<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Kiai Mojo Panglima Perang Kepercayaan Pangeran Diponegoro   </title><description>Ibunda Kiai Mojo yakni Raden Ajeng Mursilah merupakan sepupu Pangeran Diponegoro.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815105/mengenal-kiai-mojo-panglima-perang-kepercayaan-pangeran-diponegoro</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815105/mengenal-kiai-mojo-panglima-perang-kepercayaan-pangeran-diponegoro"/><item><title>Mengenal Kiai Mojo Panglima Perang Kepercayaan Pangeran Diponegoro   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815105/mengenal-kiai-mojo-panglima-perang-kepercayaan-pangeran-diponegoro</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815105/mengenal-kiai-mojo-panglima-perang-kepercayaan-pangeran-diponegoro</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/16/337/2815105/mengenal-kiai-mojo-panglima-perang-kepercayaan-pangeran-diponegoro-DVbx4vqze4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kiai Mojo. (Foto: Ist/Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/16/337/2815105/mengenal-kiai-mojo-panglima-perang-kepercayaan-pangeran-diponegoro-DVbx4vqze4.jpg</image><title>Kiai Mojo. (Foto: Ist/Facebook)</title></images><description>KIAI Mojo adalah ulama sekaligus orang kepercayaan Pangeran Diponegoro. Tidak sekadar dekat, keduanya ternyata masih memiliki hubungan darah. Ibunda Kiai Mojo yakni Raden Ajeng Mursilah merupakan sepupu Pangeran Diponegoro.

Pada tahun 1825, ketika Perang Jawa berkecamuk, Kiai Mojo didapuk Pangeran Diponegoro sebagai panglima perang melawan Belanda.

Dia dan 62 pengikutnya yang keseluruhan laki-laki kemudian ditangkap Belanda pada 12 November 1828.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Momen Bersejarah Setelah 450 Tahun, Mahkota Binokasih Kerajaan Sunda Hadir di Bogor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kiai Mojo sempat ditahan di Salatiga dan dipindah ke Batavia, sebelum akhirnya diasingkan ke Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara.

Selama di pengasingan, Kiai Mojo aktif berdakwah hingga akhir hayatnya pada 20 Desember 1849.

Sebagaimana diketahui, ramai pembahasan tentang Kiai Mojo yang merupakan ulama terkemuka Tanah Air setelah pengakuan musisi kondang Akhdiyat Duta Mojo atau Duta Sheila on 7. Duta ternyata keturunan Kiai Mojo.

Fakta ini terkuak ketika Duta Sheila on 7 berbincang-bincang dalam kanal YouTube Salim A Fillah, penulis sekaligus pendakwah Islam asal Yogyakarta.&quot;Banyak yang belum tahu kalau beliau (Duta) dzurriyah-nya pahlawan besar kita, Kiai Mojo,&quot; kata Ustadz Salim dalam obrolan tersebut.



Mendengar pujian tersebut, Duta hanya bisa tersenyum. Lalu benarkah musisi 42 tahun itu masih keturunan sang kiai?



Duta merupakan putra dari Hakam S Mojo, dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dari nama belakangnya, tentu bisa menebak bahwa ayah dan anak ini masih sedarah dengan Kiai Mojo.</description><content:encoded>KIAI Mojo adalah ulama sekaligus orang kepercayaan Pangeran Diponegoro. Tidak sekadar dekat, keduanya ternyata masih memiliki hubungan darah. Ibunda Kiai Mojo yakni Raden Ajeng Mursilah merupakan sepupu Pangeran Diponegoro.

Pada tahun 1825, ketika Perang Jawa berkecamuk, Kiai Mojo didapuk Pangeran Diponegoro sebagai panglima perang melawan Belanda.

Dia dan 62 pengikutnya yang keseluruhan laki-laki kemudian ditangkap Belanda pada 12 November 1828.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Momen Bersejarah Setelah 450 Tahun, Mahkota Binokasih Kerajaan Sunda Hadir di Bogor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kiai Mojo sempat ditahan di Salatiga dan dipindah ke Batavia, sebelum akhirnya diasingkan ke Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara.

Selama di pengasingan, Kiai Mojo aktif berdakwah hingga akhir hayatnya pada 20 Desember 1849.

Sebagaimana diketahui, ramai pembahasan tentang Kiai Mojo yang merupakan ulama terkemuka Tanah Air setelah pengakuan musisi kondang Akhdiyat Duta Mojo atau Duta Sheila on 7. Duta ternyata keturunan Kiai Mojo.

Fakta ini terkuak ketika Duta Sheila on 7 berbincang-bincang dalam kanal YouTube Salim A Fillah, penulis sekaligus pendakwah Islam asal Yogyakarta.&quot;Banyak yang belum tahu kalau beliau (Duta) dzurriyah-nya pahlawan besar kita, Kiai Mojo,&quot; kata Ustadz Salim dalam obrolan tersebut.



Mendengar pujian tersebut, Duta hanya bisa tersenyum. Lalu benarkah musisi 42 tahun itu masih keturunan sang kiai?



Duta merupakan putra dari Hakam S Mojo, dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dari nama belakangnya, tentu bisa menebak bahwa ayah dan anak ini masih sedarah dengan Kiai Mojo.</content:encoded></item></channel></rss>
