<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Potensi Terjang Perairan Indonesia</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 4 meter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821615/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-potensi-terjang-perairan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821615/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-potensi-terjang-perairan-indonesia"/><item><title>Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Potensi Terjang Perairan Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821615/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-potensi-terjang-perairan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821615/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-potensi-terjang-perairan-indonesia</guid><pubDate>Senin 29 Mei 2023 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/29/337/2821615/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-potensi-terjang-perairan-indonesia-avSw2li2gf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gelombang tinggi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/29/337/2821615/waspada-gelombang-tinggi-4-meter-potensi-terjang-perairan-indonesia-avSw2li2gf.jpg</image><title>Gelombang tinggi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah di antaranya perairan selatan Banten hingga Jawa Timur (Jatim) pada 29-30 Mei 2023.
Selain di selatan Banten dan Jatim, gelombang tinggi hingga 4 meter juga berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan selatan Bali - Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudera Hindia Barat Sumatera, Samudera Hindia Selatan Banten - NTT, Laut Banda, perairan Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru, Samudra Pasifik Utara Halmahera.
BMKG menyebutkan, potensi gelombang tinggi itu diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. &amp;ldquo;Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot,&amp;rdquo; kata BMKG dalam keterangan resminya, Senin (29/5/2023).

BACA JUGA:
Prakiraan Cuaca di 33 Kota Besar Akhir Pekan Ini, Jakarta Pusat Cerah Berawan

Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Kai, perairan Kep. Aru, Laut Banda dan Laut Arafuru.
BMKG juga memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Selat Malaka bagian tengah, perairan utara Sabang, perairan Lhokseumawe, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan P. Sumba, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Laut Sawu.

BACA JUGA:
Warga Sulut Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Kemudian, di Laut Natuna Utara, perairan Kep. Natuna, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan Kotabaru, perairan Balikpapan, Selat Makassar, perairan Kep. Sabalana - Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Bali - Laut Sumbawa - Laut Flores, perairan Baubau - Wakatobi, perairan Manui - Kendari, Teluk Tolo, Laut Sulawesi bagian barat, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Bitung, perairan Kep. Sitaro.Selanjutnya, perairan selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan P. Buru - P. Seram - P. Ambon, Laut Seram, perairan Fakfak - Kaimana - Agats - Yos Sudarso, perairan Kep. Sermata - Kep. Babar, perairan utara Kep. Kai -Kep. Aru, Samudera Pasifik Utara, Papua Barat - Papua.
BMKG mengimbau agar waspada terhadap potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar.
&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah di antaranya perairan selatan Banten hingga Jawa Timur (Jatim) pada 29-30 Mei 2023.
Selain di selatan Banten dan Jatim, gelombang tinggi hingga 4 meter juga berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan selatan Bali - Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudera Hindia Barat Sumatera, Samudera Hindia Selatan Banten - NTT, Laut Banda, perairan Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru, Samudra Pasifik Utara Halmahera.
BMKG menyebutkan, potensi gelombang tinggi itu diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. &amp;ldquo;Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot,&amp;rdquo; kata BMKG dalam keterangan resminya, Senin (29/5/2023).

BACA JUGA:
Prakiraan Cuaca di 33 Kota Besar Akhir Pekan Ini, Jakarta Pusat Cerah Berawan

Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Kai, perairan Kep. Aru, Laut Banda dan Laut Arafuru.
BMKG juga memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Selat Malaka bagian tengah, perairan utara Sabang, perairan Lhokseumawe, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan P. Sumba, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Laut Sawu.

BACA JUGA:
Warga Sulut Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Kemudian, di Laut Natuna Utara, perairan Kep. Natuna, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan Kotabaru, perairan Balikpapan, Selat Makassar, perairan Kep. Sabalana - Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Bali - Laut Sumbawa - Laut Flores, perairan Baubau - Wakatobi, perairan Manui - Kendari, Teluk Tolo, Laut Sulawesi bagian barat, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Bitung, perairan Kep. Sitaro.Selanjutnya, perairan selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan Kep. Banggai - Kep. Sula, perairan P. Buru - P. Seram - P. Ambon, Laut Seram, perairan Fakfak - Kaimana - Agats - Yos Sudarso, perairan Kep. Sermata - Kep. Babar, perairan utara Kep. Kai -Kep. Aru, Samudera Pasifik Utara, Papua Barat - Papua.
BMKG mengimbau agar waspada terhadap potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar.
&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
