<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Gelombang Tinggi 4 Meter di Beberapa Perairan Indonesia, Terjadi 25 - 26 Mei</title><description>BMKN mengatakan kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2819921/4-fakta-gelombang-tinggi-4-meter-di-beberapa-perairan-indonesia-terjadi-25-26-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2819921/4-fakta-gelombang-tinggi-4-meter-di-beberapa-perairan-indonesia-terjadi-25-26-mei"/><item><title>4 Fakta Gelombang Tinggi 4 Meter di Beberapa Perairan Indonesia, Terjadi 25 - 26 Mei</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2819921/4-fakta-gelombang-tinggi-4-meter-di-beberapa-perairan-indonesia-terjadi-25-26-mei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2819921/4-fakta-gelombang-tinggi-4-meter-di-beberapa-perairan-indonesia-terjadi-25-26-mei</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/25/337/2819921/4-fakta-gelombang-tinggi-4-meter-di-beberapa-perairan-indonesia-terjadi-25-26-mei-IGMSUJqhCN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/25/337/2819921/4-fakta-gelombang-tinggi-4-meter-di-beberapa-perairan-indonesia-terjadi-25-26-mei-IGMSUJqhCN.jpg</image><title>Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gelombang tinggi berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 25 - 26 Mei mendatang. Peringatan dini ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
1. Gelombang tinggi capai 4 meter

Berdasarkan analisa BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

BACA JUGA:
Tujuh Penumpang Longboat Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 8 - 25 knot.


BACA JUGA:
Suhu Lebih Dingin, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan DIY

&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, perairan Fakfak - Kaimana, perairan Amamapare - Agats dan Samudra Pasifik Utara Papua Barat - Papua,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (25/5/2023).
2. Peluang peningkatan gelombang
BMKN mengatakan kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh - Nias, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa Tengah - Jawa Timur, perairan selatan Bali - Sumbawa, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia Selatan NTT, Laut Sawu, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores.Lalu perairan Baubau - Wakatobi, Teluk Tolo, perairan selatan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan Bitung - Likupang, perairan Kep. Sitaro, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Maluku, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan P. Buru - P. Ambon - P. Seram, perairan utara Papua Barat - Papua, perairan Agats - Amamapare, perairan Yos Sudarso, perairan Merauke, Laut Banda bagian selatan, perairan Kep. Sermata - Letti - Babar, perairan selatan Kep. Aru.

3. Gelombang tinggi di beberapa wilayah

Beberapa wilayah juga berpotensi terjadi gelombang di kisaran lebih tinggi 2.5 - 4.0 meter. Yakni di Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, perairan selatan Banten - Jawa Barat, Samudra Hindia Selatan Banten - NTB, Laut Banda bagian utara, perairan Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai, Laut Seram bagian timur, Laut Arafuru, perairan Fakfak - Kaimana, Samudra Pasifik Utara Papua Barat - Papua.

4. Perhatikan risiko pelayaran

BMKG juga menghimbau agar perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry kapal ukuuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gelombang tinggi berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 25 - 26 Mei mendatang. Peringatan dini ini dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
1. Gelombang tinggi capai 4 meter

Berdasarkan analisa BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

BACA JUGA:
Tujuh Penumpang Longboat Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 8 - 25 knot.


BACA JUGA:
Suhu Lebih Dingin, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan DIY

&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, perairan Fakfak - Kaimana, perairan Amamapare - Agats dan Samudra Pasifik Utara Papua Barat - Papua,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (25/5/2023).
2. Peluang peningkatan gelombang
BMKN mengatakan kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh - Nias, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa Tengah - Jawa Timur, perairan selatan Bali - Sumbawa, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia Selatan NTT, Laut Sawu, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores.Lalu perairan Baubau - Wakatobi, Teluk Tolo, perairan selatan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan Bitung - Likupang, perairan Kep. Sitaro, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Maluku, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan P. Buru - P. Ambon - P. Seram, perairan utara Papua Barat - Papua, perairan Agats - Amamapare, perairan Yos Sudarso, perairan Merauke, Laut Banda bagian selatan, perairan Kep. Sermata - Letti - Babar, perairan selatan Kep. Aru.

3. Gelombang tinggi di beberapa wilayah

Beberapa wilayah juga berpotensi terjadi gelombang di kisaran lebih tinggi 2.5 - 4.0 meter. Yakni di Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, perairan selatan Banten - Jawa Barat, Samudra Hindia Selatan Banten - NTB, Laut Banda bagian utara, perairan Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai, Laut Seram bagian timur, Laut Arafuru, perairan Fakfak - Kaimana, Samudra Pasifik Utara Papua Barat - Papua.

4. Perhatikan risiko pelayaran

BMKG juga menghimbau agar perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry kapal ukuuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.



</content:encoded></item></channel></rss>
