<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Megawati ke Ketua MPR: Fakir Miskin Dipelihara Negara, Amanat UUD Lho!</title><description>Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri berpandangan bahwa seharusnya fakir miskin dapat dipelihara oleh negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817273/pesan-megawati-ke-ketua-mpr-fakir-miskin-dipelihara-negara-amanat-uud-lho</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817273/pesan-megawati-ke-ketua-mpr-fakir-miskin-dipelihara-negara-amanat-uud-lho"/><item><title>Pesan Megawati ke Ketua MPR: Fakir Miskin Dipelihara Negara, Amanat UUD Lho!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817273/pesan-megawati-ke-ketua-mpr-fakir-miskin-dipelihara-negara-amanat-uud-lho</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817273/pesan-megawati-ke-ketua-mpr-fakir-miskin-dipelihara-negara-amanat-uud-lho</guid><pubDate>Minggu 21 Mei 2023 06:21 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/21/337/2817273/pesan-megawati-ke-ketua-mpr-fakir-miskin-dipelihara-negara-amanat-uud-lho-jpazY7HWX0.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/21/337/2817273/pesan-megawati-ke-ketua-mpr-fakir-miskin-dipelihara-negara-amanat-uud-lho-jpazY7HWX0.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri berpandangan bahwa seharusnya fakir miskin dapat dipelihara oleh negara. Menurutnya, hal ini memang sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Hal itu diungkapkan Megawati saat berbicara mengenai angka kemiskinan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara peluncuran 58 buku dalam rangka hari jadi ke-58 Lemhanas RI, Sabtu (20/5) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga meminta secara langsung kepada Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo agar memberikan perhatian khusus lewat produk hukum yang dikeluarkan lembaganya.


BACA JUGA:
Bantah Soekarno Kerjasama dengan Komunis, Megawati: Masa Beliau Sekarang Pahlawan


&quot;Tuh pak Bambang kalau supaya sebagai MPR tahu dong. Jangan manggut-manggut aja, dikerjain. Karena itu (amanat) undang-undang dasar loh, fakir miskin dipelihara oleh negara, banyak yang lupa,&quot; kata Megawati dalam sambutannya.

Mendengar pernyataan Megawati, Ketua MPR pun langsung memberikan sikap hormat. Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan itu pun membalas sikap hormat tersebut dengan meminta Bamsoet menjalankan arahannya.

&quot;Nggak usah siap-siap, kerjain. Loh betul loh, pusing loh, mana bisa mengeluarkan TAP (MPR), nggak bisa kayak diborgol gini sampai pusing,&quot; ujarnya.

Megawati pun menyoroti MPR yang kedudukannya tidak seperti dahulu lagi. Dia menilai kewenangan MPR semakin berkurang.

&quot;MPR semestinya tertinggi, nggak kayak sekarang ini,&quot; tutur dia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri berpandangan bahwa seharusnya fakir miskin dapat dipelihara oleh negara. Menurutnya, hal ini memang sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Hal itu diungkapkan Megawati saat berbicara mengenai angka kemiskinan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara peluncuran 58 buku dalam rangka hari jadi ke-58 Lemhanas RI, Sabtu (20/5) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga meminta secara langsung kepada Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo agar memberikan perhatian khusus lewat produk hukum yang dikeluarkan lembaganya.


BACA JUGA:
Bantah Soekarno Kerjasama dengan Komunis, Megawati: Masa Beliau Sekarang Pahlawan


&quot;Tuh pak Bambang kalau supaya sebagai MPR tahu dong. Jangan manggut-manggut aja, dikerjain. Karena itu (amanat) undang-undang dasar loh, fakir miskin dipelihara oleh negara, banyak yang lupa,&quot; kata Megawati dalam sambutannya.

Mendengar pernyataan Megawati, Ketua MPR pun langsung memberikan sikap hormat. Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan itu pun membalas sikap hormat tersebut dengan meminta Bamsoet menjalankan arahannya.

&quot;Nggak usah siap-siap, kerjain. Loh betul loh, pusing loh, mana bisa mengeluarkan TAP (MPR), nggak bisa kayak diborgol gini sampai pusing,&quot; ujarnya.

Megawati pun menyoroti MPR yang kedudukannya tidak seperti dahulu lagi. Dia menilai kewenangan MPR semakin berkurang.

&quot;MPR semestinya tertinggi, nggak kayak sekarang ini,&quot; tutur dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
