<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anas Urbaningrum: Saya Masih Ikut Program Tidak Pidato Politik</title><description>Saya masih mengikuti program untuk tidak memungkinkan pidato politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817562/anas-urbaningrum-saya-masih-ikut-program-tidak-pidato-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817562/anas-urbaningrum-saya-masih-ikut-program-tidak-pidato-politik"/><item><title>Anas Urbaningrum: Saya Masih Ikut Program Tidak Pidato Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817562/anas-urbaningrum-saya-masih-ikut-program-tidak-pidato-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/21/337/2817562/anas-urbaningrum-saya-masih-ikut-program-tidak-pidato-politik</guid><pubDate>Minggu 21 Mei 2023 22:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/21/337/2817562/anas-urbaningrum-saya-masih-ikut-program-tidak-pidato-politik-mHi1KNtE9Y.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Anas Urbaningrum (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/21/337/2817562/anas-urbaningrum-saya-masih-ikut-program-tidak-pidato-politik-mHi1KNtE9Y.JPG</image><title>Anas Urbaningrum (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengaku enggan berbicara tentang politik untuk saat ini sebelum Juli 2023. Di mana di bulan itu, Anas bakal bebas dari statusnya sebagai terpidana kasus korupsi.

Anas mengatakan, dia membuat sebuah catatan yang isinya seperti sebuah panduan baginya untuk membatasi pernyataannya, khususnya terkait isu politik. Sebabnya, manakala pernyataannya itu menimbulkan masalah, dia bisa diminta kembali ke Sukamiskin.


BACA JUGA:
Jalani Cuti Jelang Bebas, Anas Urbaningrum Dilarang Bikin Gaduh


&quot;Saya masih mengikuti program untuk tidak memungkinkan pidato politik. Karena itu, saya membatasi untuk membuat catatan tulisan ala dokter yang ini menjadi panduan saya agar tidak keluar dari rel,&quot; ujarnya saat memberikan sambutannya dalam acara Silaturahmi Nasional Jaringan Indonesia (JARI) di Hotel Bidakara, Jakarta pada Minggu (21/5/2023) malam.

&quot;Karena kalau keluar rel bisa antara aman atau tidak aman, yang paling tidak aman bisa diminta kembali lagi,&quot; imbuhnya.


BACA JUGA:
Gede Pasek Serahkan Jabatan Ketum PKN ke Anas Urbaningrum


Dia mengaku tak mau lagi kembali ke Sukamiskin sehingga harus membatasi pernyataannya. Dia baru bisa berbicara tentang isu-isu politik pasca dia dinyatakan bebas secara resmi pada Juli 2023.

&quot;Lepas dan ngawurnya itu belum waktunya sekarang, ada masa sampai 9 Juli, 10 Juli sudah boleh agak lepas dan ngawur-ngawur sedikit. Ngawur yang terdidik, ngawur yang bukan asal bunyi. Karena kita terbiasa dengan didikan tertib secara intelektual,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengaku enggan berbicara tentang politik untuk saat ini sebelum Juli 2023. Di mana di bulan itu, Anas bakal bebas dari statusnya sebagai terpidana kasus korupsi.

Anas mengatakan, dia membuat sebuah catatan yang isinya seperti sebuah panduan baginya untuk membatasi pernyataannya, khususnya terkait isu politik. Sebabnya, manakala pernyataannya itu menimbulkan masalah, dia bisa diminta kembali ke Sukamiskin.


BACA JUGA:
Jalani Cuti Jelang Bebas, Anas Urbaningrum Dilarang Bikin Gaduh


&quot;Saya masih mengikuti program untuk tidak memungkinkan pidato politik. Karena itu, saya membatasi untuk membuat catatan tulisan ala dokter yang ini menjadi panduan saya agar tidak keluar dari rel,&quot; ujarnya saat memberikan sambutannya dalam acara Silaturahmi Nasional Jaringan Indonesia (JARI) di Hotel Bidakara, Jakarta pada Minggu (21/5/2023) malam.

&quot;Karena kalau keluar rel bisa antara aman atau tidak aman, yang paling tidak aman bisa diminta kembali lagi,&quot; imbuhnya.


BACA JUGA:
Gede Pasek Serahkan Jabatan Ketum PKN ke Anas Urbaningrum


Dia mengaku tak mau lagi kembali ke Sukamiskin sehingga harus membatasi pernyataannya. Dia baru bisa berbicara tentang isu-isu politik pasca dia dinyatakan bebas secara resmi pada Juli 2023.

&quot;Lepas dan ngawurnya itu belum waktunya sekarang, ada masa sampai 9 Juli, 10 Juli sudah boleh agak lepas dan ngawur-ngawur sedikit. Ngawur yang terdidik, ngawur yang bukan asal bunyi. Karena kita terbiasa dengan didikan tertib secara intelektual,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
