<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peristiwa Hari Ini: Proklamasi Kalimantan</title><description>Proklamasi ini merupakan bentuk reaksi atas Perjanjian Linggarjati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815313/peristiwa-hari-ini-proklamasi-kalimantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815313/peristiwa-hari-ini-proklamasi-kalimantan"/><item><title>Peristiwa Hari Ini: Proklamasi Kalimantan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815313/peristiwa-hari-ini-proklamasi-kalimantan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/17/337/2815313/peristiwa-hari-ini-proklamasi-kalimantan</guid><pubDate>Rabu 17 Mei 2023 08:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/17/337/2815313/peristiwa-hari-ini-proklamasi-kalimantan-Vqr4OOgl8W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Monumen Proklamasi Kalimantan (Foto: Situsbudaya.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/17/337/2815313/peristiwa-hari-ini-proklamasi-kalimantan-Vqr4OOgl8W.jpg</image><title>Monumen Proklamasi Kalimantan (Foto: Situsbudaya.id)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNy8xLzE2NjI0MS81L3g4bDA2YnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sejarah mencatat bahwa peristiwa Hari Proklamasi Kalimantan untuk menyatakan bahwa bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada hari ini, 17 Mei 1949.
Proklamasi Kalimantan dibacakan oleh Gubernur Tentara Angkatan Laut RI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Letkol Hasan Basry. Proklamasi ini merupakan bentuk reaksi atas Perjanjian Linggarjati.
Pembacaan Proklamasi Kalimantan diwarnai dengan penaikan bendera merah putih lewat upacara dengan Ahmad Kusasi sebagai komandan. Sementara itu Abbas Basri dan Kardi bertindak sebagai penggerek bendera.

BACA JUGA:
Rentetan Serangan Terus Memanas, Ukraina Tembak Jatuh Rudal Hipersonik Rusia

Berikut isi Proklamasi Kalimantan:
&amp;ldquo;PROKLAMASI&amp;ldquo;
MERDEKA, DENGAN INI KAMI RAKYAT INDONESIA DI KALIMANTAN SELATAN, MEMPERMAKLUMKAN BERDIRINYA PEMERINTAHAN GUBERNUR TENTARA DARI &amp;ldquo;ALRI&amp;rdquo; MELINGKUNGI SELURUH DAERAH KALIMANTAN SELATAN MENJADI BAGIAN DARI REPUBLIK INDONESIA, UNTUK MEMENUHI ISI PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 YANG DITANDATANGANI OLEH PRESIDEN SOEKARNO DAN WAKIL PRESIDEN MOHAMMAD HATTA. HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DENGAN PEMINDAHAN KEKUASAAN AKAN DIPERTAHANKAN DAN KALAU PERLU DIPERJUANGKAN SAMPAI TETES DARAH YANG PENGHABISAN.
TETAP MERDEKA ! KANDANGAN,17 MEI IV REP. ATAS NAMA RAKYAT INDONESIA DI KALIMANTAN SELATAN GUBERNUR TENTARA
HASSAN BASRY

BACA JUGA:
Perindo Kudus Pasang Target Minimal 4 Kader Lolos Jadi Anggota DPRD

Setelah pembacaan teks proklamasi oleh Hasan Basri dan penaikan bendera merah putih, bendera kembali diturunkan untuk menghindari serangan Belanda.
Untuk mempublikasikan hasil proklamasi, disuruhlah kurir Tarsan untuk menempel teks proklamasi di Pasar Kandangan.
Teks proklamasi akhirnya berhasil ditempel pada tanggal 20 Mei 1949, seketika gemparlah masyarakat Kandangan. Lalu salah satu wartawan mengambil teks proklamasi tersebut dan membawa ke Banjarmasin, sehingga berita proklamasi dengan segera beredar di Kalimantan.









</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNy8xLzE2NjI0MS81L3g4bDA2YnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sejarah mencatat bahwa peristiwa Hari Proklamasi Kalimantan untuk menyatakan bahwa bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada hari ini, 17 Mei 1949.
Proklamasi Kalimantan dibacakan oleh Gubernur Tentara Angkatan Laut RI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Letkol Hasan Basry. Proklamasi ini merupakan bentuk reaksi atas Perjanjian Linggarjati.
Pembacaan Proklamasi Kalimantan diwarnai dengan penaikan bendera merah putih lewat upacara dengan Ahmad Kusasi sebagai komandan. Sementara itu Abbas Basri dan Kardi bertindak sebagai penggerek bendera.

BACA JUGA:
Rentetan Serangan Terus Memanas, Ukraina Tembak Jatuh Rudal Hipersonik Rusia

Berikut isi Proklamasi Kalimantan:
&amp;ldquo;PROKLAMASI&amp;ldquo;
MERDEKA, DENGAN INI KAMI RAKYAT INDONESIA DI KALIMANTAN SELATAN, MEMPERMAKLUMKAN BERDIRINYA PEMERINTAHAN GUBERNUR TENTARA DARI &amp;ldquo;ALRI&amp;rdquo; MELINGKUNGI SELURUH DAERAH KALIMANTAN SELATAN MENJADI BAGIAN DARI REPUBLIK INDONESIA, UNTUK MEMENUHI ISI PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 YANG DITANDATANGANI OLEH PRESIDEN SOEKARNO DAN WAKIL PRESIDEN MOHAMMAD HATTA. HAL-HAL YANG BERSANGKUTAN DENGAN PEMINDAHAN KEKUASAAN AKAN DIPERTAHANKAN DAN KALAU PERLU DIPERJUANGKAN SAMPAI TETES DARAH YANG PENGHABISAN.
TETAP MERDEKA ! KANDANGAN,17 MEI IV REP. ATAS NAMA RAKYAT INDONESIA DI KALIMANTAN SELATAN GUBERNUR TENTARA
HASSAN BASRY

BACA JUGA:
Perindo Kudus Pasang Target Minimal 4 Kader Lolos Jadi Anggota DPRD

Setelah pembacaan teks proklamasi oleh Hasan Basri dan penaikan bendera merah putih, bendera kembali diturunkan untuk menghindari serangan Belanda.
Untuk mempublikasikan hasil proklamasi, disuruhlah kurir Tarsan untuk menempel teks proklamasi di Pasar Kandangan.
Teks proklamasi akhirnya berhasil ditempel pada tanggal 20 Mei 1949, seketika gemparlah masyarakat Kandangan. Lalu salah satu wartawan mengambil teks proklamasi tersebut dan membawa ke Banjarmasin, sehingga berita proklamasi dengan segera beredar di Kalimantan.









</content:encoded></item></channel></rss>
