<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bertemu Presiden Macron di KTT G7 Jepang, Ini 4 Poin yang Dibahas</title><description>Presiden Jokowi juga memandang perlu untuk mendorong tindak lanjut kerja sama Hydrogene de France (HDF) dengan PT Bukit Asam</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817445/jokowi-bertemu-presiden-macron-di-ktt-g7-jepang-ini-4-poin-yang-dibahas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817445/jokowi-bertemu-presiden-macron-di-ktt-g7-jepang-ini-4-poin-yang-dibahas"/><item><title>Jokowi Bertemu Presiden Macron di KTT G7 Jepang, Ini 4 Poin yang Dibahas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817445/jokowi-bertemu-presiden-macron-di-ktt-g7-jepang-ini-4-poin-yang-dibahas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817445/jokowi-bertemu-presiden-macron-di-ktt-g7-jepang-ini-4-poin-yang-dibahas</guid><pubDate>Minggu 21 Mei 2023 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/21/337/2817445/jokowi-bertemu-presiden-macron-di-ktt-g7-jepang-ini-4-poin-yang-dibahas-7yhK0gYr0R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Jepang (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/21/337/2817445/jokowi-bertemu-presiden-macron-di-ktt-g7-jepang-ini-4-poin-yang-dibahas-7yhK0gYr0R.jpg</image><title>Jokowi bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Jepang (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMS8xLzE2NjM2OC81L3g4bDNzY20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di sela-sela KTT G7 Jepang, di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, pada Minggu (21/5/2023).
Dalam pertemuan tersebut, kedua Presiden membahas sedikitnya empat hal, mulai dari keanggotaan Indonesia di Financial Action Task Force (FATF) hingga soal pertahanan.
&quot;Pertama, keanggotaan Indonesia di FATF, saya harap dukungan Prancis agar Indonesia diterima sebagai anggota FATF. Indonesia satu-satunya negara G20 yang belum menjadi anggota FATF,&quot; ujar Presiden Jokowi.
Kedua, Presiden meminta dukungan Presiden Macron agar Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA) dapat segera selesai pada tahun depan.

BACA JUGA:
Partai Perindo Lantik DPRT Se-Kecamatan Singosari

Ketiga, kedua pemimpin turut membahas investasi sektor strategis. Presiden Jokowi menyambut baik keikutsertaan perusahaan Prancis di proyek hilirisasi Indonesia dan bantuan Prancis melalui The Agence Fran&amp;ccedil;aise de D&amp;eacute;veloppement (AFD) sebesar 500 juta Euro dan Just Energy Transition Partnership.

BACA JUGA:
Bertemu Yoon Suk Yeol, Jokowi Tekankan Sejumlah Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan

Presiden Jokowi juga memandang perlu untuk mendorong tindak lanjut kerja sama Hydrogene de France (HDF) dengan PT Bukit Asam untuk teknologi berbasis hidrogen serta Centre de coop&amp;eacute;ration internationale en recherche agronomique pour le d&amp;eacute;veloppement (CIRAD) dengan Yayasan Biru Indonesia untuk pembangunan berkelanjutan.
&quot;Indonesia juga buka investasi untuk bangun Ibu Kota Nusantara di bidang infrastruktur, energi hijau, dan ecotourism. Kami sudah siapkan insentif dan fasilitas investasi,&quot; imbuhnya.Keempat, dalam bidang pertahanan dan alat utama sistem senjata (alutsista), Presiden Jokowi menyambut baik rencana joint venture PT Len Industri dan Thales. &quot;Mari terus dorong alih teknologi, transfer pengetahuan dan produksi bersama,&quot; lanjutnya.
&quot;Saya ajak partisipasi sektor swasta Prancis untuk implementasi kerja sama konkret AOIP. Saya juga undang partisipasi Prancis pada ASEAN-Indo-Pacific Forum di Jakarta bulan September,&quot; tandasnya.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.







</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMS8xLzE2NjM2OC81L3g4bDNzY20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di sela-sela KTT G7 Jepang, di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, pada Minggu (21/5/2023).
Dalam pertemuan tersebut, kedua Presiden membahas sedikitnya empat hal, mulai dari keanggotaan Indonesia di Financial Action Task Force (FATF) hingga soal pertahanan.
&quot;Pertama, keanggotaan Indonesia di FATF, saya harap dukungan Prancis agar Indonesia diterima sebagai anggota FATF. Indonesia satu-satunya negara G20 yang belum menjadi anggota FATF,&quot; ujar Presiden Jokowi.
Kedua, Presiden meminta dukungan Presiden Macron agar Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA) dapat segera selesai pada tahun depan.

BACA JUGA:
Partai Perindo Lantik DPRT Se-Kecamatan Singosari

Ketiga, kedua pemimpin turut membahas investasi sektor strategis. Presiden Jokowi menyambut baik keikutsertaan perusahaan Prancis di proyek hilirisasi Indonesia dan bantuan Prancis melalui The Agence Fran&amp;ccedil;aise de D&amp;eacute;veloppement (AFD) sebesar 500 juta Euro dan Just Energy Transition Partnership.

BACA JUGA:
Bertemu Yoon Suk Yeol, Jokowi Tekankan Sejumlah Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan

Presiden Jokowi juga memandang perlu untuk mendorong tindak lanjut kerja sama Hydrogene de France (HDF) dengan PT Bukit Asam untuk teknologi berbasis hidrogen serta Centre de coop&amp;eacute;ration internationale en recherche agronomique pour le d&amp;eacute;veloppement (CIRAD) dengan Yayasan Biru Indonesia untuk pembangunan berkelanjutan.
&quot;Indonesia juga buka investasi untuk bangun Ibu Kota Nusantara di bidang infrastruktur, energi hijau, dan ecotourism. Kami sudah siapkan insentif dan fasilitas investasi,&quot; imbuhnya.Keempat, dalam bidang pertahanan dan alat utama sistem senjata (alutsista), Presiden Jokowi menyambut baik rencana joint venture PT Len Industri dan Thales. &quot;Mari terus dorong alih teknologi, transfer pengetahuan dan produksi bersama,&quot; lanjutnya.
&quot;Saya ajak partisipasi sektor swasta Prancis untuk implementasi kerja sama konkret AOIP. Saya juga undang partisipasi Prancis pada ASEAN-Indo-Pacific Forum di Jakarta bulan September,&quot; tandasnya.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.







</content:encoded></item></channel></rss>
