<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemaluan Pria Ini Patah Saat Berhubungan Seks, Kok Bisa?</title><description>Seorang pria di Tanzania, Afrika Timur mengalami kejadian tak menyenangkan. Penisnya patah usai ereksi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/28/18/2821348/kemaluan-pria-ini-patah-saat-berhubungan-seks-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/28/18/2821348/kemaluan-pria-ini-patah-saat-berhubungan-seks-kok-bisa"/><item><title>Kemaluan Pria Ini Patah Saat Berhubungan Seks, Kok Bisa?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/28/18/2821348/kemaluan-pria-ini-patah-saat-berhubungan-seks-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/28/18/2821348/kemaluan-pria-ini-patah-saat-berhubungan-seks-kok-bisa</guid><pubDate>Minggu 28 Mei 2023 16:54 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/28/18/2821348/kemaluan-pria-ini-patah-saat-berhubungan-seks-kok-bisa-V84571ncUf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/28/18/2821348/kemaluan-pria-ini-patah-saat-berhubungan-seks-kok-bisa-V84571ncUf.jpg</image><title>Ilustrasi (Freepik)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMy8xLzE2NjExOS81L3g4a3dhc3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANZANIA - Seorang pria di Tanzania, Afrika Timur mengalami kejadian tak menyenangkan. Penisnya patah&amp;nbsp;di tiga bagian usai ereksi. Sang pasangan pun pergi meninggalkannya di kamar.

Dilansir dari Daily Express, Minggu (28/5/2023), pria berusia 36 tahun itu mengalami kecelakaan yang tidak diinginkan siapa pun setelah kejantanannya yang ereksi menghantam perineum pasangan wanitanya dengan benturan yang sangat tinggi.

Setelah dirawat di rumah sakit, dia mengaku ingat pernah mendengar bunyi yang keras saat alat kelaminnya secara tidak sengaja mengenai area antara vagina dan anusnya. Setelah bunyi itu, ia merasakan kesakitan dan disusul dengan bengkak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Suami Ini Tega Sobek Kemaluan Istrinya Usai Tak Mau Diajak Bercinta&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari hasil pemindaian terlihat penisnya telah retak di tiga bagian. Kendati demikian, petugas medis setempat bisa menyembuhkan hal tersebut.

Rincian lebih lanjut dalam entri di International Journal of Surgery Case Reports mengungkapkan pria itu mengeluh sakit parah dan mengalami pendarahan dari uretra selama lima jam.

Sementara itu, penulis laporan mengungkap penis pria tersebut tergelincir keluar, tersesat dan mengenai area perineum wanita saat dia mencoba memasukkannya kembali. Setelah kehilangan ereksinya, penderitaan pria itu pun terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Iran Eksekusi Mati 2 Orang Atas Tuduhan Penistaan Agama Islam

Untuk proses penyembuhan pria tersebut dirujuk ke Pusat Medis Kristen Kilimanjaro.
Berdasarkan pemindaian ultrasonografi terungkap pecahnya pembuluh darah di corpora cavernosa - dua kolom jaringan spons yang mengalir melalui batang (tubuh) penis, yang terisi darah dan mengeras.



Kemudian MRI merinci robekan dari kiri ke kanan melalui tunica albuginea - lapisan jaringan ikat yang keras yang mengelilingi corpora cavernosa. Pemindaian yang sama juga menunjukkan robekan sebagian melalui uretranya, yang menjelaskan pendarahan tersebut.



Meski tidak ada tulang di penis, luka seperti itu tetap disebut sebagai 'patah tulang'.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xMy8xLzE2NjExOS81L3g4a3dhc3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANZANIA - Seorang pria di Tanzania, Afrika Timur mengalami kejadian tak menyenangkan. Penisnya patah&amp;nbsp;di tiga bagian usai ereksi. Sang pasangan pun pergi meninggalkannya di kamar.

Dilansir dari Daily Express, Minggu (28/5/2023), pria berusia 36 tahun itu mengalami kecelakaan yang tidak diinginkan siapa pun setelah kejantanannya yang ereksi menghantam perineum pasangan wanitanya dengan benturan yang sangat tinggi.

Setelah dirawat di rumah sakit, dia mengaku ingat pernah mendengar bunyi yang keras saat alat kelaminnya secara tidak sengaja mengenai area antara vagina dan anusnya. Setelah bunyi itu, ia merasakan kesakitan dan disusul dengan bengkak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Suami Ini Tega Sobek Kemaluan Istrinya Usai Tak Mau Diajak Bercinta&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari hasil pemindaian terlihat penisnya telah retak di tiga bagian. Kendati demikian, petugas medis setempat bisa menyembuhkan hal tersebut.

Rincian lebih lanjut dalam entri di International Journal of Surgery Case Reports mengungkapkan pria itu mengeluh sakit parah dan mengalami pendarahan dari uretra selama lima jam.

Sementara itu, penulis laporan mengungkap penis pria tersebut tergelincir keluar, tersesat dan mengenai area perineum wanita saat dia mencoba memasukkannya kembali. Setelah kehilangan ereksinya, penderitaan pria itu pun terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Iran Eksekusi Mati 2 Orang Atas Tuduhan Penistaan Agama Islam

Untuk proses penyembuhan pria tersebut dirujuk ke Pusat Medis Kristen Kilimanjaro.
Berdasarkan pemindaian ultrasonografi terungkap pecahnya pembuluh darah di corpora cavernosa - dua kolom jaringan spons yang mengalir melalui batang (tubuh) penis, yang terisi darah dan mengeras.



Kemudian MRI merinci robekan dari kiri ke kanan melalui tunica albuginea - lapisan jaringan ikat yang keras yang mengelilingi corpora cavernosa. Pemindaian yang sama juga menunjukkan robekan sebagian melalui uretranya, yang menjelaskan pendarahan tersebut.



Meski tidak ada tulang di penis, luka seperti itu tetap disebut sebagai 'patah tulang'.</content:encoded></item></channel></rss>
