<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Paruh Baya Digendong ke Rumah Sakit, Puskesmas Pauh: Ambulans Tak Bisa Masuk ke Sana</title><description>Menurut dia, Baiti mengalami gejala stroke dan membutuhkan pelayanan intensif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/26/610/2820330/ibu-paruh-baya-digendong-ke-rumah-sakit-puskesmas-pauh-ambulans-tak-bisa-masuk-ke-sana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/26/610/2820330/ibu-paruh-baya-digendong-ke-rumah-sakit-puskesmas-pauh-ambulans-tak-bisa-masuk-ke-sana"/><item><title>Ibu Paruh Baya Digendong ke Rumah Sakit, Puskesmas Pauh: Ambulans Tak Bisa Masuk ke Sana</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/26/610/2820330/ibu-paruh-baya-digendong-ke-rumah-sakit-puskesmas-pauh-ambulans-tak-bisa-masuk-ke-sana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/26/610/2820330/ibu-paruh-baya-digendong-ke-rumah-sakit-puskesmas-pauh-ambulans-tak-bisa-masuk-ke-sana</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/26/610/2820330/ibu-paruh-baya-digendong-ke-rumah-sakit-puskesmas-pauh-ambulans-tak-bisa-masuk-ke-sana-OZ4AZ7as4u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral ibu sakit digendong ke rumah sakit akibat jalan rusak (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/26/610/2820330/ibu-paruh-baya-digendong-ke-rumah-sakit-puskesmas-pauh-ambulans-tak-bisa-masuk-ke-sana-OZ4AZ7as4u.jpg</image><title>Viral ibu sakit digendong ke rumah sakit akibat jalan rusak (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>


MURATARA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya seorang ibu paruh baya yang gendong ke rumah sakit akibat jalanan rusak parah di di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Kepala Puskesmas Pauh, dr Arnida menjelaskan bahwa ibu tersebut berasal dari wilayah Translok Pauh yang masuk ke dalam area pelayanan puskesmas yang dipimpinnya.
Dia membenarkan bahwa memang ada pasien dari Translok yang tengah dirawat. Namanya, Baiti (59).
&amp;ldquo;Ambulans tidak bisa masuk ke sana, jembatannya putus, jalannya rusak,&amp;rdquo; katanya, Jumat (26/5/2023).
Saat ini, kata dia, pasien tersebut masih dirawat di Puskemas Pauh.

BACA JUGA:
Kasus Wanita Cantik Remas Alat Kelamin Suami di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro

Menurut dia, Baiti mengalami gejala stroke dan membutuhkan pelayanan intensif.
Diketahui, video viral seorang ibu paruh baya digendong ke rumah sakit diunggah akun Facebook milik Ira Dina, Selasa 23 Mei 2023 pukul 22.12 WIB lalu.

BACA JUGA:
 Pakar Hukum Sebut Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK Tidak Bisa Langsung Diterapkan

Dalam video berdurasi 0,30 menit itu, terlihat seorang lelaki menggendong wanita yang tengah sakit. Sementara di belakangnya tampak 2 orang yang membantu memegangi ibu tersebut.Selain itu, tampak banyak orang lain yang terlihat dalam dalam video tersebut dengan kondisi jalanan yang rusak parah.
Ira Dina pun menuliskan mengenai kondisi jalan dari Translok menuju Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.
Dia mengatakan bahwa karena jalan rusak, harus membawa orang sakit dengan cara digendong. Ia pun meminta Bupati Muratara untuk turun ke lokasi.
Selain video, ia juga menunjukkan foto-foto jalan yang rusak dengan kondisi terakhir ibu yang sakit, ketika sudah menjalani perawatan di Puskesmas.
&amp;ldquo;Inilah kondisi Jalan Translok menuju Desa Pauh, jalan hancur karno jonderr untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan umum. Mohon Perhatian nya untuk bapak Bupati. Inilah buktinya bawa orang sakit dari Translok menuju Desa Pauh dengan kondisi jalan seperti ini,&amp;rdquo; tulis Ira Dina dikutip Jumat 26 Mei 2023.</description><content:encoded>


MURATARA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya seorang ibu paruh baya yang gendong ke rumah sakit akibat jalanan rusak parah di di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Kepala Puskesmas Pauh, dr Arnida menjelaskan bahwa ibu tersebut berasal dari wilayah Translok Pauh yang masuk ke dalam area pelayanan puskesmas yang dipimpinnya.
Dia membenarkan bahwa memang ada pasien dari Translok yang tengah dirawat. Namanya, Baiti (59).
&amp;ldquo;Ambulans tidak bisa masuk ke sana, jembatannya putus, jalannya rusak,&amp;rdquo; katanya, Jumat (26/5/2023).
Saat ini, kata dia, pasien tersebut masih dirawat di Puskemas Pauh.

BACA JUGA:
Kasus Wanita Cantik Remas Alat Kelamin Suami di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro

Menurut dia, Baiti mengalami gejala stroke dan membutuhkan pelayanan intensif.
Diketahui, video viral seorang ibu paruh baya digendong ke rumah sakit diunggah akun Facebook milik Ira Dina, Selasa 23 Mei 2023 pukul 22.12 WIB lalu.

BACA JUGA:
 Pakar Hukum Sebut Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK Tidak Bisa Langsung Diterapkan

Dalam video berdurasi 0,30 menit itu, terlihat seorang lelaki menggendong wanita yang tengah sakit. Sementara di belakangnya tampak 2 orang yang membantu memegangi ibu tersebut.Selain itu, tampak banyak orang lain yang terlihat dalam dalam video tersebut dengan kondisi jalanan yang rusak parah.
Ira Dina pun menuliskan mengenai kondisi jalan dari Translok menuju Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.
Dia mengatakan bahwa karena jalan rusak, harus membawa orang sakit dengan cara digendong. Ia pun meminta Bupati Muratara untuk turun ke lokasi.
Selain video, ia juga menunjukkan foto-foto jalan yang rusak dengan kondisi terakhir ibu yang sakit, ketika sudah menjalani perawatan di Puskesmas.
&amp;ldquo;Inilah kondisi Jalan Translok menuju Desa Pauh, jalan hancur karno jonderr untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan umum. Mohon Perhatian nya untuk bapak Bupati. Inilah buktinya bawa orang sakit dari Translok menuju Desa Pauh dengan kondisi jalan seperti ini,&amp;rdquo; tulis Ira Dina dikutip Jumat 26 Mei 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
