<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Order Tanpa Aplikasi, Mobil Taksi Online Dibawa Kabur Penumpang</title><description>Kejadian bermula ketika korban mendapat order dari seorang laki-laki tak dikenal untuk mengantarkannya ke daerah Kopeng&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/25/512/2819994/terima-order-tanpa-aplikasi-mobil-taksi-online-dibawa-kabur-penumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/25/512/2819994/terima-order-tanpa-aplikasi-mobil-taksi-online-dibawa-kabur-penumpang"/><item><title>Terima Order Tanpa Aplikasi, Mobil Taksi Online Dibawa Kabur Penumpang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/25/512/2819994/terima-order-tanpa-aplikasi-mobil-taksi-online-dibawa-kabur-penumpang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/25/512/2819994/terima-order-tanpa-aplikasi-mobil-taksi-online-dibawa-kabur-penumpang</guid><pubDate>Kamis 25 Mei 2023 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Angga Rosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/25/512/2819994/terima-order-tanpa-aplikasi-mobil-taksi-online-dibawa-kabur-penumpang-MjNaK2eI4N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil sopir taksi online dicuri penumpang/Foto: Angga Rosa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/25/512/2819994/terima-order-tanpa-aplikasi-mobil-taksi-online-dibawa-kabur-penumpang-MjNaK2eI4N.jpg</image><title>Mobil sopir taksi online dicuri penumpang/Foto: Angga Rosa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNS8xLzE2NjUzMC81L3g4bDhibXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG - Nasib apes dialami Sutrisno (62) asal Koja, Jakarta Utara. Dia yang berprofesi sebagai sopir taksi online ditipu dan mobil Toyota Avanza yang digunakan untuk bekerja di bawa kabur penumpang.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menjelaskan, kejadian bermula ketika korban mendapat order dari seorang laki-laki tak dikenal untuk mengantarkannya ke daerah Kopeng, Getasan, Kabupaten Semarang. Namun order tersebut tanpa melalui aplikasi dan korban menyanggupinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jadikan KLA, Pemko Medan Bangun Sistem Pembangunan Berbasis Anak

&quot;Korban diminta mengantarkan seorang laki-laki tak dikenal ke Kopeng dengan alasan menjemput seseorang. Sesampainya di Kopeng, korban ditinggal di salah satu hotel dan mobil dibawa kabur laki-laki tidak dikenal itu,&quot; kata Kapolres, Kamis (25/5/2023).

Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Getasan. Kini kasus tersebut dalam penanganan petugas kepolisian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB Teroris, Komnas HAM Ungkap Perkembangan Terbaru

Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto menjelaskan, korban dan pelaku tidak saling kenal. Korban mau menerima order tanpa aplikasi tersebut lantaran orderan masih sepi.

&quot;Korban dan pelaku bertemu di wilayah Kota Salatiga. Kepada korban, pelaku yang saat berkenalan mengaku berinisial H meminta diantar ke daerah Kopeng untuk menjemput pegawainya,&quot; kata Iptu Ari.

Setelah menerima tawaran pelaku, keduanya menuju salah satu hotel di Kopeng. Sesampainya di salah satu hotel, pelaku meminta korban untuk berhenti dan menunggu dengan alasan menjemput salah satu pegawainya di sekitar hotel.



Setelah menunggu lama, pelaku tak kunjung kembali. Akhirnya korban dibantu petugas hotel untuk melapor ke Polsek Getasan. Atas kejadian tersebut korban kehilangan satu unit mobil Toyota Avanza senilai Rp 110 juta.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNS8xLzE2NjUzMC81L3g4bDhibXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG - Nasib apes dialami Sutrisno (62) asal Koja, Jakarta Utara. Dia yang berprofesi sebagai sopir taksi online ditipu dan mobil Toyota Avanza yang digunakan untuk bekerja di bawa kabur penumpang.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menjelaskan, kejadian bermula ketika korban mendapat order dari seorang laki-laki tak dikenal untuk mengantarkannya ke daerah Kopeng, Getasan, Kabupaten Semarang. Namun order tersebut tanpa melalui aplikasi dan korban menyanggupinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jadikan KLA, Pemko Medan Bangun Sistem Pembangunan Berbasis Anak

&quot;Korban diminta mengantarkan seorang laki-laki tak dikenal ke Kopeng dengan alasan menjemput seseorang. Sesampainya di Kopeng, korban ditinggal di salah satu hotel dan mobil dibawa kabur laki-laki tidak dikenal itu,&quot; kata Kapolres, Kamis (25/5/2023).

Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Getasan. Kini kasus tersebut dalam penanganan petugas kepolisian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB Teroris, Komnas HAM Ungkap Perkembangan Terbaru

Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto menjelaskan, korban dan pelaku tidak saling kenal. Korban mau menerima order tanpa aplikasi tersebut lantaran orderan masih sepi.

&quot;Korban dan pelaku bertemu di wilayah Kota Salatiga. Kepada korban, pelaku yang saat berkenalan mengaku berinisial H meminta diantar ke daerah Kopeng untuk menjemput pegawainya,&quot; kata Iptu Ari.

Setelah menerima tawaran pelaku, keduanya menuju salah satu hotel di Kopeng. Sesampainya di salah satu hotel, pelaku meminta korban untuk berhenti dan menunggu dengan alasan menjemput salah satu pegawainya di sekitar hotel.



Setelah menunggu lama, pelaku tak kunjung kembali. Akhirnya korban dibantu petugas hotel untuk melapor ke Polsek Getasan. Atas kejadian tersebut korban kehilangan satu unit mobil Toyota Avanza senilai Rp 110 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
