<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,1 Guncang Maluku Barat Daya, Begini Hasil Analisis BMKG</title><description>Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/337/2817833/gempa-m5-1-guncang-maluku-barat-daya-begini-hasil-analisis-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/22/337/2817833/gempa-m5-1-guncang-maluku-barat-daya-begini-hasil-analisis-bmkg"/><item><title>Gempa M5,1 Guncang Maluku Barat Daya, Begini Hasil Analisis BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/337/2817833/gempa-m5-1-guncang-maluku-barat-daya-begini-hasil-analisis-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/22/337/2817833/gempa-m5-1-guncang-maluku-barat-daya-begini-hasil-analisis-bmkg</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/337/2817833/gempa-m5-1-guncang-maluku-barat-daya-begini-hasil-analisis-bmkg-7hSzf4nSnB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/337/2817833/gempa-m5-1-guncang-maluku-barat-daya-begini-hasil-analisis-bmkg-7hSzf4nSnB.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMi8xLzE2NjM4Ny81L3g4bDRpb2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,1 guncang Maluku Barat Daya, Senin (22/5/2023), pukul 11.45.23 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,51&amp;deg; LS ; 129,20&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 Km arah Barat Amahai, Maluku Tengah, Maluku pada kedalaman 27 km.
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:
Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Terpasang 90%

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakema), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Amahai, Maluku Tengah dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Damer, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan daerah Pulau-Pulau Babar, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas II MMI Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

BACA JUGA:
Heboh Video Syur Mirip Dirinya, Rebecca Klopper Gercep Matikan Kolom Komentar IG

&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; tegas Daryono.



Daryono mengatakan hingga pukul 11.58 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
&amp;ldquo;Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yMi8xLzE2NjM4Ny81L3g4bDRpb2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,1 guncang Maluku Barat Daya, Senin (22/5/2023), pukul 11.45.23 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,51&amp;deg; LS ; 129,20&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 Km arah Barat Amahai, Maluku Tengah, Maluku pada kedalaman 27 km.
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:
Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Terpasang 90%

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakema), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Amahai, Maluku Tengah dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Damer, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan daerah Pulau-Pulau Babar, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas II MMI Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

BACA JUGA:
Heboh Video Syur Mirip Dirinya, Rebecca Klopper Gercep Matikan Kolom Komentar IG

&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; tegas Daryono.



Daryono mengatakan hingga pukul 11.58 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
&amp;ldquo;Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.


</content:encoded></item></channel></rss>
