<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta-Fakta Kasus Mario Dandy, Pengusutan Panjang hingga Lintas Profesi</title><description>Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas (19) terhadap David Ozora (17) masih berjalan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/338/2817507/fakta-fakta-kasus-mario-dandy-pengusutan-panjang-hingga-lintas-profesi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/22/338/2817507/fakta-fakta-kasus-mario-dandy-pengusutan-panjang-hingga-lintas-profesi"/><item><title>Fakta-Fakta Kasus Mario Dandy, Pengusutan Panjang hingga Lintas Profesi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/338/2817507/fakta-fakta-kasus-mario-dandy-pengusutan-panjang-hingga-lintas-profesi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/22/338/2817507/fakta-fakta-kasus-mario-dandy-pengusutan-panjang-hingga-lintas-profesi</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 06:06 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/21/338/2817507/fakta-fakta-kasus-mario-dandy-pengusutan-panjang-hingga-lintas-profesi-9FPl5uF8NQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mario Dandy Satrio (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/21/338/2817507/fakta-fakta-kasus-mario-dandy-pengusutan-panjang-hingga-lintas-profesi-9FPl5uF8NQ.jpg</image><title>Mario Dandy Satrio (MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNC8xLzE2NTg0NC81L3g4a25ta2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas (19) terhadap David Ozora (17) masih berjalan. Polda Metro Jaya menyebut penanganan perkara tersebut berlangsung panjang karena melibatkan lintas profesi.




&amp;ldquo;Dalam pelaksanaan kasus ini cukup memakan waktu yang sangat panjang dengan adanya kolaborasi interprofesi dan melibatkan segala profesi,&amp;rdquo; kata Trunoyudo dilansir Antara, Minggu (21/5/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Mario Dandy Tak Kunjung Rampung, Begini Kata Polda Metro Jaya

Kolaborasi bongkar kasus
Trunoyudo menjelaskan bahwa kerja sama dan kolaborasi pihak kepolisian serta pihak-pihak lain tentunya dengan metode yang menggabungkan teknis yang prosedural dipadukan dengan keilmuan sehingga hasilnya nanti bisa dipertanggungjawabkan.


&quot;Oleh karenanya proses dari penanganan perkara tersebut memakan waktu yang panjang,&quot; ucapnya.


Trunoyudo menambahkan kasus ini juga menggunakan metode keilmuan investigasi kriminal (Scientific Crime Investigation/ SCI) dan masih menunggu hasilnya dari para penyidik.


&amp;ldquo;Tentunya metode ini dilakukan secara SCI. Harapannya sama, kita masih menunggu. Dalam waktu dekat perkembangannya tentunya kami akan kami sampaikan kembali,&amp;rdquo; ucap Trunoyudo.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tolak Hukuman 3,5 Tahun Penjara, Pacar Mario Dandy Ajukan Banding


Februari 2023
Sebagai informasi kasus penganiayaan terhadap David Ozora (17) yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (20), Shane Lukas (19) dan anak AG (15) telah bergulir sejak bulan Februari 2023.




Ketiganya terlibat dalam penganiayaan pada Senin (20/2/2023) dan ditangkap pada Rabu (22/2/2023), kemudian pada Jumat (24/2/2023) keduanya telah dijadikan tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan.


Perkembangan terkini
Kemudian pada Kamis (2/3/2023) kasus ini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dan memindahkan kedua tersangka ke rutan Polda Metro Jaya pada Senin (6/3).


Pada Jumat (10/3/2023) Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) di Komplek Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.




Untuk AG Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memvonis anak AG (15) selama tiga tahun enam bulan di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA).





Sedangkan untuk Mario dan Shane Polda Metro Jaya masih menunggu informasi kelengkapan berkas perkara penganiayaan dengan tersangka Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas (19) dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8wNC8xLzE2NTg0NC81L3g4a25ta2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas (19) terhadap David Ozora (17) masih berjalan. Polda Metro Jaya menyebut penanganan perkara tersebut berlangsung panjang karena melibatkan lintas profesi.




&amp;ldquo;Dalam pelaksanaan kasus ini cukup memakan waktu yang sangat panjang dengan adanya kolaborasi interprofesi dan melibatkan segala profesi,&amp;rdquo; kata Trunoyudo dilansir Antara, Minggu (21/5/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Mario Dandy Tak Kunjung Rampung, Begini Kata Polda Metro Jaya

Kolaborasi bongkar kasus
Trunoyudo menjelaskan bahwa kerja sama dan kolaborasi pihak kepolisian serta pihak-pihak lain tentunya dengan metode yang menggabungkan teknis yang prosedural dipadukan dengan keilmuan sehingga hasilnya nanti bisa dipertanggungjawabkan.


&quot;Oleh karenanya proses dari penanganan perkara tersebut memakan waktu yang panjang,&quot; ucapnya.


Trunoyudo menambahkan kasus ini juga menggunakan metode keilmuan investigasi kriminal (Scientific Crime Investigation/ SCI) dan masih menunggu hasilnya dari para penyidik.


&amp;ldquo;Tentunya metode ini dilakukan secara SCI. Harapannya sama, kita masih menunggu. Dalam waktu dekat perkembangannya tentunya kami akan kami sampaikan kembali,&amp;rdquo; ucap Trunoyudo.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tolak Hukuman 3,5 Tahun Penjara, Pacar Mario Dandy Ajukan Banding


Februari 2023
Sebagai informasi kasus penganiayaan terhadap David Ozora (17) yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo (20), Shane Lukas (19) dan anak AG (15) telah bergulir sejak bulan Februari 2023.




Ketiganya terlibat dalam penganiayaan pada Senin (20/2/2023) dan ditangkap pada Rabu (22/2/2023), kemudian pada Jumat (24/2/2023) keduanya telah dijadikan tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan.


Perkembangan terkini
Kemudian pada Kamis (2/3/2023) kasus ini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dan memindahkan kedua tersangka ke rutan Polda Metro Jaya pada Senin (6/3).


Pada Jumat (10/3/2023) Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) di Komplek Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.




Untuk AG Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memvonis anak AG (15) selama tiga tahun enam bulan di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA).





Sedangkan untuk Mario dan Shane Polda Metro Jaya masih menunggu informasi kelengkapan berkas perkara penganiayaan dengan tersangka Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas (19) dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.



</content:encoded></item></channel></rss>
