<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liga Arab Sambut Baik Kembalinya Suriah Setelah Lebih dari Satu Dekade Isolasi</title><description>Suriah didepak dari Liga Arab pada 2011.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/20/18/2817033/liga-arab-sambut-baik-kembalinya-suriah-setelah-lebih-dari-satu-dekade-isolasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/20/18/2817033/liga-arab-sambut-baik-kembalinya-suriah-setelah-lebih-dari-satu-dekade-isolasi"/><item><title>Liga Arab Sambut Baik Kembalinya Suriah Setelah Lebih dari Satu Dekade Isolasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/20/18/2817033/liga-arab-sambut-baik-kembalinya-suriah-setelah-lebih-dari-satu-dekade-isolasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/20/18/2817033/liga-arab-sambut-baik-kembalinya-suriah-setelah-lebih-dari-satu-dekade-isolasi</guid><pubDate>Sabtu 20 Mei 2023 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/20/18/2817033/liga-arab-sambut-baik-kembalinya-suriah-setelah-lebih-dari-satu-dekade-isolasi-xyxv2uFrL6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Suriah Bashar Al Assad menghadiri KTT Liga Arab di Jeddah, Arab Saudi, 19 Mei 2023. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/20/18/2817033/liga-arab-sambut-baik-kembalinya-suriah-setelah-lebih-dari-satu-dekade-isolasi-xyxv2uFrL6.JPG</image><title>Presiden Suriah Bashar Al Assad menghadiri KTT Liga Arab di Jeddah, Arab Saudi, 19 Mei 2023. (Foto: Reuters)</title></images><description>JEDDAH &amp;ndash; Liga Arab menyambut kembalinya Suriah setelah bertahun-tahun isolasi menyusul pembekuan keanggotaan negara itu lebih dari satu dekade lalu. Pernyataan itu disampaikan negara-negara anggota Liga Arab dalam Deklarasi Jeddah yang dihasilkan dari KTT Liga Arab Ke-32, Jumat, (19/5/2023).

BACA JUGA:
KTT Liga Arab Dihadiri Presiden Suriah Usai 11 Tahun Ditangguhkan karena Konflik

&amp;ldquo;Kami menyambut baik keputusan yang dibuat oleh dewan Liga Arab di tingkat menteri untuk melanjutkan partisipasi delegasi pemerintah Suriah dalam pertemuan Liga Arab dan badan-badan afiliasinya,&amp;rdquo;  demikian disampaikan dalam deklarasi tersebut.
&amp;ldquo;(Kami) mengungkapkan harapan atas keputusan ini untuk mendukung stabilitas Suriah, mempertahankannya kesatuan teritorial, dan melanjutkan perannya dalam dunia Arab. Kami menekankan pentingnya untuk terus mengintensifkan upaya pan-Arab yang bertujuan membantu Suriah mengatasi krisisnya sejalan dengan upaya bersama Arab dan hubungan persaudaraan yang menghubungkan semua bangsa Arab.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
KTT Liga Arab Hasilkan Deklarasi Jeddah, Tegaskan Persatuan untuk Keamanan dan Stabilitas Kawasan

Blok beranggotakan 22 negara itu menangguhkan keanggotaan Suriah pada November 2011 atas tindakan keras rezim yang mematikan terhadap protes, yang berkembang menjadi konflik yang telah menewaskan lebih dari 500.000 orang dan membuat jutaan orang mengungsi.Deklarasi Jeddah menekankan pentingnya pentingnya persatuan dan tindakan bersama negara-negara Arab untuk mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan.
Dalam deklarasi tersebut, Liga Arab menyampaikan pernyataannya terkait sejumlah isu penting kawasan termasuk ketegangan di Palestina, konflik di Sudan dan Yaman, serta situasi politik di Lebanon.
Beberapa inisiatif lain yang juga disampaikan dalam Deklarasi Jeddah di antaranya terkait pengajaran bahasa Arab pada penutur asing, terutama anak-anak imigran Arab serta mempertahankan rantai pasokan komoditas pangan pokok untuk negara-negara Arab, termasuk dengan memberikan peluang investasi dengan kelayakan ekonomi dan keuangan dan berkontribusi untuk mencapai ketahanan pangan bagi dunia Arab.</description><content:encoded>JEDDAH &amp;ndash; Liga Arab menyambut kembalinya Suriah setelah bertahun-tahun isolasi menyusul pembekuan keanggotaan negara itu lebih dari satu dekade lalu. Pernyataan itu disampaikan negara-negara anggota Liga Arab dalam Deklarasi Jeddah yang dihasilkan dari KTT Liga Arab Ke-32, Jumat, (19/5/2023).

BACA JUGA:
KTT Liga Arab Dihadiri Presiden Suriah Usai 11 Tahun Ditangguhkan karena Konflik

&amp;ldquo;Kami menyambut baik keputusan yang dibuat oleh dewan Liga Arab di tingkat menteri untuk melanjutkan partisipasi delegasi pemerintah Suriah dalam pertemuan Liga Arab dan badan-badan afiliasinya,&amp;rdquo;  demikian disampaikan dalam deklarasi tersebut.
&amp;ldquo;(Kami) mengungkapkan harapan atas keputusan ini untuk mendukung stabilitas Suriah, mempertahankannya kesatuan teritorial, dan melanjutkan perannya dalam dunia Arab. Kami menekankan pentingnya untuk terus mengintensifkan upaya pan-Arab yang bertujuan membantu Suriah mengatasi krisisnya sejalan dengan upaya bersama Arab dan hubungan persaudaraan yang menghubungkan semua bangsa Arab.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
KTT Liga Arab Hasilkan Deklarasi Jeddah, Tegaskan Persatuan untuk Keamanan dan Stabilitas Kawasan

Blok beranggotakan 22 negara itu menangguhkan keanggotaan Suriah pada November 2011 atas tindakan keras rezim yang mematikan terhadap protes, yang berkembang menjadi konflik yang telah menewaskan lebih dari 500.000 orang dan membuat jutaan orang mengungsi.Deklarasi Jeddah menekankan pentingnya pentingnya persatuan dan tindakan bersama negara-negara Arab untuk mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan.
Dalam deklarasi tersebut, Liga Arab menyampaikan pernyataannya terkait sejumlah isu penting kawasan termasuk ketegangan di Palestina, konflik di Sudan dan Yaman, serta situasi politik di Lebanon.
Beberapa inisiatif lain yang juga disampaikan dalam Deklarasi Jeddah di antaranya terkait pengajaran bahasa Arab pada penutur asing, terutama anak-anak imigran Arab serta mempertahankan rantai pasokan komoditas pangan pokok untuk negara-negara Arab, termasuk dengan memberikan peluang investasi dengan kelayakan ekonomi dan keuangan dan berkontribusi untuk mencapai ketahanan pangan bagi dunia Arab.</content:encoded></item></channel></rss>
