<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rombongan Bikkhu Thailand Jalan Kaki Disambut Masyarakat, Kemenag : Tunjukkan Toleransi</title><description>Rombongan Bikkhu Jalan Kaki Disambut Masyarakat, Kemenag : Tunjukkan Toleransi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2820680/rombongan-bikkhu-thailand-jalan-kaki-disambut-masyarakat-kemenag-tunjukkan-toleransi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2820680/rombongan-bikkhu-thailand-jalan-kaki-disambut-masyarakat-kemenag-tunjukkan-toleransi"/><item><title>Rombongan Bikkhu Thailand Jalan Kaki Disambut Masyarakat, Kemenag : Tunjukkan Toleransi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2820680/rombongan-bikkhu-thailand-jalan-kaki-disambut-masyarakat-kemenag-tunjukkan-toleransi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/26/337/2820680/rombongan-bikkhu-thailand-jalan-kaki-disambut-masyarakat-kemenag-tunjukkan-toleransi</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/26/337/2820680/rombongan-bikkhu-thailand-jalan-kaki-disambut-masyarakat-kemenag-tunjukkan-toleransi-aRTXTGQ4ka.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi. (Erha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/26/337/2820680/rombongan-bikkhu-thailand-jalan-kaki-disambut-masyarakat-kemenag-tunjukkan-toleransi-aRTXTGQ4ka.jpg</image><title>Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi. (Erha)</title></images><description>



JAKARTA - Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag, Supriyadi, menanggapi rombongan Bikkhu jalan kaki dari Thailand yang disambut hangat masyarakat. Dalam perjalanannya ke Candi Borobudur itu, rombongan bikku disambut warga di daerah yang disinggahi.



Ia menyebut masyarakat Indonesia memiliki karakter untuk menghormati tamu yang datang,


&quot;Secara positif masyarakat kita kan ramah apalagi ada tamu, menghormati tamu. Kan kita analogikan tamu orang luar datang ke Indonesia. Orang Indonesia punya karakter menghormati tamu,&quot; ujar Supriyadi di Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Ia menyebut hal ini menunjukkan wajah toleransi di masyarakat.

&quot;Dampaknya menambahkan wajah kerukunan kita, wajah toleransi kita. Sehingga, hari ini orang yang berpikir untuk polarisasi agama, politik identitas, dijawab oleh masyarakat dengan baik,&quot; ujarnya.


Ia menyebut, para Bikkhu itu bahkan terharu dengan perlakuan masyarakat saat dalam perjalanan ke Candi Borobudur untuk merayakan Waisak.





BACA JUGA:
 Rombongan Biksu Thailand Jalan Kaki ke Candi Borobudur Tiba di Pemalang, Warga Sambut Antusias





&quot;Sampai terharu  bahwa ternyata umat indo yang kebanyakan muslim, dia seorang bikkhu, dia diterima dengan baik,&quot; katanya.




Ia menyebut, ini merupakan kali pertama rombongan Bikkhu dari Thailand jalan kaki ke Candi Borobudur Indonesia. Mereka telah melakukan perjalanan dari Thailand sejak beberapa bulan lalu.





BACA JUGA:
Persiapan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur Sudah 90%





&quot;Berjalan dari bulan Maret kalau dihitung, Maret April, Mei, Juni mungkin empat bulanan sampai di lokasi,&quot; katanya.



Sementara itu, Supriyadi menyebut persiapan perayaan Waisak di Candi Borobudur pyang digelar pada 4 Juni 2023 nanti sudah mencapai 90%. Ada sekitar 4.500 sampai 5.000 warga yang hadir di Candi Borobudur.









&quot;Saat ini yang sudah kita sepakati dengan pihak pengelola Candi Borobudur itu 4.500 sampai 5.000,&quot; katanya.





Supriyadi pun mengajak umat Buddha untuk memaknai peringatan Hari Waisak 2567 B.E/2023 Masehi dengan memperkuat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam wujud kebersamaan.



&quot;Ini pesan penting yang perlu saya sampaikan, kita memang sudah memasuki tahun-tahun yang perlu lebih kita gelorakan dan perkuat tentang persatuan kita untuk menjaga keutuhan NKRI,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>



JAKARTA - Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag, Supriyadi, menanggapi rombongan Bikkhu jalan kaki dari Thailand yang disambut hangat masyarakat. Dalam perjalanannya ke Candi Borobudur itu, rombongan bikku disambut warga di daerah yang disinggahi.



Ia menyebut masyarakat Indonesia memiliki karakter untuk menghormati tamu yang datang,


&quot;Secara positif masyarakat kita kan ramah apalagi ada tamu, menghormati tamu. Kan kita analogikan tamu orang luar datang ke Indonesia. Orang Indonesia punya karakter menghormati tamu,&quot; ujar Supriyadi di Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Ia menyebut hal ini menunjukkan wajah toleransi di masyarakat.

&quot;Dampaknya menambahkan wajah kerukunan kita, wajah toleransi kita. Sehingga, hari ini orang yang berpikir untuk polarisasi agama, politik identitas, dijawab oleh masyarakat dengan baik,&quot; ujarnya.


Ia menyebut, para Bikkhu itu bahkan terharu dengan perlakuan masyarakat saat dalam perjalanan ke Candi Borobudur untuk merayakan Waisak.





BACA JUGA:
 Rombongan Biksu Thailand Jalan Kaki ke Candi Borobudur Tiba di Pemalang, Warga Sambut Antusias





&quot;Sampai terharu  bahwa ternyata umat indo yang kebanyakan muslim, dia seorang bikkhu, dia diterima dengan baik,&quot; katanya.




Ia menyebut, ini merupakan kali pertama rombongan Bikkhu dari Thailand jalan kaki ke Candi Borobudur Indonesia. Mereka telah melakukan perjalanan dari Thailand sejak beberapa bulan lalu.





BACA JUGA:
Persiapan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur Sudah 90%





&quot;Berjalan dari bulan Maret kalau dihitung, Maret April, Mei, Juni mungkin empat bulanan sampai di lokasi,&quot; katanya.



Sementara itu, Supriyadi menyebut persiapan perayaan Waisak di Candi Borobudur pyang digelar pada 4 Juni 2023 nanti sudah mencapai 90%. Ada sekitar 4.500 sampai 5.000 warga yang hadir di Candi Borobudur.









&quot;Saat ini yang sudah kita sepakati dengan pihak pengelola Candi Borobudur itu 4.500 sampai 5.000,&quot; katanya.





Supriyadi pun mengajak umat Buddha untuk memaknai peringatan Hari Waisak 2567 B.E/2023 Masehi dengan memperkuat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam wujud kebersamaan.



&quot;Ini pesan penting yang perlu saya sampaikan, kita memang sudah memasuki tahun-tahun yang perlu lebih kita gelorakan dan perkuat tentang persatuan kita untuk menjaga keutuhan NKRI,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
