<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jam Tangan Milik Kaisar Terakhir China Terjual Seharga Rp76 Miliar</title><description>Arloji Ref 96 Quantieme Lune itu dibawa Kaisar Puyi saat ditahan di kamp Soviet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/24/18/2818938/jam-tangan-milik-kaisar-terakhir-china-terjual-seharga-rp76-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/24/18/2818938/jam-tangan-milik-kaisar-terakhir-china-terjual-seharga-rp76-miliar"/><item><title>Jam Tangan Milik Kaisar Terakhir China Terjual Seharga Rp76 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/24/18/2818938/jam-tangan-milik-kaisar-terakhir-china-terjual-seharga-rp76-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/24/18/2818938/jam-tangan-milik-kaisar-terakhir-china-terjual-seharga-rp76-miliar</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/18/2818938/jam-tangan-milik-kaisar-terakhir-china-terjual-seharga-rp76-miliar-Ln3wJDEICM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arloji Patek Philippe Ref 96 Quantieme Lune dari koleksi kaisar terakhir China Aisin-Gioro Puyi dilelang di Hong Kong, China. (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/18/2818938/jam-tangan-milik-kaisar-terakhir-china-terjual-seharga-rp76-miliar-Ln3wJDEICM.jpg</image><title>Arloji Patek Philippe Ref 96 Quantieme Lune dari koleksi kaisar terakhir China Aisin-Gioro Puyi dilelang di Hong Kong, China. (Foto: Reuters) </title></images><description>HONG KONG - Jam tangan Patek Philippe yang pernah dimiliki oleh kaisar terakhir China terjual lebih dari USD5 juta (sekira Rp74,5 miliar) di blok lelang di Hong Kong, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA:
Kaisar China Qin Shi Huang Tumbalkan 6 Ribu Perawan untuk Hidup Abadi

Arloji Ref 96 Quantieme Lune, yang menonjolkan rancangan arloji dengan mahkota menyerupai bulan itu awalnya adalah milik Aisin-Gioro Puyi, raja terakhir dari dinasti Qing China.
Puyi yang menjadi kaisar pada usia dua tahun pada 1908, diabadikan pada film pemenang Oscar karya Bernardo Bertolucci namun meninggalkan citra sosoknya yang beragam.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur Tentang Jam Tangan Hilang di Tanah Abang

Lebih dari 20 tahun kemudian, ia diangkat sebagai pemimpin negara boneka Manchuria yang diduduki Jepang, sebelum ia ditangkap pada 1945 setelah kekalahan Jepang dan ia dibawa ke kamp penjara Soviet.
Rumah lelang Inggris Phillips mengatakan pihaknya memiliki dokumentasi yang menunjukkan Puyi membawa arloji itu ke kamp tersebut, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

Arloji itu sebelumnya diperkirakan akan terjual sekitar USD3 juta (sekira Rp44,7 miliar), tetapi setelah sekitar lima menit penawaran yang bersemangat, terjual seharga USD5,1 juta (sekira Rp76 miliar). Dengan biaya komisinya, total harga arloji itu mencapai sekitar USD6,2 juta (sekira Rp92 miliar).
Thomas Perazzi, kepala jam tangan Phillips di Asia, mengatakan bahwa ia &quot;sangat senang dengan penjualan yang inovatif ini&quot; karena berhasil mencetak rekor.
Menurut rilis berita, rekor itu termasuk &quot;hasil tertinggi dari semua jenis Patek Philippe Ref 96 yang pernah terjual&quot;.</description><content:encoded>HONG KONG - Jam tangan Patek Philippe yang pernah dimiliki oleh kaisar terakhir China terjual lebih dari USD5 juta (sekira Rp74,5 miliar) di blok lelang di Hong Kong, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA:
Kaisar China Qin Shi Huang Tumbalkan 6 Ribu Perawan untuk Hidup Abadi

Arloji Ref 96 Quantieme Lune, yang menonjolkan rancangan arloji dengan mahkota menyerupai bulan itu awalnya adalah milik Aisin-Gioro Puyi, raja terakhir dari dinasti Qing China.
Puyi yang menjadi kaisar pada usia dua tahun pada 1908, diabadikan pada film pemenang Oscar karya Bernardo Bertolucci namun meninggalkan citra sosoknya yang beragam.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur Tentang Jam Tangan Hilang di Tanah Abang

Lebih dari 20 tahun kemudian, ia diangkat sebagai pemimpin negara boneka Manchuria yang diduduki Jepang, sebelum ia ditangkap pada 1945 setelah kekalahan Jepang dan ia dibawa ke kamp penjara Soviet.
Rumah lelang Inggris Phillips mengatakan pihaknya memiliki dokumentasi yang menunjukkan Puyi membawa arloji itu ke kamp tersebut, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

Arloji itu sebelumnya diperkirakan akan terjual sekitar USD3 juta (sekira Rp44,7 miliar), tetapi setelah sekitar lima menit penawaran yang bersemangat, terjual seharga USD5,1 juta (sekira Rp76 miliar). Dengan biaya komisinya, total harga arloji itu mencapai sekitar USD6,2 juta (sekira Rp92 miliar).
Thomas Perazzi, kepala jam tangan Phillips di Asia, mengatakan bahwa ia &quot;sangat senang dengan penjualan yang inovatif ini&quot; karena berhasil mencetak rekor.
Menurut rilis berita, rekor itu termasuk &quot;hasil tertinggi dari semua jenis Patek Philippe Ref 96 yang pernah terjual&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
