<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gawat! Kebakaran Lahan di Pesisir Selatan Sumbar Semakin Meluas</title><description>Dia berharap hari ini titik api bisa dipadamkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/24/340/2819344/gawat-kebakaran-lahan-di-pesisir-selatan-sumbar-semakin-meluas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/24/340/2819344/gawat-kebakaran-lahan-di-pesisir-selatan-sumbar-semakin-meluas"/><item><title>Gawat! Kebakaran Lahan di Pesisir Selatan Sumbar Semakin Meluas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/24/340/2819344/gawat-kebakaran-lahan-di-pesisir-selatan-sumbar-semakin-meluas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/24/340/2819344/gawat-kebakaran-lahan-di-pesisir-selatan-sumbar-semakin-meluas</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/340/2819344/gawat-kebakaran-lahan-di-pesisir-selatan-sumbar-semakin-meluas-pdRXYmKR1d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: BPBD</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/340/2819344/gawat-kebakaran-lahan-di-pesisir-selatan-sumbar-semakin-meluas-pdRXYmKR1d.jpg</image><title>Foto: BPBD</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC8xLzE2NjQ2OS81L3g4bDZzMno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAINAN- Kebakaran lahan perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat semakin meluas karena proses pemadaman terkendala jauhnya akses menuju lokasi.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Defri Siswardi,mengatakan luasan lahan terbakar terus bertambah, dari yang awalnya hanya satu titik, kini menjadi tiga titik api.

BACA JUGA:
Kebakaran Landa Ponpes di Blora, Seorang Santri Terluka

&quot;Saat laporan kebakaran lahan diterima pada Selasa(23/5) hanya ada satu titik api, tapi hari ini bertambah menjadi tiga titik api,&quot; katanya dilansir Antara, Rabu (24/5/2023).

BACA JUGA:
Kebakaran Lahan Gambut Belum Padam, Mukomuko Masih Diselumuti Kabut Asap

Saat ini pihaknya dibantu jajaran Kepolisian Sektor Lunang, Danramil dan petugas kecamatan sedang berusaha memadamkan api, meski dengan peralatan seadanya.
Menurutnya, keterbatasan peralatan itu akibat jauhnya lokasi kejadian dari pusat logistik dan buruknya jaringan komunikasi sehingga koordinasi meminta bantuan agak terhalang.
&quot;Kita berharap hari ini titik api bisa dipadamkan,&quot; katanya.Lebih lanjut dia mengatakan, Silaut merupakan kecamatan paling ujung selatan dari Kabupaten Pesisir Selatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu.
Jarak tempuh menuju Kecamatan Silaut dari Painan, ibu kota Kabupaten Pesisir Selatan, sekitar 186 kilometer. Sedangkan dengan Padang sekitar 264 kilometer.
Daerah itu merupakan bagian dari Kota Terpadu Mandiri (KTM) kawasan transmigrasi Lunang-Silaut. Sebagian besar area perkebunan sawit di Pesisir Selatan ada di kawasan tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC8xLzE2NjQ2OS81L3g4bDZzMno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAINAN- Kebakaran lahan perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat semakin meluas karena proses pemadaman terkendala jauhnya akses menuju lokasi.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Defri Siswardi,mengatakan luasan lahan terbakar terus bertambah, dari yang awalnya hanya satu titik, kini menjadi tiga titik api.

BACA JUGA:
Kebakaran Landa Ponpes di Blora, Seorang Santri Terluka

&quot;Saat laporan kebakaran lahan diterima pada Selasa(23/5) hanya ada satu titik api, tapi hari ini bertambah menjadi tiga titik api,&quot; katanya dilansir Antara, Rabu (24/5/2023).

BACA JUGA:
Kebakaran Lahan Gambut Belum Padam, Mukomuko Masih Diselumuti Kabut Asap

Saat ini pihaknya dibantu jajaran Kepolisian Sektor Lunang, Danramil dan petugas kecamatan sedang berusaha memadamkan api, meski dengan peralatan seadanya.
Menurutnya, keterbatasan peralatan itu akibat jauhnya lokasi kejadian dari pusat logistik dan buruknya jaringan komunikasi sehingga koordinasi meminta bantuan agak terhalang.
&quot;Kita berharap hari ini titik api bisa dipadamkan,&quot; katanya.Lebih lanjut dia mengatakan, Silaut merupakan kecamatan paling ujung selatan dari Kabupaten Pesisir Selatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu.
Jarak tempuh menuju Kecamatan Silaut dari Painan, ibu kota Kabupaten Pesisir Selatan, sekitar 186 kilometer. Sedangkan dengan Padang sekitar 264 kilometer.
Daerah itu merupakan bagian dari Kota Terpadu Mandiri (KTM) kawasan transmigrasi Lunang-Silaut. Sebagian besar area perkebunan sawit di Pesisir Selatan ada di kawasan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
