<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Yahya Minta Jangan Gunakan Identitas NU sebagai Modal Politik   </title><description>Ingin maju pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang untuk tidak menggunakan identitasnya sebagai modal politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/25/337/2819801/gus-yahya-minta-jangan-gunakan-identitas-nu-sebagai-modal-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/25/337/2819801/gus-yahya-minta-jangan-gunakan-identitas-nu-sebagai-modal-politik"/><item><title>Gus Yahya Minta Jangan Gunakan Identitas NU sebagai Modal Politik   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/25/337/2819801/gus-yahya-minta-jangan-gunakan-identitas-nu-sebagai-modal-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/25/337/2819801/gus-yahya-minta-jangan-gunakan-identitas-nu-sebagai-modal-politik</guid><pubDate>Kamis 25 Mei 2023 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/25/337/2819801/gus-yahya-minta-jangan-gunakan-identitas-nu-sebagai-modal-politik-0xHsKGcGyz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PBNU, Gus Yahya (foto: dok TVNU)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/25/337/2819801/gus-yahya-minta-jangan-gunakan-identitas-nu-sebagai-modal-politik-0xHsKGcGyz.jpg</image><title>Ketum PBNU, Gus Yahya (foto: dok TVNU)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mewanti-wanti kepada para kader Nahdlatul Ulama (NU) yang ingin maju pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang untuk tidak menggunakan identitasnya sebagai modal politik.
&amp;ldquo;Siapapun, walaupun orang NU ndak boleh menggunakan identitas NU sebagai modal politik,&amp;rdquo; kata dia di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/2023).
Menurut pria yang kerap disapa Gus Yahya itu, para kader NU yang ingin maju pada Pemilu 2024 mendatang harus memiliki kompetensi dan kredibilitasnya sendiri. Selain itu, ia juga menyebutkan para kader yang ingin maju harus memiliki tawaran untuk diadu dengan calon lainnya.

BACA JUGA:
Serukan Kepemimpinan Moral, PBNU dan Muhammadiyah Harapkan Pemilu 2024 Bermartabat

&amp;ldquo;Dia harus punya kredibilitas, harus punya prestasi sendiri. Dia harus punya tawarannya sendiri, bukan hanya sekedar mengandalkan asal NU saja,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada keterkaitan NU pada siapapun sosok yang maju sebagai capres ataupun cawapres 2024 mendatang.
&amp;ldquo;Ya kita mana urusan apa kita harus merestui siapa saja, memangnya kalau sampean nanya merestui Ganjar Pranowo apakah saya harus jawab? kan engga usah jawab, bukan urusan kita,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Temui Gus Yahya, Rombongan Pimpinan PP Muhammadiyah Tiba di Kantor PBNU

&amp;ldquo;Apakah saya merestui Prabowo ya ndak akan saya jawab, wong bukan urusan kita. Wapresnya ini direstui ya ndak akan saya jawab wong bukan urusan kita, silahkan masyarakat menilai sendiri ya,&amp;rdquo; jelas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mewanti-wanti kepada para kader Nahdlatul Ulama (NU) yang ingin maju pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang untuk tidak menggunakan identitasnya sebagai modal politik.
&amp;ldquo;Siapapun, walaupun orang NU ndak boleh menggunakan identitas NU sebagai modal politik,&amp;rdquo; kata dia di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/2023).
Menurut pria yang kerap disapa Gus Yahya itu, para kader NU yang ingin maju pada Pemilu 2024 mendatang harus memiliki kompetensi dan kredibilitasnya sendiri. Selain itu, ia juga menyebutkan para kader yang ingin maju harus memiliki tawaran untuk diadu dengan calon lainnya.

BACA JUGA:
Serukan Kepemimpinan Moral, PBNU dan Muhammadiyah Harapkan Pemilu 2024 Bermartabat

&amp;ldquo;Dia harus punya kredibilitas, harus punya prestasi sendiri. Dia harus punya tawarannya sendiri, bukan hanya sekedar mengandalkan asal NU saja,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada keterkaitan NU pada siapapun sosok yang maju sebagai capres ataupun cawapres 2024 mendatang.
&amp;ldquo;Ya kita mana urusan apa kita harus merestui siapa saja, memangnya kalau sampean nanya merestui Ganjar Pranowo apakah saya harus jawab? kan engga usah jawab, bukan urusan kita,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Temui Gus Yahya, Rombongan Pimpinan PP Muhammadiyah Tiba di Kantor PBNU

&amp;ldquo;Apakah saya merestui Prabowo ya ndak akan saya jawab, wong bukan urusan kita. Wapresnya ini direstui ya ndak akan saya jawab wong bukan urusan kita, silahkan masyarakat menilai sendiri ya,&amp;rdquo; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
