<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pesan Mahfud MD ke Ketua KPU: Siap-Siap Nanti Digugat karena Pemilu Curang   </title><description>Mahfud MD meyakini, bahwa pesta demokrasi setiap lima tahun sekali tidak pernah lepas dari kecurangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/23/337/2818642/pesan-mahfud-md-ke-ketua-kpu-siap-siap-nanti-digugat-karena-pemilu-curang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/23/337/2818642/pesan-mahfud-md-ke-ketua-kpu-siap-siap-nanti-digugat-karena-pemilu-curang"/><item><title> Pesan Mahfud MD ke Ketua KPU: Siap-Siap Nanti Digugat karena Pemilu Curang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/23/337/2818642/pesan-mahfud-md-ke-ketua-kpu-siap-siap-nanti-digugat-karena-pemilu-curang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/23/337/2818642/pesan-mahfud-md-ke-ketua-kpu-siap-siap-nanti-digugat-karena-pemilu-curang</guid><pubDate>Selasa 23 Mei 2023 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/337/2818642/pesan-mahfud-md-ke-ketua-kpu-siap-siap-nanti-digugat-karena-pemilu-curang-N2YIyOgHVY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/337/2818642/pesan-mahfud-md-ke-ketua-kpu-siap-siap-nanti-digugat-karena-pemilu-curang-N2YIyOgHVY.jpg</image><title>Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meyakini, bahwa pesta demokrasi setiap lima tahun sekali tidak pernah lepas dari kecurangan.
Bahkan, Mahfud berkata kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari agar bersiap-siap digugat karena Pemilu yang curang pada 2024 mendatang.
&quot;Saya mengatakan begini, apakah Pemilu kita itu akan bebas dari kecurangan? Tidak. Pemilu itu pasti diwarnai kecurangan, yang kemarin dan yang besok,&quot; kata Mahfud dalam acara Seminar Nasional: Literasi Media dan Politik Jelang Pemilu 2024 di UIN Jakarta, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA:
Wapres Minta KPU dan Bawaslu Antisipasi Berita Hoaks Jelang Pemilu 2024

&quot;Oleh sebab itu saya bilang ke Pak Hasyim, ke Bawaslu, ketika datang ke kantor saya, 'Pak anda siap-siap nanti akan digugat karena pemilu curang',&quot; sambungnya.
Namun Mahfud menjelaskan, bahwa kecurangan yang dimaksud adalah bukan pemerintah kepada kontestan pemilu, tapi kecurangan justru terjadi di bawah.
&quot;Kalau dulu zaman orde baru tidak bisa dibantah, curang, itu yang curang pemerintah terhadap rakyat. Pokoknya yang menang harus Golkar. Pemilu besok Golkar dapat sekian. PPP sekian, PDI sekian. Itu bukan berita bohong. Memang iya,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Kampanye KPK soal Pemilu 2024: Tolak Serangan Fajar!

&quot;Apakah besok ada kecurangan? Pasti ada. Karena sudah lima kali pemilu kita, tahun 1999, 2004, 2009 , 2014, 2019 curang terus. Tetapi beda, yang curang sekarang itu adalah peserta pemilu sendiri. Bukan pemerintah. Dan KPU bukan pemerintah,&quot; sambungnya.
Jadi, kata Mahfud, kecurangan itu terjadi antara rakyat dengan rakyat. &quot;Itu yang terjadi, dan itu akan terjadi. Percaya dengan saya, besok akan terjadi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meyakini, bahwa pesta demokrasi setiap lima tahun sekali tidak pernah lepas dari kecurangan.
Bahkan, Mahfud berkata kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari agar bersiap-siap digugat karena Pemilu yang curang pada 2024 mendatang.
&quot;Saya mengatakan begini, apakah Pemilu kita itu akan bebas dari kecurangan? Tidak. Pemilu itu pasti diwarnai kecurangan, yang kemarin dan yang besok,&quot; kata Mahfud dalam acara Seminar Nasional: Literasi Media dan Politik Jelang Pemilu 2024 di UIN Jakarta, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA:
Wapres Minta KPU dan Bawaslu Antisipasi Berita Hoaks Jelang Pemilu 2024

&quot;Oleh sebab itu saya bilang ke Pak Hasyim, ke Bawaslu, ketika datang ke kantor saya, 'Pak anda siap-siap nanti akan digugat karena pemilu curang',&quot; sambungnya.
Namun Mahfud menjelaskan, bahwa kecurangan yang dimaksud adalah bukan pemerintah kepada kontestan pemilu, tapi kecurangan justru terjadi di bawah.
&quot;Kalau dulu zaman orde baru tidak bisa dibantah, curang, itu yang curang pemerintah terhadap rakyat. Pokoknya yang menang harus Golkar. Pemilu besok Golkar dapat sekian. PPP sekian, PDI sekian. Itu bukan berita bohong. Memang iya,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Kampanye KPK soal Pemilu 2024: Tolak Serangan Fajar!

&quot;Apakah besok ada kecurangan? Pasti ada. Karena sudah lima kali pemilu kita, tahun 1999, 2004, 2009 , 2014, 2019 curang terus. Tetapi beda, yang curang sekarang itu adalah peserta pemilu sendiri. Bukan pemerintah. Dan KPU bukan pemerintah,&quot; sambungnya.
Jadi, kata Mahfud, kecurangan itu terjadi antara rakyat dengan rakyat. &quot;Itu yang terjadi, dan itu akan terjadi. Percaya dengan saya, besok akan terjadi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
