<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Beberkan Dugaan Penyebab Tewasnya Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan</title><description>Polisi Beberkan Dugaan Penyebab Tewasnya Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/512/2817962/polisi-beberkan-dugaan-penyebab-tewasnya-anak-pj-gubernur-papua-pegunungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/22/512/2817962/polisi-beberkan-dugaan-penyebab-tewasnya-anak-pj-gubernur-papua-pegunungan"/><item><title>Polisi Beberkan Dugaan Penyebab Tewasnya Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/512/2817962/polisi-beberkan-dugaan-penyebab-tewasnya-anak-pj-gubernur-papua-pegunungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/22/512/2817962/polisi-beberkan-dugaan-penyebab-tewasnya-anak-pj-gubernur-papua-pegunungan</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/512/2817962/polisi-beberkan-dugaan-penyebab-tewasnya-anak-pj-gubernur-papua-pegunungan-5azfghOMOD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi ungkap dugaan penyebab tewasnya anak Pj Gubernur Papua Pegunungan. (MPI/Eka Setiawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/512/2817962/polisi-beberkan-dugaan-penyebab-tewasnya-anak-pj-gubernur-papua-pegunungan-5azfghOMOD.jpg</image><title>Polisi ungkap dugaan penyebab tewasnya anak Pj Gubernur Papua Pegunungan. (MPI/Eka Setiawan)</title></images><description>

SEMARANG &amp;ndash; Polrestabes Semarang menetapkan tersangka pembunuhan ABK (16), pelajar kelas II SMA di Semarang yang merupakan anak Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo. Tersangka adalah Ahmad Nashir (22), mahasiswa semester IV Fakultas Ekonomi universitas swasta di Kota Semarang. Dalam kasus ini, polisi mengungkap dugaan penyebab tewasnya korban.



Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar menyebut, korban meninggal diduga karena mati lemas, gagal nafas, dan diduga keracunan.


&quot;Dari hasil keterangan lisan yang disampaikan ahli, tim forensik bahwa korban diduga meninggal karena asfiksia atau gagal napas, mati lemas, dan diduga mengalami keracunan,&quot; kata Kombes Irwan, Senin (22/5/2023).





BACA JUGA:
Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan Meninggal Dunia, Polisi Tetapkan Seorang Mahasiswa Jadi Tersangka





Perihal keracunan ini, ia menyebut pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Bidang Labfor Polda Jateng, meliputi pemeriksaan mikrobiologi, patologi, dan toksikologi.



Kombes Irwan mengatakan penetapan tersangka ini setelah mengonstruksikan pasal dan memeriksa 9 saksi, termasuk keterangan ahli forensik dari RSUP dr Kariadi Semarang.




BACA JUGA:
Mahasiswa Tersangka Tewasnya Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Minta Maaf: Saya Akui Kesalahan Saya&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Polisi juga masih mencari tahu apakah ada hubungan lain atau pertemuan offline sebelumnya antara tersangka dan korban. Menurut polisi, histori aktivitas ponsel tersangka sudah dihapus semuanya. Sementara dari ponsel korban terkunci. Polisi masih mengupayakan membongkarnya.


Tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 81 dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp5miliar.



Tersangka mengakui perbuatannya itu. Dia ditahan. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuand an Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Semarang.



&amp;ldquo;Saya akui kesalahan saya dan minta maaf ke keluarga korban dan siap bertanggung jawab,&amp;rdquo; katanya.

</description><content:encoded>

SEMARANG &amp;ndash; Polrestabes Semarang menetapkan tersangka pembunuhan ABK (16), pelajar kelas II SMA di Semarang yang merupakan anak Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo. Tersangka adalah Ahmad Nashir (22), mahasiswa semester IV Fakultas Ekonomi universitas swasta di Kota Semarang. Dalam kasus ini, polisi mengungkap dugaan penyebab tewasnya korban.



Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar menyebut, korban meninggal diduga karena mati lemas, gagal nafas, dan diduga keracunan.


&quot;Dari hasil keterangan lisan yang disampaikan ahli, tim forensik bahwa korban diduga meninggal karena asfiksia atau gagal napas, mati lemas, dan diduga mengalami keracunan,&quot; kata Kombes Irwan, Senin (22/5/2023).





BACA JUGA:
Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan Meninggal Dunia, Polisi Tetapkan Seorang Mahasiswa Jadi Tersangka





Perihal keracunan ini, ia menyebut pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Bidang Labfor Polda Jateng, meliputi pemeriksaan mikrobiologi, patologi, dan toksikologi.



Kombes Irwan mengatakan penetapan tersangka ini setelah mengonstruksikan pasal dan memeriksa 9 saksi, termasuk keterangan ahli forensik dari RSUP dr Kariadi Semarang.




BACA JUGA:
Mahasiswa Tersangka Tewasnya Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Minta Maaf: Saya Akui Kesalahan Saya&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Polisi juga masih mencari tahu apakah ada hubungan lain atau pertemuan offline sebelumnya antara tersangka dan korban. Menurut polisi, histori aktivitas ponsel tersangka sudah dihapus semuanya. Sementara dari ponsel korban terkunci. Polisi masih mengupayakan membongkarnya.


Tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 81 dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp5miliar.



Tersangka mengakui perbuatannya itu. Dia ditahan. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuand an Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Semarang.



&amp;ldquo;Saya akui kesalahan saya dan minta maaf ke keluarga korban dan siap bertanggung jawab,&amp;rdquo; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
