<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter Bedah Dipecat Usai Izinkan Petugas Kebersihan Bantu Amputasi Jari Kaki Pasien</title><description>Operasi itu adalah prosedur &quot;rutin&quot; yang sering dilakukan dokter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/18/2818053/dokter-bedah-dipecat-usai-izinkan-petugas-kebersihan-bantu-amputasi-jari-kaki-pasien</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/22/18/2818053/dokter-bedah-dipecat-usai-izinkan-petugas-kebersihan-bantu-amputasi-jari-kaki-pasien"/><item><title>Dokter Bedah Dipecat Usai Izinkan Petugas Kebersihan Bantu Amputasi Jari Kaki Pasien</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/18/2818053/dokter-bedah-dipecat-usai-izinkan-petugas-kebersihan-bantu-amputasi-jari-kaki-pasien</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/22/18/2818053/dokter-bedah-dipecat-usai-izinkan-petugas-kebersihan-bantu-amputasi-jari-kaki-pasien</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/18/2818053/dokter-bedah-dipecat-usai-izinkan-petugas-kebersihan-bantu-amputasi-jari-kaki-pasien-xmfDuaGXCo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokter bedah dipecat usai izinkan petugas kebersihan bantu amputasi jari kaki pasien (Foto: Pixabay)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/18/2818053/dokter-bedah-dipecat-usai-izinkan-petugas-kebersihan-bantu-amputasi-jari-kaki-pasien-xmfDuaGXCo.jpg</image><title>Dokter bedah dipecat usai izinkan petugas kebersihan bantu amputasi jari kaki pasien (Foto: Pixabay)</title></images><description>JERMAN &amp;ndash; Seorang ahli bedah telah dipecat dari Rumah Sakit Universitas Mainz di Jerman setelah mengizinkan seorang petugas kebersihan yang tidak memiliki pengalaman medis untuk membantu amputasi jari kaki.
Media publik SWR mengatakan insiden yang terjadi pada 2020 itu tidak hanya membuat pasien ketakutan tapi juga mengakhiri karier dokter.

Norbert Pfeiffer, kepala eksekutif Rumah Sakit Universitas Mainz, membenarkan bahwa ahli bedah telah salah memutuskan untuk melanjutkan amputasi meskipun tidak ada asisten yang memenuhi syarat.
&quot;Ini seharusnya tidak pernah terjadi,&quot; katanya kepada media lokal.


BACA JUGA:
Penembak Massal di Oklahoma Sasar Dokter Bedah yang Tak Dapat Sembuhkan Penyakitnya

Operasi itu adalah prosedur &quot;rutin&quot; yang sering dilakukan dokter, dan dilakukan sekitar pukul 15:30 waktu setempat, ketika banyak dokter lain siap membantu.


BACA JUGA:
Dokter Bedah Plastik Ungkap 5 Prosedur Kosmetik yang Sebaiknya Dihindari

Pasien telah menerima anestesi lokal tetapi menjadi gelisah. Kondisi ini membuat dokter meminta petugas kebersihan di dekatnya untuk menahan kakinya dan memberikan instrumen bedah kepada dokter.Menurut outlet berita lokal Mainzer Allgemeine Zeitung. Kejadian itu diketahui ketika seorang manajer rumah sakit mengamati petugas kebersihan di ruang operasi, tangan penuh pembalut kasa berdarah,



Menyusul penyelidikan oleh surat kabar tersebut, rumah sakit mengakui bahwa petugas kebersihan telah mengambil &quot;bagian yang lebih aktif&quot; dalam operasi daripada yang mereka duga sebelumnya.

</description><content:encoded>JERMAN &amp;ndash; Seorang ahli bedah telah dipecat dari Rumah Sakit Universitas Mainz di Jerman setelah mengizinkan seorang petugas kebersihan yang tidak memiliki pengalaman medis untuk membantu amputasi jari kaki.
Media publik SWR mengatakan insiden yang terjadi pada 2020 itu tidak hanya membuat pasien ketakutan tapi juga mengakhiri karier dokter.

Norbert Pfeiffer, kepala eksekutif Rumah Sakit Universitas Mainz, membenarkan bahwa ahli bedah telah salah memutuskan untuk melanjutkan amputasi meskipun tidak ada asisten yang memenuhi syarat.
&quot;Ini seharusnya tidak pernah terjadi,&quot; katanya kepada media lokal.


BACA JUGA:
Penembak Massal di Oklahoma Sasar Dokter Bedah yang Tak Dapat Sembuhkan Penyakitnya

Operasi itu adalah prosedur &quot;rutin&quot; yang sering dilakukan dokter, dan dilakukan sekitar pukul 15:30 waktu setempat, ketika banyak dokter lain siap membantu.


BACA JUGA:
Dokter Bedah Plastik Ungkap 5 Prosedur Kosmetik yang Sebaiknya Dihindari

Pasien telah menerima anestesi lokal tetapi menjadi gelisah. Kondisi ini membuat dokter meminta petugas kebersihan di dekatnya untuk menahan kakinya dan memberikan instrumen bedah kepada dokter.Menurut outlet berita lokal Mainzer Allgemeine Zeitung. Kejadian itu diketahui ketika seorang manajer rumah sakit mengamati petugas kebersihan di ruang operasi, tangan penuh pembalut kasa berdarah,



Menyusul penyelidikan oleh surat kabar tersebut, rumah sakit mengakui bahwa petugas kebersihan telah mengambil &quot;bagian yang lebih aktif&quot; dalam operasi daripada yang mereka duga sebelumnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
