<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkes Siapkan 107 Ton Obat untuk Jemaah Haji RI di Arab Saudi</title><description>Kemenkes mengirim 107 ton obat hingga perbekalan kesehatan untuk jemaah calon haji Indonesia di Arab Saudi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/28/337/2821240/kemenkes-siapkan-107-ton-obat-untuk-jemaah-haji-ri-di-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/28/337/2821240/kemenkes-siapkan-107-ton-obat-untuk-jemaah-haji-ri-di-arab-saudi"/><item><title>Kemenkes Siapkan 107 Ton Obat untuk Jemaah Haji RI di Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/28/337/2821240/kemenkes-siapkan-107-ton-obat-untuk-jemaah-haji-ri-di-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/28/337/2821240/kemenkes-siapkan-107-ton-obat-untuk-jemaah-haji-ri-di-arab-saudi</guid><pubDate>Minggu 28 Mei 2023 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Sucipto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/28/337/2821240/kemenkes-siapkan-107-ton-obat-untuk-jemaah-haji-ri-di-arab-saudi-Qgn1tqXAmg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Obat-obatan jemaah haji (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/28/337/2821240/kemenkes-siapkan-107-ton-obat-untuk-jemaah-haji-ri-di-arab-saudi-Qgn1tqXAmg.jpg</image><title>Obat-obatan jemaah haji (Antara)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOC8xOS8xNjY2MDQvNS94OGxiM3h0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirim 107 ton obat hingga perbekalan kesehatan untuk jemaah calon haji Indonesia di Arab Saudi. Obat-obatan itu diharapkan bisa menjaga kondisi para jemaah calon haji.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan L.Rizka Andalusia memastikan kebutuhan obat terjamin hingga jemaah kembali lagi ke Tanah Air.

&amp;ldquo;Saat ini kami telah mengupayakan penyediaan obat bagi jemaah haji Indonesia 2023. Dalam mendukung pelayanan kesehatan haji, kami menyediakan obat dan perbekalan kesehatan sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga tiba di Tanah Suci,&quot; katanya, Sabtu (27/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Berita Duka, Jemaah Haji Asal Gresik Achmad Suhandak Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Rizka mengungkap 107 ton obat dan perbekalan kesehatan meliputi obat saluran napas dan obat saluran cerna. Selain itu ada pula obat antidiabetes, obat analgesik dan antiinflamasi, obat kardiovaskuler, multivitamin, larutan elektrolit hingga susu.

Kemenkes, kata Rizka, juga menyiapkan 206.400 paket penunjang kesehatan jemaah haji. Paket itu akan diberikan kepada masing-masing jemaah di embarkasi.

BACA JUGA:
 Berita Duka, Jemaah Haji Asal Gresik Achmad Suhandak Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain paket jemaah, ada pula paket obat dan perbekalan kesehatan sebanyak 524 paket. Nantinya paket itu akan dibawa petugas  kloter (dokter kloter)  yang mendampingi jemaah selama melaksanakan ibadah haji.

&quot;Untuk menjaga kesehatan jamaah selama karantina di Asrama Haji juga telah disediakan obat dan perbekalan kesehatan di  19 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang digunakan sebagai  embarkasi,&quot; katanya.Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini pencatatan pelaporan penggunaan maupun pendistribusian obat dalam rangka pelayanan kesehatan haji dilakukan secara elektronik menggunakan aplikasi bernama sobathaji. Dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan logistik haji menjadi lebih baik.
&amp;ldquo;Kami berharap dengan tersedianya obat dan perbekkes yang telah diadakan dapat membantu mengurangi angka kesakitan pada jemaah sehingga penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lancar,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yOC8xOS8xNjY2MDQvNS94OGxiM3h0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirim 107 ton obat hingga perbekalan kesehatan untuk jemaah calon haji Indonesia di Arab Saudi. Obat-obatan itu diharapkan bisa menjaga kondisi para jemaah calon haji.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan L.Rizka Andalusia memastikan kebutuhan obat terjamin hingga jemaah kembali lagi ke Tanah Air.

&amp;ldquo;Saat ini kami telah mengupayakan penyediaan obat bagi jemaah haji Indonesia 2023. Dalam mendukung pelayanan kesehatan haji, kami menyediakan obat dan perbekalan kesehatan sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga tiba di Tanah Suci,&quot; katanya, Sabtu (27/5/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Berita Duka, Jemaah Haji Asal Gresik Achmad Suhandak Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Rizka mengungkap 107 ton obat dan perbekalan kesehatan meliputi obat saluran napas dan obat saluran cerna. Selain itu ada pula obat antidiabetes, obat analgesik dan antiinflamasi, obat kardiovaskuler, multivitamin, larutan elektrolit hingga susu.

Kemenkes, kata Rizka, juga menyiapkan 206.400 paket penunjang kesehatan jemaah haji. Paket itu akan diberikan kepada masing-masing jemaah di embarkasi.

BACA JUGA:
 Berita Duka, Jemaah Haji Asal Gresik Achmad Suhandak Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain paket jemaah, ada pula paket obat dan perbekalan kesehatan sebanyak 524 paket. Nantinya paket itu akan dibawa petugas  kloter (dokter kloter)  yang mendampingi jemaah selama melaksanakan ibadah haji.

&quot;Untuk menjaga kesehatan jamaah selama karantina di Asrama Haji juga telah disediakan obat dan perbekalan kesehatan di  19 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang digunakan sebagai  embarkasi,&quot; katanya.Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini pencatatan pelaporan penggunaan maupun pendistribusian obat dalam rangka pelayanan kesehatan haji dilakukan secara elektronik menggunakan aplikasi bernama sobathaji. Dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan logistik haji menjadi lebih baik.
&amp;ldquo;Kami berharap dengan tersedianya obat dan perbekkes yang telah diadakan dapat membantu mengurangi angka kesakitan pada jemaah sehingga penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lancar,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
