsi karena khawatir rumah bakal ambruk karena sebagian besar dinding bangunan sudah rusak.

&quot;Pemilik rumah yang berjumlah dua jiwa selamat karena langsung ke luar rumah dan mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman,&quot; ucapnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil assessment rumah itu ambruk akibat dampak dari pergerakan tanah yang lokasinya ada di lereng bukit Rancadaham. Warga terdampak yang rumahnya ambruk untuk sementara mengungsi ke tempat aman, sedang penghuni delapan rumah yang terancam diminta waspada.



&quot;Kami sudah melakukan assesment ke lokasi dan mengimbau warga yang terdampak pergerakan tanah agar lebih waspada. Sementara bantuan mendesak yang dibutuhkan adalah logistik dan material bangunan untuk melakukan perbaikan rumah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
