<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Operasi Pencarian 17 WNI Awak Kapal China Tenggelam Terus Dilakukan</title><description>Operasi SAR masih terus dilakukan untuk mencari para awak kapal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/17/18/2815792/operasi-pencarian-17-wni-awak-kapal-china-tenggelam-terus-dilakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/17/18/2815792/operasi-pencarian-17-wni-awak-kapal-china-tenggelam-terus-dilakukan"/><item><title>Operasi Pencarian 17 WNI Awak Kapal China Tenggelam Terus Dilakukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/17/18/2815792/operasi-pencarian-17-wni-awak-kapal-china-tenggelam-terus-dilakukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/17/18/2815792/operasi-pencarian-17-wni-awak-kapal-china-tenggelam-terus-dilakukan</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/18/2815792/operasi-pencarian-17-wni-awak-kapal-china-tenggelam-terus-dilakukan-JHwRFRNcpr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Judha Nugraha (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/18/2815792/operasi-pencarian-17-wni-awak-kapal-china-tenggelam-terus-dilakukan-JHwRFRNcpr.jpg</image><title>Judha Nugraha (Foto : Antara)</title></images><description>JAKARTA - Bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dengan otoritas Australia terus mencari awak kapal China yang tenggelam di Samudera Hindia, yang 17 orang di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI).

&amp;ldquo;Operasi SAR masih terus dilakukan untuk mencari para awak kapal,&amp;rdquo; kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha dilansir dari Antara, Rabu (17/5/2023).

Berdasarkan informasi Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA), kapal penangkap ikan berbendera China, Lu Peng Yuan Yu 028, itu telah ditemukan dalam keadaan terbalik.


BACA JUGA:
Kapal Penangkap Ikan China Terbalik di Samudera Hindia, 17 WNI Hilang


Proses penemuan kapal menggunakan penjejakan pancaran sinyal emergency positional indicator radio beacon ketika tim AMSA melakukan operasi pencarian di sekitar Samudera Hindia, dengan mengerahkan pesawat dan kapal, termasuk meminta dukungan dari kapal niaga yang sedang berlayar di sekitar lokasi.

Kapal tersebut diawaki oleh 39 orang, yang terdiri dari 17 warga China, 17 WNI, dan lima warga Filipina.


BACA JUGA:
Kapal Penangkap Ikan China Terbalik, Kemlu RI Berkoordinasi Cari 17 WNI yang Hilang


Merespons insiden tersebut, KBRI Beijing juga telah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri China.

&amp;ldquo;Kemlu China menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut dan akan mengerahkan dua kapal pencari serta menjamin pemenuhan hak-hak para awak kapal,&amp;rdquo; ujar Judha.</description><content:encoded>JAKARTA - Bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dengan otoritas Australia terus mencari awak kapal China yang tenggelam di Samudera Hindia, yang 17 orang di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI).

&amp;ldquo;Operasi SAR masih terus dilakukan untuk mencari para awak kapal,&amp;rdquo; kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha dilansir dari Antara, Rabu (17/5/2023).

Berdasarkan informasi Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA), kapal penangkap ikan berbendera China, Lu Peng Yuan Yu 028, itu telah ditemukan dalam keadaan terbalik.


BACA JUGA:
Kapal Penangkap Ikan China Terbalik di Samudera Hindia, 17 WNI Hilang


Proses penemuan kapal menggunakan penjejakan pancaran sinyal emergency positional indicator radio beacon ketika tim AMSA melakukan operasi pencarian di sekitar Samudera Hindia, dengan mengerahkan pesawat dan kapal, termasuk meminta dukungan dari kapal niaga yang sedang berlayar di sekitar lokasi.

Kapal tersebut diawaki oleh 39 orang, yang terdiri dari 17 warga China, 17 WNI, dan lima warga Filipina.


BACA JUGA:
Kapal Penangkap Ikan China Terbalik, Kemlu RI Berkoordinasi Cari 17 WNI yang Hilang


Merespons insiden tersebut, KBRI Beijing juga telah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri China.

&amp;ldquo;Kemlu China menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut dan akan mengerahkan dua kapal pencari serta menjamin pemenuhan hak-hak para awak kapal,&amp;rdquo; ujar Judha.</content:encoded></item></channel></rss>
