<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panglima TNI Kerahkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Jatuhnya Helikopter Bell 412</title><description>Panglima TNI Kerahkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Jatuhnya Helikopter Bell 412
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821993/panglima-tni-kerahkan-tim-pencari-fakta-usut-penyebab-jatuhnya-helikopter-bell-412</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821993/panglima-tni-kerahkan-tim-pencari-fakta-usut-penyebab-jatuhnya-helikopter-bell-412"/><item><title>Panglima TNI Kerahkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Jatuhnya Helikopter Bell 412</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821993/panglima-tni-kerahkan-tim-pencari-fakta-usut-penyebab-jatuhnya-helikopter-bell-412</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/05/29/337/2821993/panglima-tni-kerahkan-tim-pencari-fakta-usut-penyebab-jatuhnya-helikopter-bell-412</guid><pubDate>Senin 29 Mei 2023 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/29/337/2821993/panglima-tni-kerahkan-tim-pencari-fakta-usut-penyebab-jatuhnya-helikopter-bell-412-VZryszwq73.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Laksamana Yudi Margono. (MNC Portal/Putra Ramadhani Astyawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/29/337/2821993/panglima-tni-kerahkan-tim-pencari-fakta-usut-penyebab-jatuhnya-helikopter-bell-412-VZryszwq73.jpg</image><title>Panglima TNI Laksamana Yudi Margono. (MNC Portal/Putra Ramadhani Astyawan)</title></images><description>



JAKARTA  - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, dirinya sudah mengerahkan tim pencari fakta untuk mengusut penyebab jatuhnya Helikopter Jenis Bell 412 milik TNI AD.

&quot;Itu sudah ditangani, nanti akan dicek tim pencari fakta,&quot; kata Yudo usai Rapat Koordinasi Nasional dengan jajaran TNI-Polri di Jakarta Selatan, Senin (29/5/2023).

&quot;Hari ini ditangani, tentunya dengan kejadian jatuhnya pesawat tersebut akan kita cek dengan tim pencari fakta,&quot; sambungnya.

Yudo menjelaskan, tim akan mencari tahu, faktor apa yang menjadi penyebab jatuhnya pesawat, apakah cuaca atau teknis. Pihaknya, kata Yudo, akan mengecek kerusakan apa yang terjadi pada helikopter tersebut.

&quot;Mana yang banyak rusak, kan satu itu jatuh dan akan kita cek sesuai dengan prosedur yang rusak yang mana,&quot; katanya.

&quot;Yang jelas krunya lima orang selamat, sudah dirawat di rumah sakit di Bandung. Lima-limanya selamat dan luka ringan,&quot; sambungnya.

Sebagai informasi, helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD mengalami kecelakaan saat digunakan mendukung latihan pratugas Batalyon Infanteri 300/BJW di kawasan Kampung Boyongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/5/2023).





BACA JUGA:
Panglima TNI Beri Semangat dan Motivasi kepada Satgas Maritime Task Forces di Lebanon






Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Hamim Thohari mengatakan, TNI AD juga telah mengirimkan tim investigasi guna mendalami penyebab dan kronologi peristiwa tersebut.





BACA JUGA:
Asrenum Panglima TNI: Penerapan Reformasi Birokrasi Wujudkan Birokrasi Bersih dan Akuntabel






&quot;Kronologis dan penyebab jatuhnya heli hingga saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang, dan TNI AD telah mengirimkan tim investigasi untuk menangani kasus kecelakaan heli tersebut,&quot; kata Hamim kepada wartawan, Minggu (28/5/2023).


&quot;Helikopter milik TNI AD tersebut dioperasionalkan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam latihan pra tugas, baik dalam mobilisasi udara maupun dukungan logistik,&quot; sambungnya.



Hamim mengungkap, heli tersebut diperkirakan jatuh pukul 13.30 waktu setempat, hingga terbakar. Namun, tidak ada korban jiwa, baik dari prajurit TNI AD yang melaksanakan latihan, maupun dari masyarakat sekitar.



&quot;Crew heli yang berjumlah lima orang, seluruhnya dalam kondisi selamat, dan hanya mengalami luka-luka akibat benturan,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>



JAKARTA  - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, dirinya sudah mengerahkan tim pencari fakta untuk mengusut penyebab jatuhnya Helikopter Jenis Bell 412 milik TNI AD.

&quot;Itu sudah ditangani, nanti akan dicek tim pencari fakta,&quot; kata Yudo usai Rapat Koordinasi Nasional dengan jajaran TNI-Polri di Jakarta Selatan, Senin (29/5/2023).

&quot;Hari ini ditangani, tentunya dengan kejadian jatuhnya pesawat tersebut akan kita cek dengan tim pencari fakta,&quot; sambungnya.

Yudo menjelaskan, tim akan mencari tahu, faktor apa yang menjadi penyebab jatuhnya pesawat, apakah cuaca atau teknis. Pihaknya, kata Yudo, akan mengecek kerusakan apa yang terjadi pada helikopter tersebut.

&quot;Mana yang banyak rusak, kan satu itu jatuh dan akan kita cek sesuai dengan prosedur yang rusak yang mana,&quot; katanya.

&quot;Yang jelas krunya lima orang selamat, sudah dirawat di rumah sakit di Bandung. Lima-limanya selamat dan luka ringan,&quot; sambungnya.

Sebagai informasi, helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD mengalami kecelakaan saat digunakan mendukung latihan pratugas Batalyon Infanteri 300/BJW di kawasan Kampung Boyongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/5/2023).





BACA JUGA:
Panglima TNI Beri Semangat dan Motivasi kepada Satgas Maritime Task Forces di Lebanon






Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Hamim Thohari mengatakan, TNI AD juga telah mengirimkan tim investigasi guna mendalami penyebab dan kronologi peristiwa tersebut.





BACA JUGA:
Asrenum Panglima TNI: Penerapan Reformasi Birokrasi Wujudkan Birokrasi Bersih dan Akuntabel






&quot;Kronologis dan penyebab jatuhnya heli hingga saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang, dan TNI AD telah mengirimkan tim investigasi untuk menangani kasus kecelakaan heli tersebut,&quot; kata Hamim kepada wartawan, Minggu (28/5/2023).


&quot;Helikopter milik TNI AD tersebut dioperasionalkan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam latihan pra tugas, baik dalam mobilisasi udara maupun dukungan logistik,&quot; sambungnya.



Hamim mengungkap, heli tersebut diperkirakan jatuh pukul 13.30 waktu setempat, hingga terbakar. Namun, tidak ada korban jiwa, baik dari prajurit TNI AD yang melaksanakan latihan, maupun dari masyarakat sekitar.



&quot;Crew heli yang berjumlah lima orang, seluruhnya dalam kondisi selamat, dan hanya mengalami luka-luka akibat benturan,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
