<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan Dini El Nino, Begini Imbauan BMKG ke Warga Jabar</title><description>BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa hal, seiring dengan adanya fenomena tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/25/525/2820052/peringatan-dini-el-nino-begini-imbauan-bmkg-ke-warga-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/25/525/2820052/peringatan-dini-el-nino-begini-imbauan-bmkg-ke-warga-jabar"/><item><title>Peringatan Dini El Nino, Begini Imbauan BMKG ke Warga Jabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/25/525/2820052/peringatan-dini-el-nino-begini-imbauan-bmkg-ke-warga-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/25/525/2820052/peringatan-dini-el-nino-begini-imbauan-bmkg-ke-warga-jabar</guid><pubDate>Kamis 25 Mei 2023 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Inin Nastain</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/25/525/2820052/peringatan-dini-el-nino-begini-imbauan-bmkg-ke-warga-jabar-wwOZpN0kMz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/25/525/2820052/peringatan-dini-el-nino-begini-imbauan-bmkg-ke-warga-jabar-wwOZpN0kMz.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNS8xOS8xNjY1NDAvNS94OGw4aXZr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MAJALENGKA - BMKG Stasiun Kertajati Majalengka mengingatkan masyarakat terkait terjadinya El Nino yang berdampak terhadap berkurangnya curah hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa hal, seiring dengan adanya fenomena tersebut.
&quot;BMKG sudah memprediksi bahwa pada bulan Juni ada indikasi terjadi fenomena El Niino. El Nino ini mengurangi curah hujan dan menjadikan musim kemarau ini lebih kering daripada normalnya. Sehingga di tahun 2023 ini musim kemarau akan lebih kering,&quot; kata Prakirawan BMKG Kertajati Ahmad Faa Izyin, Kamis (25/5/2023).
Fenomena El Nino, kata Faiz, demikian dia biasa disapa, akan berlangsung sekitar enam bulan. Ada beberapa yang harus dilakukan masyarakat untuk menghadapi El Nino tersebut.

BACA JUGA:
Buang Medali Perak SEA Games 2023, Jonathan Khemdee Resmi Tinggalkan Thailand dan Takkan Balik Lagi?

&quot;El Nino ini terpantau mulai bulan Juni hingga Desember. Imbauannya bagi masyarakat karena cuaca cukup panas, pertama menghemat air untuk antisipasi kekeringan,&quot; kata dia.
&quot;Kedua, jika beraktivitas di luar ruangan, menggunakan masker atau pelembab kulit,&quot; lanjut Faiz.

BACA JUGA:
Lirik Lagu dan Chord Gitar Hilang Naluri dari Once Mekel

Sementara itu bagi para petani yang sudah mengolah lahannya bisa mengantisipasi kekeringan dengan cara membuat sumur pantek.&quot;Selanjutnya, bagi petani mengantisipasi kondisi-kondisi kekeringan di lahan atau sawah. Bisa mempersiapkan sumur pantek atau irigasi untuk mengaliri tanaman. Bagi masyarakat secara umum, selalu menjaga kondisi tubuh,&quot; terang dia.
&quot;Minum air cukup, terutama pada siang hari. Kemudian, ikuti terus update BMKG Stasiun Kertajati Majalengka,&quot; imbuh Faiz.
Sementara, wilayah Cirebon Indramayu Majalengka Kuningan (Ciayumajakuning) dan Sumedang sudah mulai masuk musim kemarau pada akhir Mei ini.
&quot;Di akhir pekan ini, terpantau suhu udara sekitar 33-35 derajat celsius, cukup panas ya. Diprediksi tren suhunya akan meningkat. Diprediksi pada bulan Agustus itu merupakan puncak musim Kemarau,&quot; tutur Faiz.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNS8xOS8xNjY1NDAvNS94OGw4aXZr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MAJALENGKA - BMKG Stasiun Kertajati Majalengka mengingatkan masyarakat terkait terjadinya El Nino yang berdampak terhadap berkurangnya curah hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa hal, seiring dengan adanya fenomena tersebut.
&quot;BMKG sudah memprediksi bahwa pada bulan Juni ada indikasi terjadi fenomena El Niino. El Nino ini mengurangi curah hujan dan menjadikan musim kemarau ini lebih kering daripada normalnya. Sehingga di tahun 2023 ini musim kemarau akan lebih kering,&quot; kata Prakirawan BMKG Kertajati Ahmad Faa Izyin, Kamis (25/5/2023).
Fenomena El Nino, kata Faiz, demikian dia biasa disapa, akan berlangsung sekitar enam bulan. Ada beberapa yang harus dilakukan masyarakat untuk menghadapi El Nino tersebut.

BACA JUGA:
Buang Medali Perak SEA Games 2023, Jonathan Khemdee Resmi Tinggalkan Thailand dan Takkan Balik Lagi?

&quot;El Nino ini terpantau mulai bulan Juni hingga Desember. Imbauannya bagi masyarakat karena cuaca cukup panas, pertama menghemat air untuk antisipasi kekeringan,&quot; kata dia.
&quot;Kedua, jika beraktivitas di luar ruangan, menggunakan masker atau pelembab kulit,&quot; lanjut Faiz.

BACA JUGA:
Lirik Lagu dan Chord Gitar Hilang Naluri dari Once Mekel

Sementara itu bagi para petani yang sudah mengolah lahannya bisa mengantisipasi kekeringan dengan cara membuat sumur pantek.&quot;Selanjutnya, bagi petani mengantisipasi kondisi-kondisi kekeringan di lahan atau sawah. Bisa mempersiapkan sumur pantek atau irigasi untuk mengaliri tanaman. Bagi masyarakat secara umum, selalu menjaga kondisi tubuh,&quot; terang dia.
&quot;Minum air cukup, terutama pada siang hari. Kemudian, ikuti terus update BMKG Stasiun Kertajati Majalengka,&quot; imbuh Faiz.
Sementara, wilayah Cirebon Indramayu Majalengka Kuningan (Ciayumajakuning) dan Sumedang sudah mulai masuk musim kemarau pada akhir Mei ini.
&quot;Di akhir pekan ini, terpantau suhu udara sekitar 33-35 derajat celsius, cukup panas ya. Diprediksi tren suhunya akan meningkat. Diprediksi pada bulan Agustus itu merupakan puncak musim Kemarau,&quot; tutur Faiz.



</content:encoded></item></channel></rss>
