<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Belasan Kasus DBD Muncul di Palembang, 2 Meninggal   </title><description>Bahkan, penyakit yang kini mulai marak kembali tersebut diketahui sudah memakan korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/610/2817948/waspada-belasan-kasus-dbd-muncul-di-palembang-2-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/22/610/2817948/waspada-belasan-kasus-dbd-muncul-di-palembang-2-meninggal"/><item><title>Waspada! Belasan Kasus DBD Muncul di Palembang, 2 Meninggal   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/22/610/2817948/waspada-belasan-kasus-dbd-muncul-di-palembang-2-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/22/610/2817948/waspada-belasan-kasus-dbd-muncul-di-palembang-2-meninggal</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Febriansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/610/2817948/waspada-belasan-kasus-dbd-muncul-di-palembang-2-meninggal-ZQtZJvZB56.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/610/2817948/waspada-belasan-kasus-dbd-muncul-di-palembang-2-meninggal-ZQtZJvZB56.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PALEMBANG - Belasan anak di Kota Palembang mengalami penyakit demam berdarah dengue (DBD) kini. Bahkan, penyakit yang kini mulai marak kembali tersebut diketahui sudah memakan korban.
Seperti yang diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah 35 Ilir Palembang, Ahmad Rulliansyah. Diungkapkannya, bahwa di daerahnya tersebut sudah terdapat dua orang anak yang meninggal akibat DBD.
&quot;Di sini (Kelurahan 35 Ilir) sudah banyak yang kena DBD, dan ada dua orang anak yang meninggal akibat DBD,&quot; ujar Rulli, Senin (22/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Guru Besar Unair Berhasil Temukan Senyawa Tanaman Obat Antikanker dan DBD

Dijelaskan Rulli, bahwa serangan penyakit DBD di wilayahnya mulai marak dalam satu bulan terakhir. Ada sebanyak 12 kasus DBD yang menyerang anak-anak di Kelurahan 35 Ilir Palembang.
&quot;Baru-baru ini saja ada 1 balita umur 2,5 tahun terkena DBD dan terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit,&quot; ucap dia.Berdasarkan data yang dimilikinya, Rulli mengungkapkan, sebaran kasus DBD di wilayahnya meliputi RT 22 ada 1 anak meninggal, RT 26 sebanyak 3 kasus dan 1 meninggal, RT 20 ada 2 kasus, RT 07 ada 3 kasus. RT 21 ada 2 kasus, dan RT 23 ada 1 kasus.
&quot;Saat ini kita telah berupaya untuk melakukan pencegahan DBD dengan mengajak masyarakat mulai dari gotong royong membersihkan rumah serta melakukan fogging,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>PALEMBANG - Belasan anak di Kota Palembang mengalami penyakit demam berdarah dengue (DBD) kini. Bahkan, penyakit yang kini mulai marak kembali tersebut diketahui sudah memakan korban.
Seperti yang diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah 35 Ilir Palembang, Ahmad Rulliansyah. Diungkapkannya, bahwa di daerahnya tersebut sudah terdapat dua orang anak yang meninggal akibat DBD.
&quot;Di sini (Kelurahan 35 Ilir) sudah banyak yang kena DBD, dan ada dua orang anak yang meninggal akibat DBD,&quot; ujar Rulli, Senin (22/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Guru Besar Unair Berhasil Temukan Senyawa Tanaman Obat Antikanker dan DBD

Dijelaskan Rulli, bahwa serangan penyakit DBD di wilayahnya mulai marak dalam satu bulan terakhir. Ada sebanyak 12 kasus DBD yang menyerang anak-anak di Kelurahan 35 Ilir Palembang.
&quot;Baru-baru ini saja ada 1 balita umur 2,5 tahun terkena DBD dan terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit,&quot; ucap dia.Berdasarkan data yang dimilikinya, Rulli mengungkapkan, sebaran kasus DBD di wilayahnya meliputi RT 22 ada 1 anak meninggal, RT 26 sebanyak 3 kasus dan 1 meninggal, RT 20 ada 2 kasus, RT 07 ada 3 kasus. RT 21 ada 2 kasus, dan RT 23 ada 1 kasus.
&quot;Saat ini kita telah berupaya untuk melakukan pencegahan DBD dengan mengajak masyarakat mulai dari gotong royong membersihkan rumah serta melakukan fogging,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
