<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Pergeseran Tanah di Bojong Koneng Bogor, Imbas Hujan Deras hingga Pernah Terjadi</title><description>Warga di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali mengalami pergeseran tanah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/525/2817511/fakta-pergeseran-tanah-di-bojong-koneng-bogor-imbas-hujan-deras-hingga-pernah-terjadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/22/525/2817511/fakta-pergeseran-tanah-di-bojong-koneng-bogor-imbas-hujan-deras-hingga-pernah-terjadi"/><item><title>Fakta Pergeseran Tanah di Bojong Koneng Bogor, Imbas Hujan Deras hingga Pernah Terjadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/525/2817511/fakta-pergeseran-tanah-di-bojong-koneng-bogor-imbas-hujan-deras-hingga-pernah-terjadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/22/525/2817511/fakta-pergeseran-tanah-di-bojong-koneng-bogor-imbas-hujan-deras-hingga-pernah-terjadi</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 07:07 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/21/525/2817511/fakta-fakta-pergeseran-tanah-di-bojong-koneng-bogor-imbas-hujan-deras-hingga-pernah-terjadi-XfIsmWKZtS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pergeseran tanah (Dok. BPBD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/21/525/2817511/fakta-fakta-pergeseran-tanah-di-bojong-koneng-bogor-imbas-hujan-deras-hingga-pernah-terjadi-XfIsmWKZtS.jpg</image><title>Pergeseran tanah (Dok. BPBD)</title></images><description>


JAWA BARAT - Warga di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali mengalami pergeseran tanah. Kali ini fenomena alam itu merusak puluhan rumah.
&quot;Dikarenakan hujan dengan durasi yang cukup lama sehingga mengakibatkan beberapa kampung dan rumah warga terdampak pergeseran tanah,&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko, Minggu (21/5/2023).
Tiga Kampung
Adapun pergeseran tanah terjadi sejak Jumat 19 Mei 2023. Peristiwa itu melanda tiga kampung di desa tersebut yakni Tapos Cibingbing dan Garungsang.
&quot;17 unit rumah rusak ringan dan 6 rumah rusak sedang,&quot; jelasnya.
Puluhan Jiwa Terdampak
Setidaknya 23 KK dengan 88 jiwa terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja pergeseran tanah dikhawatirkan semakin meluas yang berdampak pada rumah warga.
&quot;Perlu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait,&quot; tutupnya.
Pernah Terjadi
Sebelumnya, pada 15 September 2022, pergeseran tanah dialami Warga Kampung Curug yang ada di wilayah tersebut.
&quot;Tanahnya bergerak terus sampai sekarang bergerak, warga dihimbau waspada,&quot; kata Ketua RT setempat Unus kepada wartawan, Kamis (16/9/2022).Unus menceritakan pergeseran tanah yang terjadi di wilayahnya mulai terjadi sekira pukul 07.00 WIB pada Rabu 14 September 2022. Awalnya, retakan hanya kecil, tetapi terus membesar hingga sekarang.
&quot;Dari kemaren kan ada retak kecil, sempit dibetulin, siang-siang eh tambah gede tambah gede retaknya. Dari jam 7 pagi udah bergeser, yang lebih kencengnya jam 10-an siang, paling parah,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>


JAWA BARAT - Warga di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali mengalami pergeseran tanah. Kali ini fenomena alam itu merusak puluhan rumah.
&quot;Dikarenakan hujan dengan durasi yang cukup lama sehingga mengakibatkan beberapa kampung dan rumah warga terdampak pergeseran tanah,&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko, Minggu (21/5/2023).
Tiga Kampung
Adapun pergeseran tanah terjadi sejak Jumat 19 Mei 2023. Peristiwa itu melanda tiga kampung di desa tersebut yakni Tapos Cibingbing dan Garungsang.
&quot;17 unit rumah rusak ringan dan 6 rumah rusak sedang,&quot; jelasnya.
Puluhan Jiwa Terdampak
Setidaknya 23 KK dengan 88 jiwa terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja pergeseran tanah dikhawatirkan semakin meluas yang berdampak pada rumah warga.
&quot;Perlu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait,&quot; tutupnya.
Pernah Terjadi
Sebelumnya, pada 15 September 2022, pergeseran tanah dialami Warga Kampung Curug yang ada di wilayah tersebut.
&quot;Tanahnya bergerak terus sampai sekarang bergerak, warga dihimbau waspada,&quot; kata Ketua RT setempat Unus kepada wartawan, Kamis (16/9/2022).Unus menceritakan pergeseran tanah yang terjadi di wilayahnya mulai terjadi sekira pukul 07.00 WIB pada Rabu 14 September 2022. Awalnya, retakan hanya kecil, tetapi terus membesar hingga sekarang.
&quot;Dari kemaren kan ada retak kecil, sempit dibetulin, siang-siang eh tambah gede tambah gede retaknya. Dari jam 7 pagi udah bergeser, yang lebih kencengnya jam 10-an siang, paling parah,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
